Minggu, 10 Maret 2019

SUNNAH MEMBACA SHALAWAT KETIKA MAKAN NASI

sunnah membaca shalawat ketika makan nasi
Setiap hari kita mengkonsumsi nasi, dan bahkan nasi adalah dijadikan Allah SWT untuk kita sebagai makanan pokok, namun jarang dari kita yang mengetahui dari apakah nasi tersebut diciptakan oleh Allah SWT…?. Ternyata nasi diciptakan Allah dari nur Nabi Muhammad SAW, maka dari itu para ulama selalu menganjurkan agar memperbanyak membaca sholawat saat makan nasi.

Dan kita pun jarang yang mengetahui betapa Allah azza wa jalla telah memberikan barokah yang besar didalamnya. Bahkan manfaatnya selain menjadi makanan pokok yang sangat di butuhkan oleh tubuh kita, ternyata nasi adalah berfungsi sebagai obat, dan yang menjadi keunikan dari karunia Allah didalam nasi, nasi tidak mengandung penyakit didalamnya. Hal ini telah disampaikan oleh para ulama, berikut penjelasannya:

Dalam Kitab Syarrah Al-Sittin Mas-alah (ِاَلْسِتِيْنَ مَسْأَلَة), oleh Al-Alamah Asy-Syeikh Ahmad Al-Mihi dijelaskan:
ويسنّ الاكثار عنداكله من الصلاة على النبي صلى اللّه عليه وسلّم لانّه كان جوهرا في الجنّة أودع اللّه فيه نور محمّد صلى اللّه عليه وسلّم فلما خرج منه النور المحمّدى تفتّت فخلق منه الارز.(ستّين مسئلة.ص ٦٨)
"Disunnahkan perbanyak membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW ketika makan nasi, karena nasi itu adalah mutiara surga yang Allah titipkan atau letakkan didalamnya nur Nabi muhammad SAW, maka ketika nur Muhammad keluar maka mutiara itu pecah berkeping-keping, maka Allah ciptakan nasi dari mutiara surga. (Kitab Syarrah Al-Sittin Mas-alah, hal: 64).
Dan sayyidina Ali bin Abi thalib R.a pun berkata:
عن على ابن ابي طالب كرّم اللّه وجهه انّ كلّ ما انبته الارض فيه دواء و داء الّا الارزّ فانّه شفاء لاداء فيه
Dari sayyidina Ali bin abi thalib karomallohu wajhah: ”Sesungguhnya setiap sesuatu yang tumbuh di bumi itu mengandung obat dan penyakit kecuali nasi, bahwa sesungguhnya nasi mengandung obat dan tidak ada penyakit didalamnya".

Dan dari keterangan diatas ternyata nasi ini diciptakan oleh Allah dari nur Nabi Muhammad SAW, maka dari itu kita di sunnahkan untuk bisa membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW ketika sedang memakan nasi.

Hal serupa juga disebutkan dalam kitab Al-Bajuri oleh Al-Alamah Al-Fadhil Asy-Syeikh Ali bin Qosim Al-Bajuri diterangkan:

وتسنّ الصلاة على النبي صلى اللّه عليه وسلّم عند اكله لانّه خلق من نوره.(حاشيه الباجورى على ابن قاسم الغزى،الجزء الأول،ص ٢٦٤)
"Dan disunnahkan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW ketika memakan nasi karena nasi diciptakan dari nur Nabi Muhammad SAW".

فان قيل ان الأشياء كلها خلقت من نوره اجيب بانه خلق من نوره بلاواسطة وكل الاشياء التى تنبت من الارض فيها داء ودواء الا الرز فان فيه دواء ولا داء فيه .(حاشيه الباجورى على ابن قاسم الغزى،الجزء الأول،ص ٢٦٤)
”Jika ditanyakan sesungguhnya setiap sesuatu itu dijadikan dari nur Nabi Muhammad SAW. Maka dijawab: Sesungguhnya nasi dijadikan dari Nur nabi Muhammad SAW dengan tanpa perantara, dan setiap sesuatu yang tumbuh dari bumi ada obat dan ada penyakit kecuali nasi, sesungguhnya didalamnya nasi itu ada obat dan tidak ada penyakit di dalamnya (Bajuri juz: 1 hal: 264).

Mudah-mudahan keberkahan dan manfaat yang luar biasa bisa kita dapatkan saat makan nasi sambil bershalawat atas Nabi SAW.

Semoga bermanfaat.
اَللّٰهُمَّ صَلِّی عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اۤلِهٖ وَصَحْبِهٖ وَاُمَّتِهٖ وَسَلِّمِ
ALLOHUMMA SHOLLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ALAA AALIHII WASHOHBIHII WA UMMATIHI WASALLIM.

SEMOGA BERMANFAAT
Subscribe

0 komentar:

Posting Komentar