Minggu, 02 Februari 2025

Meracik Jamu Kuat Seks

Meracik Jamu Kuat Seks
Dalam kehidupan rumah tangga, berhubungan intim antara suami dan istri merupakan hal yang penting dalam menjaga keharmonisan keluarga. Berhubungan intim dilakukan bukan hanya untuk memenuhi hasrat biologis saja, namun di dalamnya terdapat dimensi psikis atau batin yang dapat menguatkan hubungan jiwa antara suami dan istri.

Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin juz II, halaman 50 menjelaskan bahwa berhubungan badan dengan istri bisa dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Suami dan istri bisa mempercepat atau memperlambat frekuensi hubungan intim sesuai kebutuhan pasangan. Hal ini agar tidak ada pemikiran dan tindakan perselingkuhan. Suami memiliki kewajiban memenuhi hasrat biologis istrinya dan suami tidak boleh memaksakan kepada istri, keinginannya untuk berhubungan intim.  

Imam Ghazali menyebut, idealnya suami melakukan hubungan intim dengan istri dalam empat malam sekali. Angka ini didasarkan pada maksimal istri yang boleh dinikah oleh seorang laki-laki adalah empat orang. Sehingga suami boleh menunda tidak berhubungan intim hingga lebih dari empat hari.  Berhubungan intim juga bukan hanya terkait dengan kuantitas atau frekuensi sering dan tidaknya. Aktivitas seksual tersebut juga sangat penting memperhatikan kualitas sehingga mampu memuaskan keduanya. Berbagai persiapan perlu dilakukan baik fisik maupun psikis. Dan yang sering menjadi ukuran kualitas dari berhubungan suami istri adalah durasi dari ‘permainan’ yang dilakukan.

Masing-masing pasangan harus mampu memberikan kenikmatan seksual yang salah satunya adalah dengan ketahanan dalam ‘bercinta’ atau tidak mengalami ejakulasi dini. Kondisi ejakulasi dini dapat mengakibatkan pasangan kecewa karena salah satu tidak dapat menikmati ‘puncak’ kenikmatan dalam berhubungan. Jika ini terjadi maka sebaiknya dikomunikasikan baik-baik dengan isteri untuk mencari jalan keluarnya.  

Usaha medis perlu dilakukan di antaranya dengan melakukan konsultasi kepada dokter spesialis dan melakukan pengobatan. Karena ejakulasi dini lebih banyak dialami oleh suami, maka dalam mengatasinya, istri juga harus memberikan dukungan penuh.  

Dalam literatur Islam, ada kitab yang memuat sebuah doa agar laki-laki tidak mengalami ejakulasi dini dan dapat membahagiakan istri. Ikhtiar tersebut termaktub dalam kitab Faidlul Qadir karya Abdurra’uf al-Munawi yang Ibnul Munkadir memanjatkan do’a agar dikuatkan dzakarnya untuk memberi nafkah batin yang diinginkan oleh istrinya.  

Berikut kutipannya:
 وَكَانَ ابْنُ الْمُنْكَدِرِ يَقُولُ : اَللَّهُمَّ قَوِّ ذَكَرِي فَإِنَّهُ مَنْفَعَةٌ لِأَهْلِي. وَإِنَّمَا سَأَلَ قُوَّتَهُ لِيَخْرُجَ مِنْ حَقِّ زَوْجَتِهِ لَا لِقَضَاءِ النَّهْمَةِ لِأَنَّ الْمَرْأَةَ نَهْمَتُهَا فِي الرِّجَالِ فَإِذَا عَطَلهَا خِيفَ عَلَيْهَا الزِّنَا. 

Artinya, “Ibnul Munkadir berdo’a, ‘Ya Allah, kuatkan dzakarku karena sesungguhnya hal itu bermanfaat buat isteriku’. Doa itu dipanjatkan agar Allah menguatkan dzakar Ibnul Munkadir semata-mata untuk memenuhi kewajibannya sebagai suami yang menjadi hak isterinya, bukan untuk mengumbar syahwatnya. Sebab, birahi perempuan itu ada pada laki-laki. Apabila dibiarkan, dikhawatirkan perempuan akan terjerumus ke dalam perzinahan,” (Aburra’uf al-Munawi, Faidlul Qadir, Darul Kutub al-Ilmiyyah, Beirut, cet ke-1, 1415 H/1994 M, juz, IV, h 145). 

Dari kutipan ini kita bisa memahami bahwa harus ada upaya untuk tidak ejakulasi dini guna membahagiakan istri sehingga tidak terjadi perselingkuhan. Upaya tersebut bukan hanya dalam bentuk ikhtiar medis, namun juga melalui doa sebagai kamantapan dan keyakinan hati untuk tidak mengalami ejakulasi dini. Di antara doa yang bisa dibaca adalah doa yang dipanjatkan Ibnul Mukadir, salah seorang tabi’in yakni: 

اَللَّهُمَّ قَوِّ ذَكَرِي فَإِنَّهُ مَنْفَعَةٌ لِأَهْلِي 
Allohumma qowwi dzakari fa innahû manfa’atun li ahli.  

Artinya, “Ya Allah, kuatkan dzakarku karena sesungguhnya hal itu bermanfaat buat isteriku.” 

Lalu bagaimana hukumnya jika untuk tidak ejakulasi dini dan memiliki daya tahan tubuh, suami istri mengonsumsi obat-obat baik medis maupun ramuan seperti madu, telur, dan ramuan-ramuan lainnya.?

Dalam Kitab I’anatuth Thalibin, Syekh Abu Bakar bin Muhammad Syatha menjelaskan bahwa meminum obat kuat agar tidak ejakulasi dini dan kuat dalam berhubungan badan dengan istri hukumnya sunnah. Kesunahan ini dengan catatan bahwa obat yang digunakan diperbolehkan secara medis dan dengan tujuan baik seperti menjaga keharmonisan keluarga dan mendapatkan keturunan. 
ويندب التقوي له بأدوية مباحة مع رعاية القوانين الطبية ومع قصد صالح، كعفة ونسل، لأنه وسيلة لمحبوب فليكن محبوبا، وكثير من الناس يترك التقوي المذكور فيتولد من الوطئ مضار جدا. 

Artinya: “Dan disunnahkan bagi lelaki menggunakan media yang bisa memperkuat tubuh dengan obat-obatan yang diperkenankan namun harus dengan memperhatikan aturan-aturan medis serta mempunyai tujuan yang baik, seperti menjaga keharmonisan keluarga dan keturunan. Karena hal tersebut merupakan media supaya lelaki tetap dicintai istrinya. Oleh karena itu sebaiknya lelaki memang dicintai istrinya. Banyak masyarakat yang tidak menggunakan obat kuat tersebut. Akhirnya senggamanya menghasilkan bahaya yang cukup besar.” (Abu Bakar bin Muhammad Syatha ad-Dimyathi, I’ânatuth Thâlibîn, [Dârul Fikr, 1997], juz 3, halaman 316

Sementara ikhtiar medis dikutip dari laman hallo doc menyebutkan bahwa rata-rata sekitar 45 persen pria berejakulasi dalam dua menit. Sementara itu, waktu yang ideal untuk mendapatkan kepuasan selama berhubungan intim maksimal adalah 7-13 menit saja. Agar bisa tahan lama, beberapa upaya fisik perlu dilakukan di antaranya dengan olahraga, konsumsi makanan sehat, mengontrol pikiran, mengeksplorasi posisi berhubungan badan, menjadwalkan kegiatan hubungan intim, dan berkomunikasi untuk menghilangkan stres.

MERACIK JAMU KUAT SEX 
Bahan Bahan :
- Kopi Bubuk 1 sendok makan 
- Madu 1 sendok makan
- Merica 7 butir (di tumbuk sampai halus) 
- Jahe kira kira 1 ons (di parud di ambil airnya) 
- Telur ayam kampung 1 butir (di kocok) 
- Jeruk nipis 1 biji di ambil airnya
- Kecap 1 sendok makan. 

Semua bahan di campur sampai betul betul merata habis itu di minum sebelum berhubungan badan atau sebelum tidur. 

Khasiatnya untuk : kejantanan suami saat melakukan Hubungan badan dengan istrinya, serta dapat menyembuhkan sakit pinggang, pegal linu, dan penghilang capek setelah habis bekerja. Semoga Bermanfaat.

Related Posts:

  • Meracik Jamu Kuat SeksDalam kehidupan rumah tangga, berhubungan intim antara suami dan istri merupakan hal yang penting dalam menjaga keharmonisan keluarga. Berhubungan intim dilakukan bukan hanya untuk memenuhi hasrat biologis saja, namun di dala… Read More

0 comments:

Posting Komentar