Selasa, 26 Juli 2016

ZIKIR ZIKIR PENGUNDANG UANG WARISAN IBU IBU KAYA DARI PULAU SUMATERA (Bandar Lampung)

Dalam menyambut hari IBU, saya paparkan beberapa amalan-amalan para ibu-ibu yang Allah anugerahkan kekayaan yang berlimpah ruah ke dalam kehidupan mereka, patut di ingat bahwa penyebab kekayaan yang mereka raih ini bukanlah semata mata dari reaksi amalan mereka yang akan saya paparkan ini tetapi pasti semua ini terjadi atas kuasa Allah semata-mata barokah ridho dan ikhlas dari usaha lahiriyah yang terus menerus secara istiqomah tampa mengenal lelah di barengi dengan amalan-amalan bathiniyah ini yang secara zahiriah menghasilkan gelombang keyakinan yang sangat kuat dalam pikiran para ibu-ibu ini sehingga setiap bayangan bayangan kecemasan akan kegagalan serta kekurangan uang tawar atau tidak berlaku bagi para ibu-ibu ini.
Kaum ibu-ibu ini yang secara fisik terlihat lemah dari fisik kaum adam ternyata menyimpan berbagai kekuatan-kekuatan khusus dalam membangun kekayaan yang tidak begitu banyak di ketahui khalayak umum, sebagian dari kekuatan kekuatan khusus ini mereka akui timbul dari amalan-amalan yang bersifat ghaib/strack dimensi di karenakan mereka menyadari kekuatan fisik mereka telah di takdirkan sedikit lebih lemah dari kaum adam dan makhluk lainnya, potensi kekuatan khusus yang bersifat strack dimensi inilah yang mereka andalkan sebagai penunjang usaha zahiriyah dalam menjadi kaum ibu ibu terkaya di pulau sumatera.

Menurut beberapa ibu-ibu kaya raya yang saya temui hampir setiap dari mereka mengakui memiliki amalan amalan khusus dengan pemikiran mengamalkan hampir sama di antara mereka, paling perbedaan hanya terdapat sedikit saja itupun berbeda karena berdasarkan pesan-pesan dari sang pengijazah amalan-amalan tersebut, pada hakikatnya keyakinan akan kekuatan dari amalan-amalannya rata-rata sama antara satu dengan yang lainnya dan ada satu hal yang sangat menarik dalam adat para ibu-ibu kaya raya ini dalam mengamalkan amalannya yaitu semua ibu-ibu ini selalu mengamalkan amalannya dengan di dahului bacaan Suratul Fatihah bahkan amalannya berbahasa daerah atau berupa jampi atau mantra ternyata mereka tetap mengamalkannya dengan di dahului membaca Suratul Fatihah.

Cukup lama saya berusaha mencari cara agar dapat bertemu dengan ibu-ibu kaya raya ini, selain karena kesibukan dan pangkat mereka yang sangat sibuk dan tinggi sehingga sangat sulit bagi seorang wartawan yang rendahan ini untuk menemui mereka, di tambah sangat sulit bagi saya untuk membuat agar ibu-ibu ini mau berbagi pengalaman mengenai amalan-amalan andalan mereka, Alhamdulillah berkat kasih sayang seorang ibu juga saya di berikan jalan oleh Allah semata-mata saja untuk dapat mendengar amalan-amalan mereka ini dan telah meminta ijin kepada mereka agar amalan-amalan ini mereka ridhokan untuk khalayak ramai.

Untuk amalan pitunang uang atau amalan pengundang uang yang pertama akan saya mulai dari amalan pengundang uang dari seorang ibu yang sangat luar biasa dari Provinsi Bandar Lampung, beliau saat ini berumur 52 tahun semoga Allah merahmati dan memanjangkan umur beliau dalam keberlimpahan barokah dan kekayaan, ibu ini 17 tahun yang lalu hanyalah seorang penjual buah yang beliau mulai dari pinggir pinggir jalan, berselang waktu berjalan beliau mulai membuka warung semacam pondok kecil yang digunakan untuk menjual berbagai buah-buahan, hampir setiap tahun beliau tetap menjalankan usaha ini dengan keadaan yang biasa-biasa saja namun beliau tetap sabar menjalankannya, yang mnjadi agak lain sedikit dari para penjual buah yang lainnya hanyalah setiap jam 12 siang sampai jam 1 selalu di warung buah beliau berdiri seorang laki-laki yang pakaiannya berantakan dan kumuh, orang-orang di sekitar tempat tersebut telah lama mengenal laki-laki ini yaitu seorang yang dulunya kaya raya namun jatuh bangkrut karena judi togel dan akhirnya menjadi gila hingga saat ini, baiknya laki-laki gila ini tidak pernah bersikap bringas mengganggu siapapun sehingga masyarakat tidak begitu terganggu dengan kehadirannya.

Anehnya jika sampai waktu siang hari atau jam makan maka laki-laki gila ini akan datang hanya ke warung ibu ini dan sang ibu sudah maklum bahwa laki-laki gila ini meminta jatah makan, maka beliau selalu memberikan satu buah pepaya dan uang 7 ribu rupiah kepada laki-laki gila ini (waktu itu harga nasi bungkus baru Rp. 5000), dan hal ini berlangsung lebih dari 3 tahun, hingga satu hari laki-laki gila ini datang ke warung sang ibu dengan sikap seperti memaksa namun belum dalam batas kasar, di tangannya tergenggam satu lembar uang yang sepertinya tidak berlaku lagi atau uang lama, saat diberikan bauh pepaya dan uang Rp.7000, lelaki ini menolak dengan keras, berulamg ulang dia mengacungkan tangannya yang berisi genggaman uang lama ini ke arah sang ibu, karena hampir terjadi kekasaran maka suami ibu ini mendatangi lelaki gila tersebut dan membujuknya untuk dapat bercerita apa yang hendak di mintanya, dengan jelas lelaki gila ini mengatakan “Uang ini untuk kamu” maka uang yang di genggam lelaki gila ini pun di terima dan setelah itu laki-laki gila itu pun langsung pergi.

Satu bulan lebih uang lama itu sang ibu simpan hingga suatu sore dia melihat pada uang lama itu terdapat tulisan dalam bahasa arab yang secara transparan mulai timbul, maka dibawalah uang lama ini kepada seorang kiyai sepuh di daerah beliau.

Sang kiyai sepuh menjelaskan ayat yang terdapat dalam uang lama itu adalah ayat suci Al-Qur’an lebih tepatnya surat AL-BAQOROH ayat 268, ayat ini menurut sang kiyai sepuh mengatakan bahwa “Syaithon menakut-nakuti kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat keburukan karena rasa takut akan kemiskinan tersebut”, Sang kiyai menyampikan bahwa ayat ini adalah ayat untuk menghancurkan kemiskinan atau rasa miskin di hati manusia, sesungguhnya kemiskinan atau kegagalan dalam usaha itu sungguh nyata berasal dari rasa ketakutan dan kecemasan yang di bisikan oleh syaithon ke dalam hati manusia, rasa takut itu akan membuat manusia kehilangan kepercayaan diri dan di penuhi beban beban berat dalam menapak usaha usahanya. Dalam arti kata orang yang hatinya di penuhi rasa takut akan kemiskinan maka dalam melakukan usaha atau pekerjaan akan melakukannya dengan perasaan berat hati dan tidak lega, sehingga keberanian dan keyakinannya kepada dirinya sendiri secara sempurna akan hilang, selain itu rasa takut miskin yang memenuhi hatinya ini akan membuat orang tersebut menjadi sangat mudah melakukan jalan pintas dalam mendapatkan uang, ini akan membuat seseorang akan segera jatuh dari puncak kejayaannya karena sesuatu yang di lakukan dengan jalan pintas maka pasti harus berbuat salah.

Semua ini dilakukan hakikatnya bukan karena orang tersebut benar-benar dalam kemiskinan tetapi hanya karena rasa takut yang terus di bisikan oleh syaithon ke dalam hatinya saja, oleh sebab itu sesiapa saja di muka bumi ini dalam bekerja dan berdagang terlepas dari rasa takut akan miskin maka dia pasti akan segera menemukan jalan besar untuk meraih kekayaan dan keberhasilan dengan cara yang tenang, sabar dan penuh kehati-hatian, sifat diri yang tenang dan sabar serta tidak takut sedikitpun jika harus miskin akan menimbulkan satu daya pesona yang sangat memikat para pelanggan jika dia dalam berdagang atau bekerja, dalam bahasa makrifat sumatera “JIKA ENGKAU TAKUT DENGAN KEMISKINAN, MAKA MISKIN ITULAH YANG AKAN MEMBUNUHMU, JIKA ENGKAU TAKUT DENGAN BESI, MAKA BESI ITULAH YANG AKAN MELUKAIMU”.

Selain penjelasan ini sang kiyai sepuh juga menjelaskan bahwa surat Al-Baqarah ayat 268 ini memiliki malaikat yang bertepatan keahliannya untuk manarik sifat-sifat kekayaan, dengan malaikat ayat ini maka syaithon yang terbiasa membuat banyak manusia-manusia menjadi miskin harta akan sangat sulit mendekati si pengamal, sehingga selama pengamal mengamalkan ayat ini maka hatinya sedikit pun tidak pernah gentar dengan kekurangan sedikit uang atau kecemasan miskin yang belum tentu benar kebenarannya dalam hidup pengamal, malaikat ayat ini menurut sang kiyai terdapat sekitar kurang lebih 7 malaikat yang jika di tekuni mengamalkan ayatnya maka malaikat tersebut dapat sebathin dan hadir dalam setiap kerja dan bisnis pengamalnya sehingga jika sudah sebathin maka malaikat itu dapat aktif dimana saja pengamal tersebut berada.

Sejak saat penjelasan itu sang ibu ini terima maka sejak itu pulalah dia menjadikan surat Al-Baqarah ini sebagai amalannya setiap berdagang, dengan cara membacanya setiap selesai sholat subuh dan sholat ashar dengan di dahului bacaan Suratul Fatihah 1 kali lalu di lanjutkan membaca suratnya dengan jumlah tertentu sesuai dengan perasaan hati sang ibu ini saja jumlahnya.

Saat saya tanya bagaimana pengalaman saat awal-awal mengamalkan surat ini..? beliau menjawab dengan tegas bahwa hal pertama yang dia rasakan adalah hilangnya segala rasa takut atau rasa cemas akan kemiskinan atau kekurangan uang sehingga sang ibu menjadi sangat enteng dan terus semangat dalam berdagang buah buahan.

Selanjutnya saya tanyakan juga kenapa hanya membaca amalan itu pada saat selesai sholat subuh dan sholat ashar saja..? Jawaban beliau adalah “itu bukan dari ijazahan kiyai sepuh itu mas, tetapi saya dapat dalam pikiran saya sendiri saja bahwa sesungguhnya malaikat penjaga diri kita pada setiap selesai sholat subuh dan asharlah melaporkan pahala atau dosa kita kepada Allah, maka saya mau di saat malaikat itu memiliki kesempatan berangkat untuk melaporkan pahala atau keadaan saya kepada Allah maka saya berharap sang malaikat itu juga melaporkan langsung bahwa saya tengah membaca surat Al-Baqarah ayat 268 saat dia tinggalkan saya, sehingga ayat itu akan menjadi lebih kuat daya pengundang rezekinya karena selalu di laporkan kepada Allah, Alhamdulillah semua berjalan lancar dan sukses selalu saya raih setiap tahunnya. Aamiin.

Keterangan :
Sang IBU kaya raya yang saya temui ini adalah seorang pengusaha batu bara yang menetap di daerah bandar lampung, kalau tidak salah kini bisnisnya merambah kepada kapal-kapal penyebrangan merak bakauheuni, sungguh lumayan sulit bagi saya memikirkan secara logika seorang penjual buah dalam waktu hanya kurang dari 5 tahun telah menjadi seorang pengusaha batu bara dan perkapalan, apalagi semua ini di lakukan oleh seorang wanita, sudah 17 tahun dari catatan ini di tulis pengalaman yang berharga itu terjadi hingga kini ayat tersebut masih beliau amalkan dengan tekun dan aman. Saat saya minta dengan ridho untuk saya sampaikan kepada khalayak ramai sang ibu kaya raya ini sangat mempersilahkan dan sangat senang mendapat tawaran dari saya tersebut, oleh sebab itu saya berani menuliskannya di blog saya ini.

Berikut ayatnya:
اَشَّيْطَنُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَوَيَأْمُرُ كُمْ بِلْفَحْشَاءِ وَاللّٰهُ يَعِدُ كُمْ مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلاً، وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ (٢٦٨)
Asy-syaithonu yaidukumul faqro waya'murukum bil fahsyaa-i, wallaahu yaidukum maghfirotam minhu wa fadhlaa, wallaahu waasi'un aliim.
Artinya : “Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kemiskinan kepadamu dan menyuruh kamu berbuat keji (kikir), sedangkan Allah menjanjikan ampunan dan karunianya kepadaMu. Dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui" (QS. Al-Baqarah : 268).

Sumber: Warkopcikpuan.blogspot.com

2 komentar: