Perisai Mukmin Sejati Perisai Mukmin Sejati

RUH ORANG TUA MENUNGGU KIRIMAN DOA ANAK

Setelah meninggal dunia, orang tua kita tidak hilang begitu saja. Mereka menunggu kiriman doa, bacaan Al-Fatihah, dan sedekah dari anak-anaknya.

SHALAWAT SULTHON MAHMUD AL-GHOZNAWI

Sekali Baca = 300.000 Shalawat! Shalawat Sulthon Mahmud Al-Ghoznawi | Dahsyatnya Keutamaan!

THORIQOH SAMMANIYAH ABAH GURU SEKUMPUL

Dzikir Paling LANGKA Dalam 100 Tahun | Hanya Diberikan Kepada 1 Orang

DOA ABU DZAR AL-GHIFARI

Doa Abu Dzar Al-Ghifari yang Dikenal Para Malaikat di Langit-Menyentuh Hati

DZIKIR PEMBUKA SESUATU YANG TERTUTUP

awamkanlah membaca sebuah kalimat dibawah ini sebanyak 10 kali pada Pagi (subuh) dan Sore (ashar).

KEUTAMAAN DAN BERKAH MANDI DI WAKTU FAJAR

keistimewaan mandi fajar yaitu mandi pada pagi hari sebelum adzan subuh yang sebagian orang tidak mengetahuinya.

HAJAT TERKABUL DENGAN ISTIQOMAH SHALAT TASBIH

Memohon hajat yang sulit agar terkabul dengan barokah melaksanakan shalat tasbih

17 Desember 2023

Kisah Sahabat Miskin yang Diberi Amalan Rasulullah sehingga Kaya

Kisah Sahabat Miskin yang Diberi Amalan Rasulullah sehingga Kaya
Suatu ketika seorang sahabat datang menghadap Rasulullah SAW. Kepadanya, sahabat itu mengeluhkan perihal kefakiran dan kesulitan hidup yang dihadapinya. Kiranya dengan mengadukan permasalahannya kepada Rasulullah ia berharap akan mendapat jalan keluar agar ekonomi keluarganya dapat lebih baik di kemudian hari.

Mendengar aduan seperti itu Rasulullah lalu menyarankan kepada sahabatnya untuk melakukan satu amalan. “Ketika engkau masuk ke dalam rumah ucapkanlah salam bila di dalamnya ada orang. Bila tak ada maka ucapkanlah salam untuk dirimu sendiri. Setelah itu bacalah surat Al-Ikhlas satu kali.”

Mendapat amalan demikian sahabat ini melakukannya dengan penuh semangat. Setiap kali ia memasuki rumahnya ia mengucapkan salam lalu membaca surat Al-Ikhlas satu kali. Demikian ia lakukan terus menerus.

Pada akhirnya Allah melimpahkan banyak harta kepadanya. Sahabat itu kini terbebas dari kefakiran. Keluarganya kini hidup dalam gelimang harta. Begitu banyaknya harta yang dianugerahkan oleh Allah. Tidak hanya keluarganya, tetangga di sekitar rumahnya juga ikut menikmati kelebihannya.

Kisah di atas banyak ditulis oleh para ulama dalam berbagai kitabnya, di antaranya oleh Syekh Nawawi Banten dalam kitab Tafsir Marâh Labîd atau lebih dikenal dengan nama Tasîr Al-Munîr. Dalam penafsiran surat Al-Ikhlas Syekh Nawawi menuturkan kisah tersebut sebagai berikut:
 
 عن سهل بن سعد جاء رجل إلى النبي صلّى الله عليه وسلّم وشكا إليه الفقر فقال: «إذا دخلت بيتك فسلم إن كان فيه أحد وإن لم يكن فيه أحد فسلم على نفسك واقرأ قل هو الله أحد مرة واحدة. ففعل الرجل فأدر الله عليه رزقا حتى أفاض على جيرانه
 
Artinya: Dari Sahl bin Sa’d, seorang laki-laki datang kepada Nabi SAW dan mengadu kepadanya perihal kefakiran. Rasul bersabda: Bila engkau memasuki rumahmu, ucapkanlah salam bila di dalamnya ada seseorang. Bila tidak ada seorang di dalamnya, maka bersalamlah untuk dirimu dan bacalah surat qul huwallâhu ahad sekali.’ Lelaki itu mengamalkannya. Allah melimpahkan kepadanya rezeki hingga meluber kepada para tetangganya.

Ucapan salam kepada penghuni rumah sudah maklum. Setiap muslim pasti bisa mengucapkannya. Lalu bagaimana mengucapkan salam kepada diri sendiri saat penghuni rumah sedang tidak ada? Apa yang disampaikan oleh Syekh Nawawi dalam penafsiran ayat ke-61 surat An-Nur menjadi jawabannya. Dalam kitab tersebut ia menuturkan ajaran dari Ibnu Abbas dan Qatadah sebagai berikut:
 
 وقال ابن عباس: إن لم يكن في البيت أحد فليقل: السلام علينا من قبل ربنا
 
Artinya: Ibnu Abbas berkata: Bila tak ada siapapun di dalam rumah, maka ucapkanlah ‘assalâmu ‘alainâ min qibali rabbinâ’ (keselamatan bagi kami dari Tuhan kami).
 
وقال قتادة: إذا دخلت بيتك فسلم على أهلك فهم أحق بالسلام ممن سلمت عليهم، وإذا دخلت بيتا لا أحد فيه فقل: السلام علينا وعلى عباد الله الصالحين
 
Artinya: Qatadah berkata: Bila engkau memasuki rumahmu, maka ucapkanlah salam kepada keluargamu. Mereka lebih berhak mendapatkan salam daripada orang lain yang engkau salami. Bila engkau memasuki sebuah rumah yang tak ada seorang pun di dalamnya, ucapkanlah: assalâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillâhis shâlihîn (keselamatan bagiku dan bagi hamba-hamba Allah yang saleh).

Dari keterangan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa kita bisa mengucapkan salam bagi diri sendiri salah satunya dengan kalimat: Assalâmu ‘alainâ min qibali rabbinâ (keselamatan bagi kami dari Tuhan kami) atau Assalâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillâhis shâlihîn (keselamatan bagi kami dan bagi hamba-hamba yang saleh).
 
Artikel diambil dari: Resep Rasulullah, Cara Mudah Menjadi Kaya
 
Silakan amalan di atas untuk dibiasakan dalam keseharian. Tentu saja bukan semata kekayaan berlimpah yang diharapkan, namun yang paling mengemuka adalah segala amalan diniatkan mengikuti anjuran Rasulullah yang diharapkan akan berujung pahala. Wallahu a'lam.

Sempatkan Membaca Sayyidul Istighfar

Sempatkan Membaca Sayyidul Istighfar
Untuk dapat menikmati akhir pekan, sejumlah agenda telah disiapkan jauh-jauh hari. Karena waktu yang tersedia demikian terbatas, maka diupayakan dapat mengisi hari libur sebaik mungkin. Bayangan akan melewati waktu seharian dengan penuh keceriaan.

Namun, di tengah kondisi tersebut sebaiknya tetap ingat terhadap potensi kesalahan dan dosa yang dilakukan selama menikmati liburan. Jangan sampai, aneka kenikmatan yang diterima selama berlibur ternyata melupakan kesalahan yang dilakukan.

Salah satu cara mengurangi potensi dosa dan menyadari bahwa diri sarat dengan kesalahan adalah dengan memperbanyak membaca istighfar atau kalimat meminta ampunan. Di antara bacaan yang direkomendasikan adalah sayyidul istighfar.

Perlu diketahui bahwa sayyidul istighfar merupakan lafal istighfar yang paling utama dari sekian bentuk istighfar. Sayyidul istighfar memuat pengakuan nikmat dan dosa. Lafal istighfar terbaik ini juga mengandung pengakuan status penciptaan. Ini yang membuat sayyidul istighfar lebih utama dari bentuk-bentuk istighfar lainnya.

Lafadz sayyidul istighfar adalah sebagai berikut:
 
 اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
 
Allâhumma anta rabbî, lâ ilâha illâ anta khalaqtanî. Wa anâ ‘abduka, wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu. A‘ûdzu bika min syarri mâ shana‘tu. Abû’u laka bini‘matika ‘alayya. Wa abû’u bidzanbî. Faghfirlî. Fa innahû lâ yaghfirudz dzunûba illâ anta.

Artinya: Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau. 

Ganjaran Khusus
Sayyidul istighfar mengandung keutamaan yang luar biasa. Keindahan dan bobot lafal pengakuan di dalamnya memberikan nilai khusus bagi pembacanya di sisi Allah SWT. Rasulullah SAW menyebut ganjaran khusus bagi mereka yang mengamalkan sayyidul istighfar pagi dan sore.

Imam al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Syaddad bin Aus bahwa Rasulullah SAW bersabda: Siapa yang membaca sayyidul istighfar di sore hari, lalu ia meninggal di malam itu, niscaya ia termasuk penghuni surga. Demikian juga berlaku bagi mereka yang membaca sayyidul istighfar di pagi hari, lalu wafat di hari itu juga, niscaya ia termasuk penghuni surga.

Keterangan ini disebutkan Imam an-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar. Dalam karyanya itu Imam Nawawi memasukkan sayyidul istighfar ke dalam doa harian yang dianjurkan untuk dibaca pagi dan sore hari.

Karenanya, meski sedang berada di akhir pekan usahakan tetap melazimkan bacaan sayyidul istighfar ini. Apalagi dijanjikan masuk surga karena saat pagi dan sore menyempatkan diri untuk membacanya. Wallahu a‘lam.

Umar bin Khattab sebagai Pemimpin yang Berintegritas

 KISAH UMAR BIN KHATTAB SEBAGAI PEMIMPIN YANG BERINTEGRITAS

Umar bin Khattab merupakan khulafaur rasyidin kedua setelah Abu Bakar As-Shiddiq. Selain dikenal tegas, selama memimpin umat Islam ia disebut sebagai pemimpin yang memiliki integritas tinggi. Karena itu, ia layak bila dijadikan contoh atau teladan bagi pemimpin masa kini.
Umar bin Khattab sebagai Pemimpin yang Berintegritas
 
Dalam sebuah riwayat disebutkan, di suatu malam datanglah utusan dari Azerbaijan ke kota Madinah untuk menjumpai Umar bin Khattab. Namun, karena hari sudah larut malam, utusan itu memutuskan untuk tidur di Masjid Nabawi, agar keesokan harinya bisa segera menghadap Umar. Namun, ketika hendak tidur utusan itu dikejutkan oleh suara tangisan di keheningan malam, memohon kepada Allah SWT.
 
“Ya Tuhanku, aku sedang berdiri di depan pintu-Mu. Apakah Engkau menerima taubatku supaya aku bisa mengucap selamat kepada diriku, atau Engkau menolaknya supaya aku menyampaikan ungkapan duka cita kepada diriku.”

Utusan dari Azerbaijan tersebut tertarik dengan kalimat yang ia dengar. Perlahan ia mendekat dan bertanya. “Wahai saudaraku, jika aku boleh tahu siapakah dirimu?” Di tengah heningnya malam orang tersebut menjawab, “Aku Umar bin Khattab”. Utusan Azerbaijan tersebut terkejut bukan kepalang. Ia tidak menyangka bahwa orang yang dijumpainya adalah Amirul Mukminin. Segera utusan itu memperkenalkan diri kepada Umar. (Baca Muhammad Husain Haekal, Umar bin Khattab)
 
“Semoga Allah merahmatimu, Aku takut kalau aku tidur semalam suntuk akan menghilangkan diriku di hadapan Allah dan jika aku tidur sepanjang siang hari berarti menghilangkan diriku di hadapan rakyat,” jawab Khalifah Umar.

Seusai shalat fajar, Umar mengajak tamunya itu singgah di rumahnya. Ia berkata kepada istrinya, “Wahai Ummu Kultsum, sugguhkan makanan yang ada. Kita kedatangan tamu jauh dari Azerbaijan.”
 
“Kita tidak mempunyai makanan, kecuali roti dan garam,” jawab istri Umar. “Tidak mengapa,” kata Umar. Akhirnya mereka berdua makan roti dengan garam.

“Walikota Azerbaijan menyuruhku menyampaikan hadiah ini untuk Amirul Mukminin,” kata utusan Azerbaijan seusai makan, sembari menunjukan sebuah bungkusan.
 
“Bukalah bungkusan ini dan lihat apa isinya!” perintah Umar. Setelah dibuka, ternyata berisi gula-gula. “Ini adalah gula-gula khusus buatan Azerbaijan,” utusan itu menjelaskan. “Apakah semua kaum muslimin mendapatkan kiriman gula-gula ini?” tanya Umar.

Utusan itu tertegun atas pertanyaan Umar, kemudian menjawab, “Oh tidak Baginda, gula-gula ini khusus untuk Amirul Mukminin”. Mendengar jawaban itu, Umar tampak amat marah. Segera ia memerintahkan kepada utusan Azerbaijan untuk membawa gula-gula tersebut ke masjid dan membagi-bagikannya kepada fakir miskin.
 
“Barang ini haram masuk ke dalam perutku, kecuali jika kaum muslimin memakannya juga,” kata Umar dengan nada agak marah. “Dan engkau cepatlah kembali ke Azerbaijan, beritahukan kepada yang mengutusmu, bahwa jika ia mengulangi ini kembali, aku akan memecat dari jabatannya!”
 
Azerbaijan adalah sebuah wilayah di Iran. Kaum Muslim pertama kali memasuki wilayah tersebut antara 19-23 H/639-643 M. Gubernur pertamanya Hudzaifah bin Al-Yaman, lalu Umar mengangkat Utbah bin Farqad sebagai gubernur wilayah Tabriz/Azerbaijan, menggantikan Hudzaifah.

Kepemimpinan Umar bin Khattab yang menekankan kepentingan orang banyak juga terlihat ketika rumah gubuk seorang Yahudi berusaha digusur oleh Gubernur Mesir, Amr bin Ash.
 
Saat itu, Amr bin Ash berencana akan membangun sebuat masjid besar di tempat gubuk tersebut dan otomatis harus menggusur gubuk reot Yahudi itu. Lalu dipanggillah si Yahudi itu untuk diajak diskusi agar gubuk tersebut dibeli dan dibayar dua kali lipat.
 
Akan tetapi si Yahudi tersebut bersikeras tidak mau pindah karena dia tidak punya tempat lain selain di situ. Karena sama-sama bersikeras, akhirnya turun perintah dari Gubernur Amr bin Ash untuk tetap menggusur gubuk tersebut.
 
KH Abdurrahman Arroisi dalam salah satu jilid bukunya 30 Kisah Teladan (1989) menjelaskan, si Yahudi merasa dilakukan tidak adil, menangis berurai airmatanya, kemudian dia melapor kepada khalifah, karena di atas gubernur masih ada yang lebih tinggi. Dia berangkat dari Mesir ke Madinah untuk bertemu dengan Khalifah Sayyidina Umar bin Khattab.
 
Sepanjang jalan si Yahudi ini berharap-harap cemas dengan membanding bandingkan kalau gubernurnya saja istananya begitu mewah, bagaimana lagi istanya khalifahnya? Kalau gubernunya saja galak main gusur apalagi khalifahnya dan saya bukan orang Islam apa ditanggapi jika mengadu?”
 
Sesampai di Madinah dia bertemu dengan seorang yang sedang tidur-tiduran di bawah pohon Kurma, dia hampiri dan bertanya, bapak tau dimana khalifah Umar bin Khattab? Dijawab orang tersebut, ya saya tau, Di mana Istananya? Istananya di atas lumpur, pengawalnya yatim piatu, janda-janda tua, orang miskin dan orang tidak mampu.
 
Pakaian kebesarannya malu dan taqwa. Si Yahudi tadi malah bingung dan lalu bertanya sekarang orangnya dimana pak? Ya dihadapan tuan sekarang. Gemetar yahudi ini keringat bercucuran, dia tidak menyangka bahwa didepannya adalah seorang khalifah yang sangat jauh berbeda dengan gubernurnya di Mesir.
 
Sayiddina umar bertanya, kamu dari mana dan apa keperluanmu? Yahudi itu cerita panjang lebar tentang kelakuan Gubernur Amr bin Ash yang akan menggusur gubuk reotnya di Mesir sana. Setelah mendengar ceritanya panjang lebar, Sayyidina Umar menyuruh Yahudi tersebut mengambil sepotong tulang unta dari tempat sampah didekat situ.
 
Lalu diambil pedangnya kemudian digariskan tulang tersebut lurus dengan ujung pedangnya, dan disuruhnya yahudi itu untuk memberikannya kepada Gubernur Amr bin Ash. Makin bingung si yahudi ini dan dia menuruti perintah Khalifah Sayyidina Umar tersebut.
 
Sesampai di Mesir, Yahudi inipun langsung menyampaikan pesan sayyidina Umar dengan memberikan sepotong tulang tadi kepada Gubernur Amr bin Ash. Begitu dikasih tulang, Amr bin Ash melihat ada garis lurus dengan ujung pedang, gemeter dan badannya keluar keringat dingin lalu dia langsung menyuruh kepala proyek untuk membatalkan penggusuran gubuk yahudi tadi.
 
Amr bin Ash berkata kepada Yahudi itu, ini nasihat pahit buat saya dari amirul mukminin Umar bin Khattab, seolah-olah beliau bilang ‘hai Amr bin Ash, jangan mentang-mentang lagi berkuasa, pada suatu saat kamu akan jadi tulang-tulang seperti ini.

Maka mumpung kamu masih hidup dan berkuasa, berlaku lurus dan adillah kamu seperti lurusnya garis diatas tulang ini. Lurus, adil, jangan bengkok, sebab kalau kamu bengkok maka nanti aku yang akan luruskan dengan pedangku.

25 November 2023

Sholawat Al-Himayah

 Sholawat Al Himayah

ALLOOHUMMA SHOLLI 'ALAA SAYIDINAA MUHAMMADIN NABIYYIL UMMIYYI WA 'ALAA AALIHII WA SHOHBIHI WA SALLIM SHOLAATAN, WA AN TAGHFIROLII BIHAA WA LI-WAALIDAYYA WAL MU'MINIINA WAL MU'MINAAT, WAL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAAT, AL-AHYAA-I MIN-HUM WAL AMWAAT, AYNA MAA KAANUU FII JAMII'IL JIHAADI WAL BILAAD, WA ASHLIH BIHAL IMAAMA WAL UMMATA WAR-RO'IYYATA, WA ALLIF BAYNA QULUUBIHIM WADFA' SYARRO BA'DLIHIM 'AN BA’DLIN WA MIMMAA NAKHOOFU WA NAHDZARU.

Artinya: Ya Allah limpahkan sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad, nabi yang ummi, dan keluarganya serta para sahabatnya, yang dengan Sholawat ini Engkau ampuni dosadosa kami, dosa orang tua kami, dosa orang-orang yang beragama Islam, laki-laki dan perempuan, dan orang mukmin, laki-laki dan perempuan, yang masih hidup maupun yang telah mati dan memperbaiki kepada ulama dan umat serta pemimpin dan rakyat, dan satukanlah hati-hati mereka, dan jauhkan segala keburukan diantara mereka dan dari segala yang kami takuti dan kami khawatirkan.


Keterangan:
Sholawat ini merupakan amalan para Wali Abdal, Autad dan Aqthob yang mempunyai banyak faedah, manfa'at dan khasiatnya serta keajaiban yang tidak bisa dihitung dan tak terbatas. Diantara keuntungan itu adalah Allah SWT akan melimpahkan maghfiroh (ampunan) dan memperbaiki, melindungi, keamanan, penjagaan dari segala fitnah serta kesulitan yang keluar dari dalam bumi maupun turun dari langit, perlindungan dari segala keburukan seperti penyakit dan akibat dari perbuatan buruk yang mengenai fisik dan jiwa, juga mendapatkan keselamatan dari segala urusan lahir dan batin di dalam urusan agama, dunia dan akhirat. Boleh dibaca kapan saja, dengan jumlah sesuai kemampuan dan kemauan.

Dari Ro'is 'Aam Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh, KH. al-Habib Muhammad Luthfi bin ‘Ali bin Hasyim bin Yahya Ba 'Alawy.

Sholawat Bahriyyah Qubro

Kisah Nyata "Sholawat Bahriyyah Kubro" Sejahtera, Banyak Harta dan Barokah

Sejarah Sholawat Bahriyyah Qubro

Disaat KH Abdul Hannan Ma'sum mengisi acara Mauidhotul Hasanah, didalam pidatonya,,beliau mmenceritakan bahwa beliau telah mengamalkan Sholawat Bahriyah Kubro sudah lebih dari 40 tahun hingga sekarang.

Selain itu beliau juga menceritakan, bahwa sebelum KH Abdul Hannan Ma'sum mengamalkan Sholawat Bahriyah Kubro ini, beliau telah melaksanakan Istikhoroh terlebih dahulu. Setelah beberapa hari istikhoroh, akhirnya Romo Kyai Hannan bermimpi seolah-olah beliau dikelilingi banyak sekali lebah/tawon selama tiga kali.

Selanjutnya Romo Kyai Hannan sowan kepada guru. Beliau menyampaikan mimpinya. Sang gurupun menjawab bahwa mimpi dikelilingi lebah 3x itu mempunyai arti yang berbeda-beda. Bahwa mimpi

  • 1. Menandakan Engkau akan mempunyai santri banyak.
  • 2.Engkau akan mempunyai kekayaan melimpah
  • 3.Engkau akan mempunyai derajat tinggi.

Mendengar jawaban Sang Guru, Kyai Hannan sontak seolah tidak percaya, sebab melihat keadaan Romo Kyai Hannan pada waktu itu hanya seorang santri dan tidak memiliki apa-apa.

Namun akhirnya, dengan Istiqomah Kyai Hannan mengamalkan Sholawat Bahriyah Kubro setiap usia sholat lima waktu, tanpa mengharap terkabulnya cita-cita tersebut, dalam istilah jawanya beliau seperti berkata: “Mandi ora mandi yo ben, pokok panggah wiritan”.

Artinya:"Manjur tidak manjur yang penting terus wirid (berdoa dan bershalawat)".

Dengan berjalannya waktu hal yang di mimpikan dan di cita-citakan terbukti. Hal ini tak terlepas dari hasil istiqomah dan keyakinan yang tinggi atas fadhilah Sholawat Bahriyah Kubro. Romo Kyai Hannan membuktikan sendiri apa yang dikatakan Sang Guru tentang tafsir mimpinya di atas tadi. Hingga kini terdapat ribuan santri datang untuk ngaji kepada KH. Abdul Hannan Ma’shum dan semua kebutuhannya dicukupi oleh Allah SWT.

Berikut ini adalah bacaan Sholawat Bahriyah Kubro:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً يَّطْمَئِنُّ بِهَا قَلْبِيْ وَتَنْفَعُ بِهَا عُلُوْمِيْ وَتَقْضِيْ بِهَا حَوَآئِجِيْ وَتَرْفَعُ بِهَا دَرَجَاتِيْ وَتَهْدِيْ بِهَا قَوْمِيْ وَتُخْلِصُ بِهَا قَلْبِيْ وَتُلْهِمُنِيْ بِهَا عُلُوْمَ اللَّدُنِّيِّ وَتُكْرِمُنِيْ بِهَا بِالسَّعَادَةِ وَالْكَرَامَةِ مَعَ ذُرِّيَّاتِيْ وَتُكْثِرُ بِهَا أَمْوَالِيْ وَأَصْحَابِيْ وَتَلاَمِيْذِيْ وَأَتْبَاعِيْ وَأَضْيَافِيْ، وَتَرْزُقُنِيَ اللَّهُمّ تََمَامَ نِعْمَتِكَ وَتَمَامَ رَحْمَتِكَ وَتَمَامَ رِضْوَانِكَ. وَصَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَيْهِ وَعَلَى آَلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَ مَا خَلَقْتَ وَرَزَقْتَ وَأَمَتَّ وَأَحْيَيْتَ إلَى يَوْمٍ تُحْشَرُ فِيْهِ الْخَلاَئِقُ أَجْمَعِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِ الْعَالَميْنَ

ALLAAHUMMA SHOLLI ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN SHOLAATAN TATHMA-INNU BIHAA QOLBII, WA TANFA’U BIHAA ‘ULUUMII, WA TAQDLI BIHAA HAWAA-IJII, WA TARFA’U BIHAA DAROJAATII, WA TAHDI BIHAA QOUMII, WA TUKHLISHU BIHAA QOLBII, WA TUL-HIMUNII BIHAA ‘ULUUMAN LADUNNII, WA TUKRIMUNII BIHAA BISSA’AADATI WAL-KAROOMATI MA’A DZURRIYYATII,WA TUKTSIRU BIHAA AMWAALII, WA ASH-HAABII, WA TALAAMIIDZI, WA ATBAA’II, WA ADLYAAFII, WA TARZUQNII ALLOHUMMA TAMAAMA NI’MATIKA, WA TAMAAMA ROHMATIKA, WA TAMAAMA RIDLWAANIKA, WA SHOLLI WA SALLIM WA BAARIK ‘ALAIHI WA ‘ALAA AALIHII WA ASH-HAABIHII ‘ADADA MAA KHOLAQTA, WA ROZAQTA, WA AMATTA, WA AHYAITA, ILAA YAUMIN TUHSYARU FIIHIL KHOLAA-IQU AJMA’IIN, WAL-HAMDU LILLAAHI ROBBIL ‘AALAMIIN.

"Artinya: Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan kasih sayang kepada junjungan kami nabi Muhammad yang dengan (lantaran) bacaan sholawat tersebut dapat menenangkan hatiku, menjadikan ilmuku bermanfa’at, mengabulkan semua hajathajat (kebutuhan) ku, mengangkat derajatku, menunjukkan (jalan terbaik) bagi kaumku, membersihkan hatiku (jiwaku), menganugerahiku ilmu ladunni (bimbigan Alloh langsung), dan dengan bacaan sholawat tersebut menjadikanku orang yang penuh kebahagiaan dan penuh kemuliaan beserta keturunanku. Dan dengan (berkah) sholawat (tersebut) dapat memperbanyak hartaku, sahabat-sahabatku, murid-muridku, para pengikutku dan para tamuku, (Ya Allah) karuniailah aku rizqi (lahir bathin) yang banyak, dengan (sifat) kesempurnaan Nikmat-NikmatMu, (sifat) kesempurnaan Rahmat-Mu, dan dengan kesempurnaan Ridlo-Mu, sampaikanlah Rahmat, keselamatan dan keberkahan kepada beliau (Nabi Muhmmad) beserta keluarga dan sahabatnya sebanyak makhluk yang telah Engkau Ciptakan, sebanyak rizki tang telah Engkau anugerahkan, sebanyak makhluk yang telah Engkau matikan, dan sebanyak makhluk yang telah Engkau hidupkan sampai pada hari mereka dikumpulkan (di padang mahsyar). Dan segala puji hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam.


Manfaat: Shalawat ini biasa digunakan untuk menarik rizqi, penglarisan, menaikkan derajat/pangkat, menenangkan hati, dan juga bisa digunakan untuk menarik siswa siswi di sekolah, puter giling dll. Sholawat ini juga terdapat dalam kitab JAWAAHIRUS SANIYYAH FIS SHOLAWAATI ‘ALAA KHOIRIL BARIYYAH

Tata cara mengamalkan Sholawat Bahriyah Kubro:
  • Paling mudah yaitu dengan dibaca minimal 7 kali dalam sehari semalam.
  • Lebih bagus lagi jika dapat dibaca 100 kali dalam sehari semalam.
Ada pun fadhilahnya adalah sebagai berikut:
  • Agar diberikan ketenangan hati.
  • Agar diberikan tentramnya rumah tangga.
  • Agar diberikannya ilmu yang bermanfaat.
  • Agar terkabulnya hajat/ keinginan.
  • Agar tingginya derajat.
  • Agar kaumnya (masyarakat) diberi hidayah/petunjuk.
  • Agar dijadikan/diberikan hati yang ikhlas.
  • Agar bahagia dan mulia (pembaca) dan keturunanya di dunia dan akhirat.
  • Agar banyak harta kekayaan yang barokah.
  • Agar memiliki banyak santri/murid.
  • Agar memiliki banyak pengikut dan tamu.
  • Agar diberikan kenikmatan yang sempurna dan rahmat yang agung, mendapatkan ridha dari Allah ﷻ dan diberikan khusnul khotimah.

Semoga kita bisa mengamalkan secara istiqomah.. Aaminn

Sholawat Sirr Yusuf

 

Sholawat Sirr Yusuf

SHOLAWAT SIRR YUSUF

KHASIAT:
1. Apabila di tulis pada kertas yang tak bergaris dan dilihat dari sudut pandang mata batin auranya kuning ke-emasan memancar laksana lampu. Jika di letakan di dalam kamar tidur kususnya yang sudah berpasangan maka setiap suami/istri yang masuk ke kamar PASTI akan bangkit hasratnya untuk bercinta. Maka dari itu ini sangat bagus sekali di miliki oleh PASUTRI yang masih baru atau yang hubungannya sedang tidak harmonis.

2. Jika anda seorang pria/wanita dan menulis SY seperti diatas, baik dengan cara di ukir maupun di tulis pada kertas, kayu, cincin, gelang, jam, batu dan benda lainnya maka tubuh anda akan menjadi magnet pengasihan yang sangat kuat. Dimanapun anda tinggal maka lawan jenis anda tidak akan malu² menyatakan cinta bahkan hasratnya, sebab saya pribadi mengalaminya hingga hampir gila si dia akibat saya menolaknya.

3. Apabila SY diatas di tulis pada kertas kuning dan dilebur dengan Air kemudian di minum maka tubuh anda akan awet muda, sebab dalam kalimat SY ini terdapat Asma Kanoman (Aji Awet Muda). Buktikanlah

4. Apabila SY diatas di tulis pada pohon yang ada di halaman rumah anda kemudian batangnya di sirami Air, maka Anda akan memiliki pohon uang. Yaitu setiap anda rizkinya seret, anda cukup ambil daunnya dan selanjutnya di bacakan Wirid SY secara lengkap dan ditiupkan ke daun, kemudian daunya di taruh di tempat uang, maka rizki anda akan sangat lancar.

5. Jika anda punya seorang anak yang kecerdasanya lemah, daya ingatnya lemah, wajahnya kurang tampan/cantik dan sering di musuhin maka anda tulis SY pada baju si anak, kemudian disuruh pakai saat tidur malam hari. Ke esokan harinya anda tulis SY pada piring putih yang masih baru pakai spidol warna hijau dan di lebur air selanjutnya minumkanlah ke anak tersebut, jika si anak tidak mau meminumnya bisa di buat campuran air mandi. Dengan izin Allah anak anda akan jadi idola dalam segala bidang. Hal ini boleh di lakukan untuk anak usia 7 - 25 tahun saja.

6. Anda seorang pedagang ingin daganganya laris dan berkah? Maka anda harus rajin wirid SY ini cukup 3x sambil menempelkan ibu jari anda pada titik energi pelarisan yang ada pada tubuh anda, untuk 3 titik pelarisan tersebut antara lain: -Pada telapak tangan kanan -Pada pusar -Pada telapak kaki kanan

7. Ada ucapan "CINTA DI TOLAK, DUKUN BERTINDAK". Nah, dalam Ilmu Hikmah SL ada juga istilah seperti itu, tetapi bukanlah kepada Dukun, melainkan kepada Allah dan Rasul-Nya, yaitu: "Cinta di tolak, Shalawat Memikat". Maksudnya ialah bagi anda yang pernah mengalami penolakan cinta secara tidak wajar seperti ditolak secara di maki², di ludahin, di permalukan dan sejenisnya maka saat itu juga anda jangan bersedih tetapi ambilah tanah dimana anda di tolak dan bacalah SY 7x kemudian taburkan di depan pintu si target, dengan Izin Allah dia akan sadar, malu dan sangat menyesal ahirnya menerima anda. Tetapi hal ini hanya berlaku bagi penolakan zholim, Sebaliknya hal ini tidak akan berlaku jika penolakannya secara sopan

8. Jika anda sering membaca SY 3x sebelum tidur SAYA JAMIN anda akan menjadi ahli tafsir mimpi dan tafsiran anda akan selalu benar karena ruhaniyyah Nabi Yusuf a.s sendiri yang akan selalu menjadi sarana petunjuk yang Haq dalam perjumpaan di mimpi anda. Ini adalah yang di sebut Ilmu Istikhoroh tingkat Nabi, sebab ilmu Istikhoroh itu banyak macamnya.

9. Jika anda ingin bisa mengisi benda padat (pusaka, akik dll) atau benda cair dan bubuk (parfum, bedak dll) untuk di jadikan Susuk Mahabbah tanpa pantangan dan halal maka caranya: Baca wirud SY diatas secara lengkap, selesai itu tiupkan ke benda yang akan di isi. Waktu pengisian wajib pkl. 01.00. Lakukan sampai 7 malam berturut-turut.

10. Apabila anda ingin mencalonkan diri dalam pemilihan maka dari sekarang istiqomahlan wirid SY, maka Allah tidak akan mungkin mengecewakan si pengamal SY. Kusus hal ini bacaan SY diwirid 100x setiap malam. LINK

Promo Minyak Hayyul Aurod Sholawat (Has)

Promo Minyak Hayyul Aurod Sholawat (Has)

Minyak ini merupakan minyak yang sudah ditirakati  khusus dalam jangka waktu yang lama, power diatas minyak rajah putih,  Minyak ini  berkelas dan bersifat Upgrade! Memunculkan tuah ghaib daya metafisika. Sedulur bisa cek sendiri power minyaknya......
 
Apa Khasiat dari memiliki minyak HAS?
 
Bagi anda yang tidak ada waktu untuk wirid karena kesibukan, saya sarankan menggunakan minyak ini sebagai boster Keilmuan. Insya Allah power keilmuan akan berlipat ganda. Buktikanlah!
 
Bagi anda yang tidak memiliki waktu tirakat untuk hajat tertentu, maka bisa menggunakan minyak ini sebagai penggantinya.
 
Bagi anda yang memiliki benda bertuah tapi power energinya kurang full power, maka bisa menggunakan minyak ini sebagai wasilahnya.
 
Bagi anda yang ingin mengisi benda seperti batu akik, tasbih, sorban dll, maka cukup oleskan minyak ini dan silahkan ditest dengan tenaga dalam anda, bisa dikolaborasikan juga dengan keilmuan yang anda miliki.
 
Bagi anda yang ingin mengisi media keilmuan tapi rasanya kurang full power, maka minyak ini sebagai solusinya, cukup oleskan di media tsb.
 
Bagi anda yang ingin membersihkan rumah dari energi negatif, gangguan ghaib, maka bisa membereskannya dengan minyak ini.
 
Bagi anda yang ingin meruwat diri dan orang lain dari energi negatif, gangguan sihir, santet dan pelet, maka minyak ini menjadi salah satu solusinya.
 
Bagi anda yang memiliki hajat penglarisan untuk usaha anda maka  bisa menjadi perantara datangnya pelanggan.
 
Bagi anda yang memiliki hajat jual tanah, rumah, gedung toko, kendaraan maka bisa mendatangkan pembeli dengan wasilah minyak ini.
 
Bagi anda seorang pekerja/tokoh/pemimpin yang ingin memiliki daya kewibawaan dan asihan serta firasat tajam maka bisa menggunakan minyak ini, tanpa harus wirid berjam-jam.
 
Bagi anda yang sering gelisah, malas beribadah, maka bisa menggunakan minyak ini sebagai wasilah aromaterapi ketenangan jiwa.
 
Dan berbagai hal yang bisa diaplikasikan untuk hajat tertentu.
 
Kata kunci sangat simpel! Silahkan bagi sedulur yang membutuhkan wasilah dalam berbagai hajat bisa mencoba TAJRIBnya minyak ini. Stok terbatas !!! LINK

 

03 November 2023

Ijazah Ampuh Shalawat Nariyah dari Mbah Maksum Lasem

Ijazah Ampuh Shalawat Nariyah dari Mbah Maksum Lasem
Ijazah Ampuh Shalawat Nariyah dari Mbah Maksum Lasem. KH. Ma’shum  atau Mbah Maksum memiliki nama asli KH. Muhammadun, merupakan salah satu ulama yang sangat masyhur dari Lasem Rembang, Jawa Tengah. Beliau adalah pendiri pondok pesantren Al Hidayah, Lasem, Rembang ini merupakan ayahanda dari KH. Ali Maksum, Krapyak, Yogyakarta, Rais Amm PBNU periode 1981 – 1984 M.

Kali ini ada salah satu sholawat yang diijazahkan oleh Mbah Maksum yaitu sholawat Nariyah. Dikalangan masyarakat NU, shalawat Nariyah sangat populer, khususnya bila menghadapi problem hidup yang sulit dipecahkan maka tidak ada jalan lain selain mengembalikan persoalan pelik itu kepada Allah.

Dan shalawat Nariyah adalah salah satu jalan mengadu kepada-Nya. Sebagaimana dikutip dari NU Online, dibahas tentang ijazah dan rahasia Sholawat Nariyah Mbah Maksum Pendiri Pondok Pesantren Lasem, Rembang, Jawa Tengah, oleh Gus Zaim.

Pertama, Dibaca Sebanyak 4.444 kali. Ijazah Sholawat Nariyah adalah sholawat yang sangat populer dari Mbah Maksum Lasem. Jumlah Sholawat Nariyah yang dibaca sebanyak 4.444 kali.

Pernah ditanyakan oleh Kiai Imron Hamzah tentang jumlah bacaan Sholawat Nariyah sebanyak 4.444 kali. Mbah Maksum menjawab bahwa di balik angka 4.444 ada sirr-nya atau rahasia yang terkandung di dalamnya.

Kedua, Di Baca Dalam Satu Majelis. Sholawat Nariyah sebanyak 4.444 kali tersebut boleh dibaca dalam satu majelis, baik 10 orang, 100 bahkan sebanyak 4.444 orang juga diperbolehkan.

Tiga, Bacaannya Harus Fasih. Hal terpenting dalam membaca Sholawat Nariyah adalah kefasihan dalam membaca. Baik ketepatan huruf, panjang pendeknya harus disesuaikan dengan hukum Tajwid. Hal ini tidak boleh diabaikan, apalagi dalam satu majelis tersebut sebaiknya sebelum membaca secara berjamaah harus diberitahu terlebih dahulu agar membaca Sholawat Nariyah harus fasih.

Empat, Harus Dalam Keadaan Berwudhu. Semua orang yang ada di dalam majelis Sholawat Nariyah harus dalam keadaan berwudhu. Jika batal wudhu, maka orang tersebut bisa keluar untuk mengambil wudhu’ dan kembali lagi ke kumpulan majelis. Tidak diperkenankan salah satu jamaah keluar majelis sebelum pembacaan Sholawat Nariyah selesai.

Lima, Bacaan Sholawat Nariyah Tidak Menggunakan Kata ‘Alladzi’. Sholawat Nariyah yang dijazahkan Mbah Maksum ini berbeda dengan yang biasanya. Pada kalimat yang biasanya “Allahumma Sholli Sholatan Kamilatan Wasalllim Salaman Tamman Alaa Sayyidina Muhammadin, Alladzi Tanhallu Bihil Uqodu”.

Diubah menjadi “Allahumma Sholli Sholatan Kamilatan Wasalllim Salaman Tamman Alaa Sayyidina Muhammadin, Tanhallu Bihil Uqodu”. Jadi, menghapus kata Alladzi sesudah kata Muhammadin, sebelum kata Tanhallu.

Berikut bacaan yang dicontohkan Gus Zaim dari Mbah Maksum langsung
“Allahumma sholli sholatan kaamilah, wasallim salaaman tamman, alaa sayyidina Muhamadin tanhallu bihil uqodu, Watanfariju Bihil Kurobu, Watuqdho bihil hawaaiju, watunalu bihir-roghoibu, Wahusnul khowatimi, wayustasqol ghomamu, bi wajhihil karimi, Wa alaa aalihi washohbihi, fii kulli lamhatin wa nafasin bi adadi kulli Ma’lumillak”.

Jadi yang dibaca sukun hanya ada 2, yaitu akhir di kalimat pertama pada kata Kamilah. Dan akhir di kalimat terkahir pada kata Millak.

Enam, Di Baca 40 Kali Majelis. Diusahakan majelis harus secara rutin membaca Sholawat Nariyah bersama paling sedikit sebanyak 40 kali. Gus Zaim menyampaikan agar semua kesulitan dan segala hajat dikabulkan oleh Allah SWT. Juga bertawassul dengan mengirim Al Fatihah kepada Mbah Maksum Lasem.

Menurut Gus Zaim, Sholawat Nariyah tersebut sangat spesial karena selain bisa digunakan sebagai pemberantas kesulitan, uniknya juga bisa membeli tanah. Sholawat Nariyah tersebut bisa melembutkan hati seorang pemilik tanah yang tidak mau menjual tanahnya kepada Mbah Maksum untuk kepentingan pesantren.

Fadhilah atau keutamaan Sholawat Nariyah begitu besar manfaatnya, sholawat tersebut sifatnya multifungsi bisa digunakan untuk menyelesaikan segala kesulitan baik kepentingan dunia maupun akhirat. Terakhir Gus Zaim mengucapkan Ajaztukum, jadi kepada pembaca bisa menerima ijazah ini, dengan mengucapkan “Qobiltu Ijazah”. Dengan demikian pembaca bisa mengamalkannya. Demikian Wallahu a’lam.

Ijazah Shalawat Syekh Muhammad Darwis dari Damaskus

 Syekh Muhammad Darwis Ijazahkan Shalawat untuk Kelancaran Segala Urusan
Syekh Muhammad Darwis Ijazahkan Shalawat untuk Kelancaran Segala Urusan
Syekh Muhammad Darwis dari Damaskus, Suriah memberikan ijazah kepada ribuan jamaah yang memadati Masjid An-Nur Pondok Pesantren Al-Hikmah 2, Brebes. Pemberian ijazah dilakukan pada peringatan Haul ke-12 Almaghfurlah KH Masruri Abdul Mughni. Ia memberikan ijazah bacaan shalawat Sirajiyah. 

“Beliau memberikan ijazah shalawat agar kita semua tersambung dengan pemilik shalawat,” ungkap Syekh Muhammad Darwis dalam sesi mauidah hasanah dalam rangkaian Haul ke-12 Almaghfurlah KH Masruri Abdul Mughni.

Ijazah shalawat Sirajiyah yang diberikan dari Syekh Muhammad Darwis didapat dari guru beliau Syekh Abdullah Sirajudin. Ia menjelaskan, keutamaan Shalawat Sirajiyah untuk mendapatkan manfaat agar setiap urusan dimudahkan. Ia menjelaskan, Syekh Abdullah Sirajudin mengamalkan Shalawat Sirajiyah sebanyak 1.000 kali setiap malam Jumat.

“Shigat shalawat ini kepada banyak sekali orang yang mengalami problem pelik dan setelah membaca shalawat ini semuanya beres. Dan menggambarkan keagungan Syekh Abdullah Sirajudin. Beliau membaca shalawat ini setiap malam Jumat sebanyak 1.000 kali,” papar dia.

Berikut adalah teks dan terjemahan Shalawat Sirajiyah yang diijazahkan oleh Syekh Muhammad Darwis dari Damaskus, Suriah. 

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا
ALLOHUMMA SHOLLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA ALAA AALI WA SHOHBIHI WA SALLIM TASLIIMAA
Ya Allah kirimkan shalawat-Mu untuk Baginda Nabi Muhammad serta untuk keluarga dan sahabatnya pula salam untuk mereka
صَلَاةً تَفْتَحُ لَنَا أَبْوَابَ الرِّضَا وَالتَّيْسِيْرِ
SHOLAATAN TAFTAKHU LANAA ABWAABAR-RIDHOO WAT-TAYSIIR
Shalawat yang dapat membuka pintu-pintu keridhaan dan kemudahan

وَتُغْلِقَ بِهَا أَبْوَابَ الشَّرِّ وَالتَّعْسِيْرِ
WA TUGHLIQU BIHAA ABWAABASY-SYARRI WAT-TA'SIIR
Dan dengannya seluruh pintu keburukan dan kesulitan tertutup
أَنْتَ مَوْلَانَا فَنِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرِ
ANTA MAULAANAA FA NI'MAL MAULA WA NI'MAN NASHIIR
Engkau adalah Tuhan kami, Engkau adalah sebaik-baiknya penolong

Untuk diketahui, Haul ke-132 Almagfurlah KH Masruri Abdul Mughni sekaligus memperingati haul ke-27 Hj Nyai Adzkiyah serta keluarga dan para masyayikh pondok pesantren. 

07 Oktober 2023

Doa Bercinta untuk Suami-Istri

Doa Bercinta untuk Suami-Istri
Ada sebuah amalan penting yang harus diketahui pasangan yang sudah menikah. Pasangan suami istri dianjurkan untuk melakukan sholat sunah sebelum berhubungan intim. Setelah sholat sunah, pasangan yang hendak melakukan hubungan suami istri sebaiknya mengamalkan sebuah doa. Mengamalkan ajaran ini akan menyempurnakan ibadah yang dilakukan suami dan istri saat melakukan hubungan suami istri.

Bercinta merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh pasangan yang sudah menikah. Agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, pasangan suami istri disunahkan untuk membaca doa sebelum melakukan hubungan intim. Berikut ini doanya.

Membaca doa sebelum berhubungan suami-istri bertujuan meminta perlindungan Allah SWT agar terhindar dari gangguan setan dan mendapatkan keberkahan saat melakukannya.

Di samping itu, dalam doa tersebut juga termasuk harapan dikaruniai anak yang soleh jika Allah menakdirkannya dari hubungan tersebut. Doa berhubungan suami istri juga dibaca sebagai harapan mendapatkan pahala dari Allah SWT.

Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Berhubungan Intim dalam Islam
Hubungan intim yang dilakukan suami dan istri yang sudah sah dan halal merupakan ibadah yang bisa memperoleh rida dan pahala dari Allah Swt..

Pahala yang didapat bisa lebih sempurna jika mengamalkan ajaran-ajaran menurut tuntunan syariat islam. Hal ini tertuang dalam sabda Rasulullah SAW yang dikutip dari Abu Dzar Al-Ghifari dalam Muslim berikut:

وَفِى بُضْعِ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ ». قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيَأْتِى أَحَدُنَا شَهْوَتَهُ وَيَكُونُ لَهُ فِيهَا أَجْرٌ قَالَ « أَرَأَيْتُمْ لَوْ وَضَعَهَا فِى حَرَامٍ أَكَانَ عَلَيْهِفِيهَا وِزْرٌ فَكَذَلِكَ إِذَا وَضَعَهَا فِى الْحَلاَلِ كَانَ لَهُ أَجْرٌ

Artinya: Hubungan badan antara kalian (dengan istri atau hamba sahaya kalian) adalah sedekah. Para sahabat lantas ada yang bertanya pada Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam, 'Wahai Rasulullah, apakah dengan kami mendatangi istri kami dengan syahwat itu mendapatkan pahala?'

Beliau menjawab, 'Bukankah jika kalian bersetubuh pada yang haram, kalian mendapatkan dosa? Oleh karenanya jika kalian bersetubuh pada yang halal, tentu kalian akan mendapatkan pahala.'

Selain sholat sunah dan membaca doa, ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebelum berhubungan intim untuk menyempurnakan pahala, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Mandi. Rasulullah saw. mengajarkan untuk mandi sebelum berhubungan suami istri.

2. Berwudhu. Selain mandi, Rasulullah SAW juga mengajarkan umatnya untuk berwudhu sebelum berhubungan suami istri. Hal ini diungkap dalam hadis riwayat Muslim dan Abu Dawud yang artinya sebagai berikut:

"Apabila salah seorang diantara kamu menggauli istrinya, lalu ingin mengulangi lagi, hendaklah berwudhu diantara keduanya, karena wudhu itu dapat membangkitkan semangat baru". (HR. Muslim & Abu Dawud)

3. Menyesuaikan Waktu. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk melakukan hubungan suami istri pada malam Senin, malam Kamis, dan malam Jum'at. Lalu, Rasulullah saw. tidak menyarankan untuk melakukan hubungan intim di waktu makruh atau menjelang waktu sholat.

4. Menutup Tubuh. Hadis riwayat Ibnu Majah menjelaskan bahwa Rasulullah saw. mengajarkan untuk menutup tubuh saat sedang berhubungan intim agar tidak benar-benar terbuka atau telanjang.

"Apabila salah seorang diantara kamu mendatangi istrinya, hendaklah jangan langsung telanjang seperti telanjangnya dua ekor keledai," (HR. Ibnu Majah).

Selain keempat anjuran sunah tersebut, Rasulullah saw. juga mengajarkan beberapa larangan saat melakukan hubungan suami istri yang harus dihindari. Berikut di antaranya:

1. Melakukan hubungan intim saat istri sedang haid
Hal ini disebutkan dalam QS. Al Baqarah ayat 222 yang berbunyi:

وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الْمَحِيْضِ ۗ قُلْ هُوَ اَذًىۙ فَاعْتَزِلُوا النِّسَاۤءَ فِى الْمَحِيْضِۙ وَلَا تَقْرَبُوْهُنَّ حَتّٰى يَطْهُرْنَ ۚ فَاِذَا تَطَهَّرْنَ فَأْتُوْهُنَّ مِنْ حَيْثُ اَمَرَكُمُ اللّٰهُ ۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ -٢٢٢

Artinya: "Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad)" tentang haid. Katakanlah, 'itu adalah sesuatu yang kotor'. Karena itu jauhilah istri pada waktu haid dan jangan kamu dekati mereka sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang tobat dan menyukai orang yang menyucikan diri". (QS Al Baqarah ayat 222)

2. Melakukan hubungan intim di siang hari bulan Ramadan
Hal ini disebutkan dalam sebuah hadis riwayat Bukhari yang berbunyi:

أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: أَتَى رَجُلٌ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: هَلَكْتُ، وَقَعْتُ عَلَى أَهْلِي فِي رَمَضَانَ، قَالَ: أَعْتِقْ رَقَبَةً قَالَ: لَيْسَ لِي، قَالَ: فَصُمْ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ قَالَ: لاَ أَسْتَطِيعُ، قَالَ: فَأَطْعِمْ سِتِّينَ مِسْكِينًا

Artinya: "Abu Hurairah meriwayatkan, ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah saw. lantas berkata, 'celakalah aku! Aku mencampuri istriku di siang hari bulan Ramadan. Beliau bersabda, 'merdekakanlah seorang hamba sahaya perempuan'". Dijawab oleh laki-laki itu, 'Aku tidak mampu'. Beliau kembali bersabda, 'berpuasalah selama dua hari berturut-turut'. Kemudian laki-laki tersebut kembali menjawab, 'aku tidak mampu'. Beliau kembali bersabda, 'berikanlah makanan kepada enam puluh orang miskin'. (HR Bukhari)

3. Melakukan penetrasi melalui dubur
Dubur atau anus merupakan tempat keluarnya kotoran sehingga melakukan penetrasi sangat dilarang oleh Allah Swt. dan merupakan dosa besar. Hal ini tertulis dalam hadis riwayat At-Tirmidzi berikut:

"Jangan menggauli wanita pada bokong (dubur)nya. Sesungguhnya Allah tidak malu pada kebenaran."(HR. at-Tarmidzi)

Lalu, secara medis melakukan penetrasi melalui dubur berbahaya bagi pria. Karena, penis yang posisinya menyimpang tidak dapat menarik semua sperma.

DOA KETIKA SEBELUM BERSETUBUH