Perisai Mukmin Sejati: shalawat Perisai Mukmin Sejati: shalawat

RUH ORANG TUA MENUNGGU KIRIMAN DOA ANAK

Setelah meninggal dunia, orang tua kita tidak hilang begitu saja. Mereka menunggu kiriman doa, bacaan Al-Fatihah, dan sedekah dari anak-anaknya.

SHALAWAT SULTHON MAHMUD AL-GHOZNAWI

Sekali Baca = 300.000 Shalawat! Shalawat Sulthon Mahmud Al-Ghoznawi | Dahsyatnya Keutamaan!

THORIQOH SAMMANIYAH ABAH GURU SEKUMPUL

Dzikir Paling LANGKA Dalam 100 Tahun | Hanya Diberikan Kepada 1 Orang

DOA ABU DZAR AL-GHIFARI

Doa Abu Dzar Al-Ghifari yang Dikenal Para Malaikat di Langit-Menyentuh Hati

DZIKIR PEMBUKA SESUATU YANG TERTUTUP

awamkanlah membaca sebuah kalimat dibawah ini sebanyak 10 kali pada Pagi (subuh) dan Sore (ashar).

KEUTAMAAN DAN BERKAH MANDI DI WAKTU FAJAR

keistimewaan mandi fajar yaitu mandi pada pagi hari sebelum adzan subuh yang sebagian orang tidak mengetahuinya.

HAJAT TERKABUL DENGAN ISTIQOMAH SHALAT TASBIH

Memohon hajat yang sulit agar terkabul dengan barokah melaksanakan shalat tasbih

Tampilkan postingan dengan label shalawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shalawat. Tampilkan semua postingan

06 April 2026

Ijazah Shalawat Rezeki KH Abdullah Faqih

KH. Abdullah Faqih adalah ulama yang kharismatik sekaligus pengasuh generasi keenam Pon. Pes. Langitan. Beliau merupakan kiai yang sederhana dengan sifat tawadu yang luar biasa.

Selain itu beliau juga mempunyai kiprah yang berpengaruh bagi NU, hal ini terbukti karena seringnya beliau dijadikan rujukan oleh kaum nahdliyin. Bahkan KH. Abdullah Faqih atau yang biasa disebut Mbah Yai Faqih itu menjadi sumber rujukan Bapak Presiden keempat, yaitu KH. Abdurrahman Wahid mengenai permasalahan negara. Oleh karena itu, di bawah ini akan diungkapkan secara singkat biografi beliau.

Ijazah Shalawat Rezeki KH Abdullah Faqih Langitan
Masa Kecil

KH. Abdullah Faqih dilahirkan di Mandungan, Widang, Tuban, Jawa Timur. Beliau merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, dari pasangan Kiai Rofi’i dan Nyai Khodijah.

Mengenai tanggal kelahiran beliau, masih terdapat perbedaan pendapat. Namun pendapat yang dipilih sebagaimana tertulis dalam KTP beliau. Yaitu tepat tanggal 2 Mei 1932 M. Atau 1 Muharram 1351 H. Pada hari Sabtu.

Pada saat umur 7 tahun, beliau ditinggal sang ayahanda. Semenjak Ayahanda wafat, ibu beliau dinikahi KH. Abdul Hadi Zahid (pengasuh Ponpes. Langitan, generasi k-4). Dan semenjak itulah, kehidupan beliau diarahkan oleh KH. Abdul Hadi, dari mondok hingga berkeluarga.

Rihlah Ilmiah

Setelah belajar pada KH. Abdul Hadi zahid. KH. Abdullah Faqih muda meneruskan rihlah ilmiahnya ke beberapa pesantren. Salah satunya adalah pondok pesantren asuhan KH. Ma’shum yang berada di Lasem. Pondok pesantren asuhan KH. Abu Fadhol Senori dan Pondok pesantren KH. Dalhar Watucongol, serta beberapa pesantren lain.

Perjalanan rihlah ilmiah beliau itu ditempuh dengan waktu yang relatif singkat, yaitu hanya empat tahun, sebagaimana pengakuan beliau sendiri pada suatu kesempatan.

“Di Lasem –mondok dua setengah tahun. Di Senori enam bulan. Setelah itu satu bulan pindah ke pesantren lain. Total semuanya tidak lebih dari empat tahun” Kata beliau.

Berkeluarga dan Mengasuh Pesantren

Selama mondok di Lasem, KH. Ma’shum memiliki perhatian lebih kepada KH. Abdullah Faqih Muda. Puncaknya, beliau dinikahkan dengan Nyai Hunainah binti Kiai Bisri, putri persusuan (radha) sekaligus keponakan KH. Maksum. Hasil dari pernikahan ini, beliau dikarunia 12 orang anak.

Setelah kembali ke Langitan dengan memboyong keluarga, beliau langsung ikut mengabdi ke pesantren. Pada saat KH. Abdul Hadi Zahid wafat karena usia lanjut, beliau ditetapkan sebagai pengasuh pesantren didampingi KH. Ahmad Marzuqi yang juga merupakan pamannya.

Pada saat mengasuh pesantren, beliau dikenal sebagai kiai yang disiplin. Rajin terus ke kamar-kamar untuk mengajak belajar, musyawarah, dan shalat malam. Begitu pula dalam ketertiban suasana, beliau cinta kebersihan sehingga kondisi pondok yang tidak bersih akan mendapat perhatian serius dari Beliau.

Selain itu, Pada masa mengasuh pesantren, banyak ide dan gagasan beliau yang disalurkan dan masih ada hingga saat ini. Sebagaimana yang terjadi dalam model kepengurusan pondok, dimana beliau merumuskan empat pilar kepengurusan pesantren, yaitu: Majelis Idarah, Majelis An Nuwwab, Majelis Tahkim, dan Majelis Amn.

Wafat

Tepat pada hari Rabu, 29 Februari 2012 M. Usai shalat maghrib sekitar pukul 18.30 WIB, beliau dipanggil ke hadiratnya.

Bumi pun berduka karena ditinggal ulama yang penuh kharisma. Kabar meninggalnya beliau langsung tersebar melalui pesan antar mulut, sms, dan dunia maya. Beliau dimakamkan pada pukul 12.30 Wib. Hari Kamis, 1 Maret 2012 M. Diantara pusara para pendahulu pengasuh pesantren Langitan.

Kisah Nyata Shalawat Pembuka Rezeki dan Ijazah Pelunas Hutang KH Abdullah Faqih Langitan

Pernahkah Anda berada di titik di mana hidup terasa buntu, usaha bangkrut, dan hutang menumpuk tanpa jalan keluar? Dalam kondisi penuh tekanan, seringkali kita bingung harus berbuat apa. Namun, bagi para pecinta shalawat, pertolongan Allah SWT selalu dekat melalui wasilah amalan para ulama. Salah satu kisah yang paling menggetarkan hati datang dari KH Rifki Agus Maksum (Mlangi, Yogyakarta) yang mendapatkan Ijazah Shalawat Pembuka Rezeki langsung dari gurunya, ulama kharismatik asal Tuban, Almaghfurlah Syaikhina KH Abdullah Faqih Langitan.

Hanya dengan mengamalkan dua kalimat shalawat sederhana secara istiqomah yaitu: "Shallallaahu alaa Muhammad, Shallallaahu alaika Yaa Muhammad", keajaiban datang dalam waktu kurang dari 30 hari beliau mengamalkannya. Tidak hanya hutang ratusan juta yang lunas seketika, namun keberkahan amalan ini juga mengantarkan beliau hingga ke tanah suci. Simak selengkapnya kisah inspiratif dan bacaan shalawat pelunas hutang yang terbukti membawa rahmat dalam video diatas.

06 November 2025

Ijazah Dzikir Untuk Membuka Sesuatu Yang Tertutup

Ijazah Dzikir Untuk Membuka Sesuatu Yang Tertutup

Assalamu'alaikum Wr, Wb

Sahabat, dalam kehidupan ini kita semua tidak akan pernah terlepas dari berbagai masalah dan problem dalam kehidupan. Apabila semua jalan telah buntu dan pintu-pintu telah tertutup, apabila pikiran seakan terhenti dan tak ada solusi lagi.Maka hendaknya kita kembali dan mengingat kepada Sang Pemegang kunci penyelesaian. Yang menamakan diri-Nya Al-Fattah (Sang Pembuka) dan Khoirul Fatihin (sebaik-baik pembuka) Yakni ALLAH SWT.

مَا يَفْتَحِ اللَّهُ لِلنَّاسِ مِن رَّحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا

“Apa saja di antara rahmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia, maka tidak ada yang dapat menahannya.”(QS.Fathir: 2)


قُلْ يَجْمَعُ بَيْنَنَا رَبُّنَا ثُمَّ يَفْتَحُ بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَهُوَ الْفَتَّاحُ الْعَلِيمُ

Katakanlah, “Tuhan kita akan Mengumpulkan kita semua, kemudian Dia Memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dia Yang Maha Pemberi keputusan, Maha Mengetahui”(QS.Saba’: 26)


رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَأَنتَ خَيْرُ الْفَاتِحِينَ

“Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah pemberi keputusan terbaik.”(QS.al-A’raf: 89)


Walaupun Khoirul Fatihin memiliki arti lain selain pembuka seperti pemisah ataupun pemberi keputusan “Engkaulah pemberi keputusan terbaik Engkaulah pemberi keputusan terbaik”, namun kalimat Fattah dan Khoriul Fatihin menunjukkan hanya ditangan Allahlah kunci segala penyelesaian masalah kita. Apabila kunci kebaikan itu telah dibuka oleh Yang Maha Mampu maka tidak ada siapapun yang bisa mencegah dan menutupnya. Sementara ditangan Allah tidak ada problem yang besar atau kecil, sulit atau mudah, dihadapan-Nya segala sesuatu adalah kecil dan mudah. Allah SWT berfirman:

قَالَ رَبُّكَ هُوَ عَلَيَّ هَيِّنٌ

“Tuhan-mu Berfirman, “Hal itu mudah bagi-Ku.”(QS.Maryam:9)


Al-Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf memberikan ijazah suatu Doa untuk bisa kita amalkan dimana beliau mengatakan:

  • Bagi mereka yang sulit dalam rizki-Nya.
  • Sulit dalam mendapatkan jodoh.
  • Sulit mendapatkan pekerjaan atau yang lainnya.

Maka, Dawamkanlah membaca sebuah kalimat dibawah ini sebanyak 10 kali pada Pagi (subuh) dan Sore (ashar).

يَا رَبِّ صَلِّ عَلٰی مُحَمَّدْ، وَافْتَحْ مِنَ الْخَيْرِ کُلَّ مُغْلَقْ

YAA ROBBI SHOLLI ALAA MUHAMMAD, WAFTAH MINAL KHOIRI KULLA MUGHLAQ

“Ya Robbi, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad (SAW), Bukalah segala kebaikan yang terkunci”


Oleh karena itu, mari kita serahkan semua masalah kita kepada Sang Pemegang kunciNya, dan yakinlah ALLAH akan membukakan berkah dan kebaikan kepada hamba-hambaNya dengan wasilah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.

12 Juni 2025

Sultan Mahmud Ghoznawi Sultan Pertama di Dunia

 SULTAN MAHMUD GHOZNAWI SULTAN PERTAMA  DI DUNIA

Penguasa pertama dalam sejarah dunia yang mengenakan gelar sultan secara resmi adalah Sultan Mahmud Ghaznawi, pendiri Dinasti Ghaznawiyah.”

Sultan Mahmud Al-Ghoznawi Sultan Pertama di Dunia
Sultan
adalah gelar kebangsawanan dengan beberapa makna sejarah. Awalnya, itu adalah kata benda abstrak bahasa Arab yang berarti ‘kekuatan’, ‘kekuasaan’, ‘pemerintahan’, atau ‘kediktatoran’, berasal dari kata dasar (masdar) ‘sultoh’ ( سلطة), yang berarti ‘kekuasaan’ atau ‘kekuatan’. Kemudian, sultan digunakan sebagai gelar penguasa tertentu yang mengklaim kedaulatan penuh secara praktis, tanpa mengklaim kekhalifahan secara keseluruhan, atau untuk merujuk pada seorang gubernur yang kuat dari sebuah provinsi di dalam kekhalifahan. Dinasti dan wilayah yang diperintah oleh sultan disebut sebagai kesultanan. Bentuk feminim sultan yang digunakan oleh orang Barat adalah ‘sultana’ atau ‘sultanah’; dalam beberapa referensi sultana bisa juga mengacu kepada istri seorang sultan, atau seorang sultan perempuan.

Dunia Islam mengenal nama-nama raja besar ternama yang memakai gelar sultan, misalnya saja Sultan al-Muzhafar Saifuddin Qutuz dari Dinasti Mamluk, Sultan Suleiman Agung dari Dinasti Ustmani (Ottoman), Sultan Salahuddin Ayyubi dari Dinasti Ayyubi, dan Sultan Malik Syah dari Dinasti Seljuk. Sementara itu, di Indonesia sendiri, meskipun sekarang sudah masuk ke dalam sistem kenegaraan Republik, beberapa wilayah masih menggunakan gelar kesultanan yang merupakan warisan monarki dari masa sebelum kemerdekaan, misalnya saja Kesultanan Yogyakarta dan Kesultanan Cirebon. Namun, sebenarnya siapakah Sultan pertama di dalam dunia Islam..?

Di dalam buku karya Riad Aziz Kassis yang berjudul The Book of Proverbs and Arabic Proverbial Works, dikatakan bahwa Khalifah Abu Ja’far Abdallah ibn Muhammad al-Mansur (714-775 M), atau biasa disebut Khalifah al-Mansur, khalifah ke-2 Dinasti Abbasiyah, memiliki gelar lain sebagai “Sultan Allah”. Makna sultan di masa itu adalah “bayangan Allah di muka bumi”. Meskipun demikian itu bukan titel resmi, secara resmi al-Mansur adalah seorang khalifah.
 
Penguasa pertama dalam sejarah dunia yang mengenakan gelar sultan secara resmi adalah Sultan Mahmud Ghaznawi, pendiri Dinasti Ghaznawiyah. Gelar tersebut disematkan kepadanya dengan makna bahwa dia merupakan seorang Khalifah Muslim, pemimpin tertinggi dalam otoritas keagamaan, dan pemimpin politik dari sebuah wilayah kekuasaan yang sangat luas, yang mana mencakup Iran, Turkmenistan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, Afghanistan, Pakistan, dan India utara pada hari ini.

Pada tahun 971 M, Yamin ad-Dawlah Abdul-Qasim Mahmud bin Sabuktegin, atau lebih dikenal sebagai Mahmud Ghaznawi, lahir di kota Ghazna, sekarang di Afghanistan tenggara. Ayahnya, Abu Mansur Sabuktegin, adalah orang Turki, mantan prajurit Mamluk dari Ghazni.

Kata “Mamluk” berasal dari bahasa Arab yang berarti “seseorang yang dimiliki”, maknanya setara dengan kepemilikan terhadap barang tertentu, atau bila disederhanakan, Mamluk artinya adalah “budak”. Meskipun Mamluk secara faktanya memang budak, namun penting untuk diketahui bahwa gambaran tentang sosok Mamluk jauh dari gambaran umum tentang budak

Mamluk adalah prajurit elit yang tadinya merupakan tawanan perang, kemudian dipekerjakan untuk mengabdi secara militer kepada seorang khalifah. Pemanfaatan orang-orang Mamluk sebagai komponen utama tentara Muslim, yang nantinya akan menjadi ciri khas peradaban Islam, pertama kalinya terjadi pada awal abad ke-9. Praktek ini dimulai di Baghdad oleh khalifah Abbasiyah pada waktu itu, al-Muʿtaṣim (833–842). Segera setelahnya praktek ini menjadi menyebar ke seluruh dunia Muslim.

Masa Kecil Mahmud Ghaznawi
Ketika Dinasti Samaniyah (819–999), yang berbasis di Bukhara (sekarang di Uzbekistan) mulai runtuh, Sabuktegin mengambil alih kekuasaan di kampung halamannya di Ghazni pada tahun 977. Dia kemudian melanjutkan penaklukkan terhadap kota-kota besar Afghanistan lainnya, di antaranya Kandahar. Kerajaan yang dibangunnya membentuk inti dari kekuasaan Dinasti Ghaznawiyah yang akan datang, dan dia dinobatkan sebagai pendiri tonggak awal dinasti. Ibu Mahmud kemungkinan adalah istri muda Sabuktegin yang tadinya merupakan seorang budak, namun siapa namanya tidak diketahui.

Tidak banyak yang diketahui tentang masa kecil Mahmud. Informasi yang diketahui hanya bahwa dia memiliki dua adik laki-laki. Adiknya yang pertama bernama Ismail, dia merupakan anak dari istri pertama Sabuktegin. Namun, faktanya Ibunda Ismail adalah seorang wanita berdarah bangsawan yang terlahir sebagai manusia merdeka. Persoalan keturunan ini nantinya akan menjadi kunci dari proses suksesi yang terjadi ketika Sabuktegin meninggal selama kampanye militer pada tahun 997.

Di pembaringan, Sabuktegin menyerahkan tahta kekuasaan kepada Ismail. Mahmud, waktu itu berusia 27 tahun, yang merupakan anak pertama, dan secara militer dan diplomatik sebenarnya lebih unggul, dilewati oleh adiknya tirinya sendiri. Besar kemungkinan alasan Sabuktegin memilih Ismail adalah karena dia adalah satu-satunya anak yang lahir dari keturunan bangsawan dari pihak Ibunya. Tidak seperti Mahmud dan adik ketiganya yang baik ayah maupun ibunya berasal dari kalangan budak.


Ketika Ismail diangkat menjadi raja baru, Mahmud Ghaznawi sedang ditempatkan di Nishapur (sekarang di Iran). Mendengar adiknya naik tahta, dia segera melakukan perjalanan ke timur, menentang pengangkatan Ismail. Maka terjadilah perang, Mahmud dapat mengalahkan Ismail, adiknya sendiri, pada tahun 998. Mahmud kemudian mengambil alih Ghazhni, mengangkat dirinya sendiri menjadi raja, dan menempatkan adik laki-lakinya menjadi tahanan rumah selama sisa hidupnya. Setelah naik tahta Mahmud akan terus memerintah sampai kematiannya pada tahun 1030.

Setelah menjadi sultan, Mahmud memperluas wilayah kekuasaan Dinasti Ghaznawiyah ke wilayah-wilayah yang dulunya merupakan daerah kekuasaan kerajaan kuno, yaitu Kerajaan Kushan. Dalam kampanyenya, dia menggunakan teknik dan taktik militer khas Asia Tengah, yang terutama mengandalkan kavaleri berkuda yang sangat mudah berpindah-pindah, yang dipersenjatai dengan busur pendek (compound bows).

Invasi ke India
Pada tahun 1001, Mahmud mengalihkan perhatiannya ke tanah subur Punjab (sekarang di India), yang terletak di tenggara kesultanannya. Wilayah yang menjadi targetnya adalah wilayah kekuasaan milik raja-raja Hindu Rajput yang terkenal ganas namun mereka tidak bersatu dan terpecah-pecah, mereka menolak untuk bekerja sama untuk membentuk pertahanan yang solid atas ancaman kerjaan Muslim yang akan masuk melalui Afghanistan. Selain itu, orang-orang Rajput menggunakan kombinasi infantri dan kavaleri, sebuah bentuk formasi yang tangguh tetapi lebih lambat dari pasukan berkuda Ghaznawiyah.

Juga dilaporkan, mereka terlalu mengandalkan gajah, sementara itu, pasukan Mahmud sudah lebih modern, mereka memiliki sistem organisasi, disiplin, dan ikatan yang lebih baik.

Selama tiga dekade berikutnya, Sultan Mahmud melakukan lebih dari selusin serangan militer ke kerajaan-kerajaan Hindu dan Ismailiyah di utara. Sebelum kematiannya, kesultanannya membentang sampai ke pantai Samudra Hindia di Gujarat selatan.

Mahmud menunjuk raja-raja lokal untuk menjadi bawahan yang memerintah atas namanya di banyak daerah yang telah ditaklukkan. Selain itu dia juga membuka hubungan baik dengan masyarakat non-Muslim. Dia menyambut para prajurit dan perwira Hindu dan Ismailiyah yang ingin bergabung ke dalam pasukannya. Namun, karena ekspansi dan peperangan yang terus-menerus, pada tahun-tahun terakhir masa pemerintahannya, kondisi keuangan Dinasti Ghaznawiyah mulai sulit. Akibatnya Mahmud memerintahkan pasukannya untuk menyerang kuil-kuil Hindu dan menjarah sejumlah besar emas.

Pada tahun 1026, Sultan Mahmud yang sudah berusia 55 tahun berangkat untuk menyerang negara bagian Kathiawar, yang berada di pantai barat India (Laut Arab). Pasukannya melaju ke ujung selatan Somnath, yang terkenal dengan kuil yang indah Dewa Siwa.

Meskipun pasukan Mahmud berhasil menduduki Somnath, dan menjarah dan menghancurkan kuil, namun berita buruk datang dari Afghanistan. Sejumlah suku Turki telah bangkit untuk menantang pemerintahan Ghaznawiyah, termasuk di antaranya orang-orang Turki Seljuk, yang telah merebut Merv (Turkmenistan) dan Nishapur (Iran). Pada saat Mahmud meninggal pada 30 April 1030, para pemberontak ini sudah mulai menggerogoti perbatasan-perbatasan wilayah kekuasaan Kesultanan Ghaznawiyah. Sultan Mahmud meninggal pada usia 59 tahun.

Warisan Sultan Mahmud
Sultan Mahmud menghabiskan sebagian besar hidupnya berjuang melawan orang-orang yang dia anggap “kafir” yaitu Hindu, Jain, Buddha, dan kelompok minoritas Muslim seperti Syiah Ismailiyah. Kenyataannya, kaum Ismailiyah tampaknya telah menjadi sasaran khusus dari kemarahannya, karena Mahmud (dan penguasa di atasnya, yang sebenarnya hanya sebatas formalitas, yakni Kekhalifahan Abbasiyah) menganggap mereka adalah pelaku bid’ah.

Meskipun demikian, Mahmud Ghaznawi tampaknya lebih toleran terhadap orang-orang non-Muslim selama mereka tidak menentangnya secara militer. Toleransi warisan Mahmud relatif akan terus berlanjut ke kerajaan Muslim berikutnya di India: Kesultanan Delhi (1206-1526) dan Kekaisaran Mughal (1526-1857).

Dalam hal keilmuan, Sultan Mahmud dikenal menyukai buku dan menghormati orang-orang terpelajar. Di jantung kekuasaanya, Ghazni, dia membangun perpustakaan untuk menyaingi istana kekhalifahan Abbasiyyah di Baghdad (sekarang di Irak). Mahmud juga mensponsori pembangunan universitas, istana, dan masjid agung, menjadikan ibukotanya sebagai permata di Asia Tengah.

Rakyatnya mengenal Mahmud sebagai seorang yang saleh dan sangat suka belajar. Pada masa Mahmud berkuasalah wilayah Persia dilaporkan mengalami kemajuan pesat. Salah satu indikasinya adalah dengan diterbitkannya buku yang berjudul Shahnameh (Kitab para Raja) karya penyair Persia, Abul-Qasim Firdausi Tusi (940–1020)

Mahmud meninggalkan berbagai warisan. Dinastinya akan bertahan sampai tahun 1187, meskipun sudah mulai runtuh dari barat ke timur bahkan sebelum kematiannya. Pada tahun 1151, Sultan Ghaznawiyah penerus Mahmud, Bahram Shah, kehilangan Ghazni, dan melarikan diri ke Lahore (sekarang di Pakistan).

SULTAN YANG GEMAR MEMPERBANYAK SHALAWAT

Sultan Mahmud al-Ghoznawi sepanjang hidupnya raja selalu menyibukkan dirinya dengan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad Saw.

Setiap selesai sholat subuh, sang raja membaca shalawat sebanyak  300.000 kali. Begitu asyiknya raja membaca shalawat sebanyak itu, seolah-olah beliau lupa akan tugasnya sebagai seorang raja, yang dipundaknya tertumpu berbagai tugas negara dan berbagai macam harapan rakyatnya yang bergantung kepadanya. Sehingga kalau pagi tiba, sudah banyak rakyatnya yang berkumpul di istana menunggu sang raja, untuk mengadukan persoalannya.

Namun sang raja yang ditunggu-tunggu tidak kunjung hadir. Sebab sang raja tidak akan keluar dari kamarnya, walau hari telah siang, jika belum menyelesaikan wirid shalawatnya. Setelah kejadian ini berlangsung agak lama, pada suatu malam beliau bermimpi bertemu dengan Rosululloh SAW.

Didalam mimpinya, Rasulullaah Saw bertanya, “Mengapa kamu berlama-lama di dalam kamar.? Sedangkan rakyatmu selalu menunggu kehadiranmu untuk mengadukan berbagai persoalan mereka,”

Raja menjawab, “Saya duduk berlama-lama begitu, tak lain karena saya membaca shalawat kepadamu sebanyak tiga ratus ribu kali, dan saya berjanji tidak akan keluar kamar sebelum bacaan sholawat saya selesai,”

Rasulullaah SAW lalu berkata, “Kalau begitu kasihan orang-orang yang punya keperluan dan orang-orang lemah yang memerlukan perhatianmu. Sekarang aku akan ajarkan kepadamu sholawat yang apabila kamu baca sekali saja, maka nilai pahalanya sama dengan bacaan 100.000 kali shalawat. Jadi kalau kamu baca tiga kali, pahalanya sama dengan tiga ratus ribu kali shalawat yang kamu baca,”

Rosululloh SAW lalu membacakan lafazh shalawat yang kemudian dikenal dengan nama shalawat Sultan.

Akhirnya, raja Mahmud lalu mengikuti anjuran Rasulullaah SAW tersebut, yaitu membaca shalawat tadi sebanyak tiga kali. Dengan cara demikian, sholawat dapat beliau baca dan urusan negara dapat dijalankan dengan sempurna. Setelah beberapa waktu mengamalkan sholawat itu, raja kembali bermimpi bertemu Rosululloh Saw.

Kemudian Rasulullaah Saw bertanya kepadanya, “Apa yang kamu lakukan, sehingga malaikat kewalahan menuliskan pahala amalmu?”

Raja menjawab, “Saya tidak mengamalkan sesuatu, kecuali mengamalkan sholawat yang anda ajarkan kepada saya itu.”

Perisai Mukmin Youtube Channel

30 September 2023

Asma Shalawat Syafi'il Anam

Sholawat ini merupakan ijazah  langsung dari Kyai Ahmad Abdul Haq (Mbah Mad) Watucongol, Muntilan, Magelang yang memiliki fungsi khusus  sesuai dawuh beliau yakni dalam bidang kerezekian. 

ASMA SHOLAWAT SYAFI'IL ANAM

"Bismillaahirrahmaanirrahiim"

-Astaghfirulloohal'azhiim 70x
-Ilaa hadhrotin-nabiyyil musthofaa Muhammadin Saw (al-faatihah 1x)
-Ilaa hadhroti syafaa'ati rosuulillaahi Saw Kun 'alayya (al-faatihah 1x)
- Ilaa hadhrotin Sayyidina ali bin abi thalib, karromallah wajhah (al-faatihah 1x)
-Ilaa hadhroti syekh abdul qadir al jailani, syekh ahmad rifa’i, syekh ahmad al badawi, Syekh Abdussalam Bin Basyis/Masyis, syekh Ibrahim ad dusuqi, syekh abi hasan as syadzili radiyallahu anhum (al-faatihah 1x)
-Ilaa hadhroti Sayyidi syekh abul hasan bin ali bin Abdul Jabbar Asy Syadzili bikaromatihi (al-faatihah 1x)
-Ilaa hadhroti sayyidi syekh raden syahid sunan kalijaga,  wa ila sunan Bonang wa ila sunan ampel bikaromatihim (al-faatihah 1x)
- Ilaa hadhroti Syekh Nahrowi Dalhar (Mbah Dalhar Watucongol) wa KH. Ahmad Abdul Haq (Mbah Mad Watucongol)....( al-faatihah 1x)
-Ilaa hadhroti liman ajazani Ki Kudung Wana Derma wa Masyayikh Majelis Macul Langit 313 (al-faatihah 1x).

Baca Asma Sholawat Syafi'il Anam 

لَا اِلَهَ اِلَّا اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْقَهَّارُ، مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَادِقُ الْوَعْدِ الجَبَّار، اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ شَافِعِ الْاَنَامِ وَاَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم عَلَى الدَّوَامِ. ١١١ مرة

Laa Ilaaha Illallah Al Malikul Haqqul Qohhaar, Muhammadurrosulullohi Shoodiqul wa'dil Jabbar, Allohumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammadin Syaafi'il Anaam, wa Alihi wa Sohbihi Wasallim 'Alad Dawam. 

Keterangan:
Sholawat ini merupakan ijazah  langsung dari Kyai Ahmad Abdul Haq (Mbah Mad) Watucongol, Muntilan, Magelang yang memiliki fungsi khusus  sesuai dawuh beliau yakni dalam bidang kerezekian. 

Tata caranya dibaca sebelum masuk waktu subuh sebanyak 111x 

Diantara Fadhilah lainnya untuk mengatasi Anak Bayi Rewel tiba-tiba, bacalah Shighot Sholawat ini :

Allohumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammadin Syafi'il wa Alihi wa sohbihi wasallim 'Ala Dawam.

Saya Ijazahkan kepada sedulur semua, semoga bermanfaat. Silahkan Share kepada siapapun yang membutuhkan. 

Al-Mujiz Kang Idris Dasuqi / Ki Kudung Wana Derma

Asma Shalawat Syafi'il Anam

17 September 2023

Buku Shalawat Laduniyyah

 BUKU SHALAWAT LADUNIYYAH

A. THORIQOH WIRID SHOLAWAT LADUNIYYAH WAL KHIDIRIYAH DAN IJAZAH TAWASUL SANAD KEILMUAN LENGKAP DAN SHOLAWAT LADUNIYYAH KUBRO

Thoriqoh Wirid Shalawat Laduniyyah wal Khidiriyah adalah suatu amalan/jalan seorang santri untuk mendapatkan Ilmu. Dan perlu dipahami bahwa Thoriqoh ini hanyalah thoriqoh hikmah wirid saja.

Ada beberapa tahapan dan materi ijazah yang akan diberikan dalam thoriqoh ini :

1. Tata Cara Masuk Anggota
2. Tata Cara Suluk Sholawat Laduniyyah wal Khidiriyah
3. Rahasia/cara Meraih Keberhasilan dengan Wasilah Sholawat Laduni/Khidiriyah
4. Janji Setia Seorang Salik Thoriqoh Sholawat
5. Cara Mendapat Hidayah Kun Fayakun
6. Amalan Thoriqoh Wirid Sholawat Laduni/Khidiriyah
7. Khasiat dan Tata Cara untuk Hajat Khusus
8. Air Rajah Sholawat Laduniyyah wal Khidiriyah
9. Tirakat Jalbu Rezeki
10. Dzikir Nafas Sholawat Laduniyyah wal Khidiriyah
 

B. SHOLAWAT LADUNIYYAH WAL KHIDIRIYAH KUBRO
Sholawat Laduniyyah wal Khidiriyah Kubro merupakan lanjutan keilmuan lengkap sholawat Khidiriyah yang pernah saya ijazahkan kepada sedulur secara umum di grup Asror Dzikir Dan Sholawat 313.

Dan akan dikumpulkan Utama Para Anggota Thoriqoh Wirid Sholawat Laduniyah wal Khidiriyah ketika ada hajat khusus. Beberapa Kasiat Sholawat Laduniyyah Kubro :

Kunci Mendapat Ilmu Laduni : Pengamal sholawat ini akan diberikan ilmu Laduni umum/khusus.

Kunci Ilmu Kekayaan : Seseorang yang memiliki senjata Shalawat Laduny Kubro maka hidupnya akan terjamin. Artinya ia akan hidup dalam kondisi kaya harta dan kaya ilmu. Hal ini telah dibuktikan oleh banyak ulama besar dari kalangan Habib hingga kalangan wali-wali Allah Swt. Yang mana mereka berhasil membangun banyak pesantren hingga bisnis ke negara asing dan akan menjadi orang yang suka memberi bukan malah meminta. Kenapa demikian? Sebab dengan wasilah Shalawat ini anda akan menjadi orang kaya bagaikan gelas kecil yang di isi air satu bara. Artinya kelebihan harta.

Kunci Ilmu Khodam : Shalawat ini energinya akan merajai alam samawat atau langit dan alam ardh atau bumi sehingga si pengamal Shalawat ini akan memiliki khodam. Dan Anda bisa menjelajah melalui panggilan kunci-kunci yang nanti saya buka.

Kunci Ilmu Mahbbah : Nama lain shalawat ini adalah shalawat rahmat yang artinya shalawat cinta atau kasih sayang jadi jangan heran apabila orang yang istiqomah mengamalkan shalawat ini pasti banyak yang mencintainya.

Kunci Ilmu: Seberat apapun penyakit yang diderita oleh seseorang, dengan wasilah Pengobatan Shalawat ini anda akan bisa mengobatinya tanpa media apapun.
- Kunci Ilmu Uang Bibit
- Kunci Ilmu Pengisian Kebal
- Kunci Ilmu Pengisian Benda Bertuah
- Kunci Ilmu mengeluarkan Pusaka
- Kunci Ilmu Mendapatkan Uang dalam Waktu Cepat
- Kunci Ilmu Menyerap Kekuatan orang lain
- Kunci Ilmu Multifungsi.

C. ILMU TENAGA DALAM SHOLAWAT LADUNIYYAH WAL KHIDIRIYAH
Keilmuan yang jarang dimiliki oleh ahli hikmah aliran sholawat, metode aktivasi melalui olah nafas dan wirid. disertai juga dengan Rajah Sholawat.

D. RUQYAH HIKMAH SHOLAWAT PEMBERSIHAN DARI DARI JIN DAN SILUMAN
Ilmu khusus untuk membersihkan diri dari gangguan jin/siluman dengan Metode Ruqyah Hikmah Sholawat.

E. SHOLAWAT NUR 9 KENABIAN
Sejarah Terciptanya Sholawat Nur 9 Kenabian Sayidah Aminah berkata, “Ketika aku mengandung “Kekasihku” Muhammad Shallallaahu 'Alaihi Wasallam, di awal masa kehamilanku, yaitu bulan Rajab. Suatu malam, ketika aku dalam kenikmatan tidur, tiba-tiba masuk seorang laki-laki yang sangat elok parasnya, wangi aromanya, dan tampak sekali pancaran cahayanya.

Dia berkata, “Marhaban bika Ya Muhammad (Selamat datang untukmu Wahai Muhammad)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?” Ia menjawab “Aku Adam, ayah sekalian manusia” “Apa yang engkau inginkan?” “Aku ingin membawa kabar gembira. Bahagialah engkau wahai Aminah, engkau sedang mengandung Pemimpin Manusia. ”

Pada bulan kedua datang seorang laki-laki, seraya berkata, “Assalamu’alaika Ya Rasulallah (Salam untukmu wahai utusan Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?” Ia menjawab, “Aku Syits” “Apa yang engkau inginkan” “Aku ingin menggembirakanmu, bergembiralah wahai Aminah, engkau sedang mengandung Pemilik Ta’wil dan Hadits.”

Pada bulan ketiga datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Nabiyallah (Salam untukmu wahai Nabi Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?” Ia menjawab, “Aku Idris” “Apa yang engkau inginkan” “Gembiralah engkau Ya Aminah, engkau sedang mengandung Nabi Pemimpin.”

Pada bulan keempat datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Habiballah (Salam untukmu wahai Kekasih Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?”

Ia menjawab, “Aku Nuh” “Apa yang engkau inginkan” “Bahagialah wahai Aminah, engkau sedang mengandung “Pemilik Pertolongan dan Kemenangan.”

Pada bulan kelima datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya shafwatallah (Salam untukmu wahai Sahabat Karib Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?” Ia menjawab, “Aku Hud” “Apa yang engkau inginkan” “Bergembiralah wahai ibu Aminah, engkau sedang mengandung “Pemilik Syafaat di Hari persaksian/ Hari kiamat”.

Pada bulan keenam datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Rohmatallah (Salam untukmu wahai kasih sayang Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?” Ia menjawab, “Aku Ibrohim Al Kholil” “Apa yang engkau inginkan” “Bahagialah engkau Ya Aminah, engkau sedang mengandung “Nabi yang Agung.”

Pada bulan ketujuh datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya manikhtaarohullah” (Salam untukmu wahai orang yang telah dipilih Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?” Ia menjawab, “Aku Isma’il Adz-Dzabih (Yang disembelih)” “Apa yang engkau inginkan” “Gembiralah Ya Aminah, engkau sedang mengandung Nabi yang Elok.”

Pada bulan kedelapan datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Khirotallah” (Salam untukmu wahai pilihan Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?” Ia menjawab, “Aku Musa putra Imran” “Apa yang engkau inginkan”
“Kabar gembira Ya Aminah, engkau sedang mengandung “Orang yang akan diturunkan padanya Al-Qur’an.”

Pada bulan kesembilan, yakni bulan Robi’ul Awwal, datang seorang laki-laki yang berkata, “Assalamu’alaika ya Rosulallah” (Salam untukmu wahai utusan Allah)”. Aku bertanya, “Siapa engkau?” Ia menjawab, “Aku Isa Putra Maryam” “Apa yang engkau inginkan” “Gembiralah engkau Ya Aminah, engkau sedang mengandung Nabi yang dimuliakan dan Rasul yang diagungkan).”


F. IJAZAH ILMU-ILMU ADIKODRATI KHUSUS ANGGOTA

1. ILMU QOSAM JIBRIL AL QUDDUSI
Ilmu Qosam Jibril Al-quddusi atau QJQ adalah suatu ilmu aliran malaikat Jibril tingkat tinggi yang merupakan tali atau jembatan bagi setiap doa yang dipanjatkan kepada Allah Swt. Dengan mengamalkan QJQ maka artinya tubuh kita memancarkan sinyal ghaib yang terhubung langsung kepada Allah Swt karena dalam tubuh kita teraliri energi Jibril Al-quddusi.

ENERGI SIFAT:
Sifat energi ini lathifah artinya halus tetapi sangat menyengat laksana energi listrik saat mengenai sasaran. Sedangkan warna Aura ilmu ini Biru, sehingga tidak jarang ketika kita mewiridkan ilmu ini terkadang jari² kita memancarkan Aura biru.

Di ijazah Tingkat Santri dan Guru. Tingkat santri berbeda bacaanya dengan tingkat Guru.
Ilmu ini memiliki pasangan, dan pasangan dari ilmu ini bersifat Keras dan mematikan yaitu Qosam Wahyu Kalam Jibril, tetapi kasiatnya sama seperti Ilmu ini. Jadi kedua pasangan ilmu qosam tersebut sama dalam kasiat tapi berbeda dalam karakter sifat ilmunya.

KHASIAT INTI:
Khasiat inti dari Ilmu ini adalah mencakup seluruh kasiat ilmu jenis Jibril yang tidak mungkin bisa saya catatkan semua, intinya setiap ilmu yang namanya terdapat nama JIBRIL maka kasiat ilmu tersebut ada dalam Qosam ini, seperti Asma Jibril, Asma Muqorrobin, Asma Rajeh Jibril, Asma Jibril Muthowwaf dan sebagainya.

KHASIAT:
Ilmu QJQ ini merupakan suatu ilmu tingkat akhir dari aliran atau jenis ilmu² aliran Asma Jibril. Artinya kasiat dari Qosam ini ialah mengandung segala kasiat yang ada di setiap ilmu jenis Jibril.
Tetapi secara Global kasiat ilmu ini ialah mencakup:

1. Kesaktian tingkat tinggi: kebal, penyerangan, penolakan dan pembinasaan/pembunuhan
2. Keghaiban tingkat tinggi: membuka indra ke-6 dan membuka trawangan mata zhahir.
3. Pengobatan tingkat tinggi: mengobati sakit medis dan nonmedis
4. Benteng sayap Jibril: membentengi diri, harta, dan orang lain secara otomatis
5. Mengakses energi seluruh makhluk khodam malaikat
6. Mengakses energi seluruh Ilmu baik ilmu Hikmah maupun selain Hikmah
7. Mahabbah tingkat tinggi (mampu menaklukan lawan jenis yang dikenal maupun yang tak di kenal)
8. Penarik Rizki tingkat tinggi (yaitu dalam waktu cepat dan hasil banyak)


2. ASMA SERAT KALIJAGA
Asma Serat Kalijogo ini merupakan amalan yang bisa dikatakan dengan \”Jalan\” atau Thariqohnya Sunan Kalijogo. Dengan memiliki asma ini maka nantinya saat mewirid ilmu² aliran Sunan Kalijogo dari sesiapa pun tinggal mewiridnya di bawah Asma ini, tawasulnya pun mengikuti Asma ini. Sedangkan khasiat inti dari asma ini ialah supaya berada di garis keilmuan beliau secara Sah. Dengan kata lain agar di akui sebagai pengikut Thariqoh dan mengajar beliau.

3. ASMA BUROQ WULUNG
Sarana untuk menolak dan menghancurkan ifrit. Yang dimaksud ifrit adalah golongan Jin tingkat tinggi. Jadi jika anda menjumpai jin yang sangat sulit di kalahkan seperti serangan gila, sihir, santet yang sulit disembuhkan maka Asma inilah senjatanya.

4. ASMA ASHO TONGKAT SUNAN BONANG
Apabila anda seorang manusia sakti atau ingin mempertunjukkan kebolehan anda di depan orang-orang sombong maka anda bisa membacakan Asma ini dan tiupkan ke kayu atau bambu, maka dengan izin Allah kayu/bambu tersebut apabila di dekat orang sombong itu mereka akan merasakan pusing hingga berjatuhan .

5. ASMA QOSAM SUKMA MUHAMMAD
Khasiat Qosam ini ialah untuk mendapatkan kebaikan sekaligus Syafa'at Nabi Muhammad SAW selama hidup di dunia akhirat. sama dengan namanya yaitu QOSAM artinya suatu perjanjian atau ikatan maka selama kita wirid Qosam ini hakikatnya kita sedang melakukan perjanjian dengan Ruhaniyah Nabi agar selalu memancar dalam Ruh kita sehingga pada akhirnya kita hidup selalu mendapatkan kebaikan dan syafa'atnya baik di dunia bahkan di akhirat.

6. ASMA RUH BISMILLAH
Merupakan Asma Jalur Tertinggi Tataran pamungkas dari 5 jalur Bismillah yaitu : Mukjizat Bismillah, Titik Bismillah, Serat Bismillah, Jantung Bismillah, Ruh Bismillah.

7. HIZIB WALI PAPAT SUKMO
Ketika Hizib ini di wiridkan di dalam rumah dengan di baca x secara rutin setiap malam hari maka jika rumah itu di huni Jin atau terdapat banyak energi sihir, santet, guna² dan sejenisnya maka mereka semua akan terbakar dan terpelanting jauh ke laut.

8. HAIKAL 7 WALI BUMI
Siapakah Tujuh Wali Bumi itu? Mereka adalah tujuh wali Allah Swt. yang sampai saat ini energi Karomahnya berada di tujuh bumi sebagai signal atau Kiblat Ilmu Hikmah di bumi ini. Maka dari itu ketika kita memiliki Ilmu Haikal 7 Wali Bumi maka Ilmu kita akan terhubung dengan 7 wali bumi tersebut.

9. ASMA INDUK MALAIKAT
AIM adalah ilmu benteng yang sangat kuat karena energinya adalah energi sirr malaikat. Tiada kekuatan makhluk manapun yang mampu menembus benteng ini bahkan kekuatan makhluk kasar seperti manusia, bahkan binatang yang bersenjatakan laser sekalipun.

10. DZIKIR INTI MACUL LANGIT SIRRUL ILAHIYYAH
Dzikir inti Macul Langit merupakan dzikir 3 kata Hakekat khusus jamaah khusus Maculangit yang menjadi Anggota Thoriqoh Wirid Sholawat Laduniyah wal Khidiriyah. Silahkan buktikan kebenaran hakikat amaliyah ini saat sedulur mendapatkan rezeki untuk thowaf di Baitullah.

11. ASMA ANTASENA NABI KHIDIR AS
Untuk ilmu Radar. Apabila anda hendak melakukan sesuatu seperti ingin pergi, ingin mengunjungi seseorang atau ingin mengetahui isi tubuh dan benda maka bacalah Asma ini dengan memejamkan mata menghadap kiblat, dengan izin Allah anda akan mendapat penglihatan batin tentang tujuan anda, sehingga apabila anda pergi tidak akan sia-sia . Ilmu ini jugalah yang sering saya gunakan ketika sahabat fb menanyakan hal ghaib secara tiba-tiba. Penglihatan tersebut bisa berupa kata hati, keyakinan hati atau bisa saja tiba2 melihat suatu gambaran yang jelas jika digabungkan.

12. ASMA A\'ZHOM ASYIFA
13. ASMA SYAHADAT NUR MUHAMMAD
14. ASMA MAKRIFAT AHLUL JANNAH
15. ASMA NUR ALIF BISMILLAH
16. ASMA BISMILLAH KALIJAGA
17. ASMA BISMILLAH TUNGGAL JAGAT
18. ASMA SAEFI SUMPAH 7 MALAIKAT
19. ASMA SAEFI TIUPAN MALAIKAT JIBRIL
20. ASMA SAEFI MAHKOTA CAKRA LANGIT
21. ASMA DELIMA PUTIH
22.ASMA DELIMA KHIDIR
23.ASMA JUNJUNG LANGIT SUNAN KUDUS
24. ASMA CAKRA PORTAL MALAIKAT
25. ASMA SABDO ISTIGHFAR
26. ASMA RUH JATI KHIDIR
27. ASMA THOWAF ILAHIYYAH
28. ASMA JUBAH NUR QODIM
29. ASMA MAKRIFAT SIRRIL ASMA
30. ASMA MAKRIFAT TIGA ALAM


19 Desember 2022

Sholawat Al-Ummiyyah Asy-syamhurisyiyah

Sholawat Al-Ummiyyah Asy-syamhurisyiyah

Shalawat ini ditalqinkan langsung oleh Baginda Rasulullah Shollallahu alaihi wasallam kepada salah seorang sahabat beliau dari bangsa Jin, dan juga menjadi hakim agung di kalangan bangsa jin bernama Syamhurisy Radhiyallahu anhu.

Shalawat Al-Ummiyyah Asy-Syamhurisyiyah dijadikan wiridan oleh Para Ahli Ma'rifah untuk dibaca pagi 100x dan sore 100x, Diyakini memiliki fadhilah serbaguna untuk segala hajat.

Al-Imam Al-Ujhuriy Al-Malikiy Rahimahullah mengatakan: "Sekali membacanya seimbang dengan pahala membaca seratus ribu Sholawat lainnya, Siapa saja membacanya 10x saat bersalaman dengan saudaranya yang muslim, tidaklah keduanya berpisah melainkan diampuni dosa-dosanya".

Shalawat Al-ummiyyah Asy-syamhurisyiyah, Satu kali membaca Shalawat ini sebanding 100.000/seratus ribu kali membaca Sholawat, inilah lafadznya:
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَامُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَبِيِّكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ، وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمَ، بِقَدْرِ عَظَمَةِ ذَاتِكَ فِيْ كُلِّ وَقْتٍ وَحِيْنٍ

ALLAAHUMMA SHOLLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN ABDIKA WA NABIYYIKA WA ROSUULIKAN NABIYYIL UMMIYYI, WA ALAA AALIHI WA SHOHBIHI WA SALLIM TASLIIMAA, BIQODRI AZHOMATI DZAATIKA FII KULLI WAQTIN WAHIIN.

"Ya Allah, Limpahkanlah rahmat dan salam kepada nabi besar Muhammad shollallahu alaihi wasallam, seorang hamba-Mu, nabi-Mu, rasul-Mu, nabi yang ummiy/tidak pandai membaca dan menulis, haturkan juga kepada keluarga dan para sahabat beliau sebenar-benar sholawat dan salam yang sebenar-benarnya pada kadar keagungan dzat-mu pada setiap waktu dan keadaan".


06 April 2019

Shalawat Mukjizat

Shalawat ini al-faqir dapatkan melalui media blog SARANG BISMILLAH, yang insya Alloh dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian yang ingin mengamalkannya, dimana shalawat ini mempunyai fadhilah untuk memohon kesembuhan kepada Alloh SWT melalui berkahnya shalawat ini. Berikut penjelasan bagi orang yang pernah mengamalkannya.
Sekitar 10 hari yang lalu kurang lebih, pada suatu malam adik ipar kami datang ke rumah menemui kakaknya yaitu istri kami sendiri, adik ipar ini mengeluhkan rasa sakit yang sangat perih seperti sakit luka di bagian dada kirinya, karena takut mengganggu ketenangan keluarga kakaknya maka dia menahan saja rasa sakit itu selama beberapa hari dan karena sudah tidak tertahan lagi maka terpaksa dia mendatangi rumah kami menceritakan rasa sakitnya karena siangnya dia sempat jatuh pingsan karena menahan sakit.
Setelah menceritakan kepada kakaknya maka keluarga istri kami memutuskan untuk besok harinya adik ipar ini akan di bawa ke rumah sakit di Malaka malaysia dengan perhitungan bahwa rumah sakit malaka lebih dekat dari tanjung pinang dari pada harus membawa ke jakarta, dan mertua kami meminta tolong kepada kami ijin kepada komandan satu hari libur agar dapat mengantar adik ipar kami ini ke rumah sakit malaka.
Besok paginya kami bersama adik ipar dan istri berangkat dari Natuna menuju kota tanjung pinang dan dari tanjung pinang menggunakan kapal ferry cepat sejenis speed boat kami berangkat ke malaka, alhamdulillah perjalanan hanya di tempuh kurang lebih 1 jam.
Sesampainya di sana adik ipar kami langsung di sambut dengan sangat ramah tamah oleh para perawat di rumah sakit ini dan kami di persilahkan untuk memasuki ruang seorang dokter khusus yang mungkin nanti akan menangani penyakit yang di idap oleh adik ipar kami.
            Selang beberapa saat kami berada dalam ruang dokter ini tiba tiba perawat masuk dan meminta kami beserta dokter untuk masuk ke ruang laboratorium, setelah sampai di sana dokter tadi melihat dengan seksama ronsen diri adik ipar kami setelah memahami maka beliau menjelaskan ke kami dengan sebelumnya mengatakan bahwa harap bertenang dalam mendengarkan nanti penjelasan ronsen ini,beliau juga berkata bahwa semua ini berasal dari allah sebagai peningkatan derajat dari setiap insan maka tetaplah jaga berpikiran buruk kepada Allah, sungguh seorang dokter yang tetap berpegang pada amanah Allah dalam menangani setiap penyakit yang dia temui, inilah salah satu kelebihan dokter dokter muslim di rumah sakit malaka ini yang sudah terkenal hingga kemana mana.
Lalu dengan menyebut bismillah maka beliau mulai menjelaskan dengan bercampur rasa sedikit heran yaitu penyakit yang di derita adik kami ini sedikit aneh karna ada bagian sisi organ jantungnya mengalami luka seperti terkena goresan pisau, luka yang panjangnya kira kira 2 cm, luka inilah yang menyebabkan rasa sakit dan perih pada dada seperti terkena penyakit infeksi paru paru/radang paru paru.
Penyebabnya boleh jadi adik ipar kami ini pernah memakan ketam/sejenis kepiting yang selalu menjadi menu utama restoran restoran besar, kulit dari kepiting yang keras dan tajam itu tampa di sadari ikut termakan sehingga melukai organ jantung, kami juga agak terkejut juga karena memang adik ipar kami ini termasuk wanita yang sangat suka makan menu kepiting asam pedas.
            Sang dokter menjelaskan bahwa jalan satu satunya harus di operasi namun yang menjadi pertimbangannya adalah luka ini sangat kecil sekali sehingga jikalau di bedah operasi akan sangat besar resiko yang akan di dapat, oleh sebab itu dokter memberikan waktu kepada kami kurang lebih selama seminggu untuk berpikir apakah siap di operasi atau menggunakan jalan lain/obat luar.
Maka kami pulang ke natuna dengan perasaan penuh cemas dan harap harap ada obat luar yang tepat untuk mengobati luka jantung adik ipar kami ini, sebab semua orang tahu bahwa operasi itu membutuhkan biaya sangat besar apalagi saat ini nilai ringgit terhadap rupiah tengah tinggi tingginya.
Lama kami berpikir kadang kadang saat tugas jaga pos pun terpikirkan penyakit adik ipar kami ini dan bagaimana cara terbaik nya berobat tampa harus menjalani operasi bedah dada.
Tiba tiba saja saat tengah selesai sholat dan zikir zikir teringat kepada seorang guru spiritual kami dulu, segera mengambil hp dan kami coba telpon beliau, alhamdulillah beliau langsung menerima telpon dan setelah menjelaskan penyakit adik ipar kami maka beliau mengatakan untuk di bawa saja adik iparnya langsung ke kota beliau dan esok pagi kami berangkat kembali membawa adik ipar beserta istri ke tempat guru kami ini, sesampainya di rumah beliau kami lihat ronsen luka jantung adik ipar kami dan kami jelaskan apa yang akan dokter lakukan, beliau masuk ke kamar sekitar 1 jam untuk berzikir dan setelah itu beliau keluar kamar dengan wajah senyum penuh ramah dan beliau mengatakan: “begini saja coba kamu tulis sholawat mukjizat ini di kertas lalu kamu hapalkan dan di baca minimal 100 kali sehabis sembahyang fardhu dan terkhusus di baca saat rasa sakit itu tiba, sholawatnya seperti ini....
“BI’IZNILLAH, ALLAHHUMMA SHOLLI ALAA MUHAMMADIN WAL ANBIYAI,WA MUKJIZATIHIM WA ALIHIM WA SHOHBIHIM AJMAIN".
            Setelah sampai di rumah maka adik kami dengan tekun memang mengamalkan sholawat ini apalagi di saat rasa sakitnya tiba tiba datang, menurut adik ipar kami setiap rasa sakit itu datang dan dia segera membaca sholawat ini maka alhamdulillah dia seperti memiliki tenaga baru badannya dan rasa sakit itu memang hilang namun di lain waktu akan kambuh kembali, hingga tiba waktu yang di tetapkan oleh dokter maka kami akhirnya pergi kembali mengantar adik ipar kami ini ke rumah sakit malaka malaysia namun untuk kali ini keluarga dan adik ipar kami telah siap memutuskan untuk operasi saja.
Sesampainya pada dokter yang sama sewaktu awal check dulu maka kami sampaikan bahwa adik ipar kami siap di operasi dan kami telah urus semua biaya adminitrasi dan operasinya itupun terpaksa menjual tanah sebidang di kampung mertua kami.
Untuk memulai operasi maka dokter akan memastikan kembali luka pada jantung adik kami ini dengan scan ronsen kembali, pada titik inilah kemukjizatan yang nyata itu terlihat bahwa dokter menjadi sangat bingung karena luka gores yang pada awalnya sangat jelas terlihat pada ronsen kini tiba tiba hilang tak berbekas sedikitpun, untuk menghilangkan keraguan maka ronsen di lakukan sebanyak 2 kali dengan alat ronsen 4 dimensi yang lebih canggih dan jelas, hasilnya tetap sama bahwa luka pada bagian sisi jantung adik ipar kami hilang bahkan bekasnya saja pun tidak ada, akhirnya dokter menyatakan bahwa adik kami tidak perlu di operasi dan tidak mengalami luka apapun bahkan dokter bertanya kepada keluarga saat pulang ke indonesia ramuan atau obat apakah yang di pakai.
Kami menjawab sungguh tidak ada obat atau ramuan apapun yang kami berikan kepada adik ipar kami ini selain hanya membaca sholawat yang di berikan oleh guru spiritual, lalu sang dokter bertanya seperti apakah sholawatnya dan kami berikan sholawat mukjizat yang di ijazahkan oleh guru kami itu, menurut informasi telpon kemaren bahwa dokter ini kini menggunakan sholawat mukjizat ini dalam mengobati pasien yang terluka bagian tubuhnya di gabung dengan obat obatan medis lainnya, alhamdulillah menurut sang dokter sungguh ajaib dan penuh kemukjizatan sholawat itu bagi yang tekun dan yakin untuk mengobati luka-luka tubuh baik di bagian luar ataupun di bagian dalam.
Setelah sampai di natuna maka sebagai rasa terima kasih maka kami anjurkan keluarga beserta istri untuk datang ke rumah guru spiritual kami itu, paling tidak menyampaikan terima kasih dan saat bapak mertua menceritakan hal ini kepada guru, maka beliau pun terkejut dengan menjawab “kok bisa ya” beliau pun tidak menyadari begitu ajaibnya efect sholawat mukjizat itu hingga mampu menyembuhkan luka zhohir, akhirnya bapak mertua bertanya apa makna dari sholawat ini dan sekaligus memohon ijin untuk untuk juga mengamalkan sholawat ini dan menurut bapak mertua seperti inilah makna tersirat dari sholawat itu.
“Salam kesejahteraan terkhusus kepada baginda nabi muhammad, salam sejahtera juga kepada seluruh para nabi dan rasul (menurut guru,rasul itu ada sekitar 3000 orang lebih dan nabi itu ada 25 orang, rasul itu berbeda dengan nabi maksudnya 3000 orang yang menjadi rasul itu bukanlah nabi tetapi jika nabi maka pasti sekaligus merangkap rasul, sebagai contoh nabi khidir, orang menyebutnya nabi, Namun sesunguhnya ia adalah rasul, rasul adalah orang yang di utus Allah pada satu kaum saja untuk menyampaikan tauhid kepada kaum itu dan dia tidak memiliki umat, lihat khidir dia adalah rasul bukan nabi karena tidak ada di muka bumi ini yang mengakui bahwa dia umatnya nabi khidir, sedangkan nabi pasti sekaligus rasul dan dia akui nabi karena memang memiliki umat, kekuatan pertama yang ada dalam sholawat ini yang tidak di miliki oleh sholawat lain adalah sholawat ini bersholawat kepada nabi Muhammad khususnya dan kepada 3000 rasul tadi sehingga syafaat dari 3000 rasul tadi besar kemungkinan akan tercurah kepada pembaca sholawatnya, sungguh besar khasiat 3000 rasul yang tercurah kepada orang yang bersholawat kepada semua rasul dan nabi ini, ibarat kata sekali mendayung 3000 lebih pulau terjangkau).
Makna tersirat lainnya berada pada kata MUKJIZATIHIM (menurut guru, mukjizat itu adalah sesuatu yang melemahkan musuh-musuh nabi/rasul, dalam bahasa mudahnya mukjizat itu adalah pamungkasnya para nabi dan rasul yang dengan pamungkas itu musuh musuhnya akan lemah jika berhadapan atau melihat mukjizatnya itu, kita dapat bayangkan ada 3000 lebih pamungkasnya para nabi dan rasul yang juga kita sholawati sehingga syafaat dari mukjizat mukjizat mereka itu juga tercurah kepada pembaca sholawat ini.
Berikutnya makna WA ALIHIM (saat seseorang membaca sholawat ini maka dia telah juga bersholawat kepada keluarga 3000 lebih nabi dan rasul tadi dan perlu di ingat keluarga keluarga dari sekian banyak nabi dan rasul ini ada sebagian yang keluarga nya menjadi ahli tabib, ahli mengobati luka luka dalam dan ilmu pengobatan lainnya, besar kemungkinan di saat pembaca bersholawat kepada keluarga 3000 nabi dan rasul ini maka salah satu tabib dalam ahli keluarga nabi nabi ini melimpahkan kembali sholawat kepada pembaca dalam bentuk keahliannya pernah mampu mengobati luka luka dalam pada masa mereka hidup, kemungkinan besar inilah yang membantu sebagai wasilah sembuhnya luka pada jantung adik ipar kami).
Berikutnya makna tersirat WA SHOHBIHIM AJMAIN (ini bermakna “Salam sejahtera kepada ahli ahli sholihin/orang orang sholeh yang pernah mendapat pencerahan illahi dari 3000 rasul dan 25 nabi ini, mendoakan orang orang sholeh dalam bentuk sholawat sangat penting sebagai penambah tajamnya sebuah doa)
Sungguh setelah kami di jelaskan oleh bapak mertua maka kami merasa sholawat ini sungguh sangat komplet dan di penuhi keberkahan yang sangat besar sebab terkadang kita ingin bersholawat kepada beberapa nabi saja kita tidak menemukan sholawat yang mencakup banyak nabi, baginda Nabi Muhammad tetap menjadi terkhusus bagi kita dalam.bersholawat namun tak ada salahnya jika kita dapat bersholawat kepada Muhammad yang utama dan dapat bersholawat juga kepada para nabi, sebab seperti Nabi Ibrahim adalah nabi yang juga sangat di hormati oleh 3 agama di muka bumi ini dan 3 nabi dalam agama agama besar itu adalah satu keturunan dari nabi ibrahim dalam arti kata nabi ibrahim itu bapaknya 3 nabi yang mengajarkan agama agama besar, yaitu agama yahudi, agama nasrani dan agama Islam.
Di dalam islam nabi ibrahim sangat di hormati hingga beliau di sandingkan keberkahannya dengan Nabi Muhammad bahkan kita bersholawat kepada nabi ibrahim dalam bacaan tahyatil akhir sholat meminta berkahilah nabi muhammad beserta keluarganya seperti Allah memberkahi Nabi ibrahim dan keluarganya.
Alhamdulillah berkat kesadaran bahwa apa yang adik ipar dan kami ini dapatkan adalah sesuatu yang juga akan sangat berguna bagi orang orang yang tengah mengalami sakit lainnya maka dengan ridho ikhlas dan atas ijin dari guru spiritual kami maka sholawat mukjizat ini kami persilahkan bagi siapa saja pembaca untuk mengamalkan dan menggunakannya dalam berbagai pengobatan, baik untuk menghancurkan penyakit sihir ataupun menghancurkan penyakit tubuh lainnya, sangat bagus jika di gunakan untuk obat penyakit stroke ataupun diabetes.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلٰی سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ وَلْاَنْبِيَءِ وَمُكْجِزَتِهِمْ وَالِهِمْ وَصَحْبِهِمْ اَجْمَعِنْ
Alloohumma sholli alaa sayyidinaa Muhammadin wal anbiyaa’i wa mukjizatihim wa alihim washohbihim ajma’in.
            “Ya Alloh, limpahkanlah shalawat kepada junjungan Nabi Muhammad SAW dan para Nabi, dan mukjizat mereka dan keluarga mereka dan sahabat mereka semuanya.”


Semoga Bermanfaat
Subscribe

18 Mei 2016

DOA SETELAH MEMBACA SHALAWAT



اَللَّهُمَّ اشْرَحْ بِالصَّلاَةِ عَلَيْهِ صُدُوْرَنَا ، وَيَسِّرْ بِهَا أُمُوْرَنَا ، وَفَرِّجْ بِهَا هُمُوْمَنَا وَاكْشِفْ بِهَا غُمُومَنَا ، وَاغْفِرْ بِهَا ذُنُوْبَنَا ، وَاقْضِ بِهَا دُيُوْنَنَا  وَأَصْلِحْ بِهَا أَحْوَالَنَا ، وَبَلِّغْ بِهَا آمَالَنَا ، وَتَقَبَّلْ بِهَا تَوْبَتَنَا ، وَاغْسِلْ بِهَا حَوْبَتَنَا وَانْصُرْ بِهَا حُجَّتَنَا ، وَطَهِّرْ بِهَا أَلْسِنَتَنَا ، وَآنِسْ بِهَا وَحْشَتَنَا ، وَارْحَمْ بِهَا غُرْبَتَنَا ، وَاجْعَلْهَا لَنَا نُوْرًا بَيْنَ أَيْدِيْنَا وَمِنْ خَلْفِنَا ، وَعَنْ أَيْمَانِنَا وَعَنْ شَمَائِلِنَا وَمِنْ فَوْقِنَا وَمِنْ تَحْتِنَا ، وَفِى حَيَاتِنَا وَمَوْتِنَا ، وَفِى قُبُوْرِنَا وَحَشْرِنَا وَنَشْرِنَا وَظِلاًّ يَوْمَ القِيَامَةِ عَلَى رُؤُوْسِنَا ، وَثَقِّلْ بِهَا يَا رَبِّ مَوَازِيْنَ حَسَنَاتِنَا ، وَأَدِمْ بَرَكَاتِهَا عَلَيْنَا حَتَّى  نَلْقَى نَبِيَّنَا وَسَيِّدَنَا مُحَمَّدً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ . وَنَحْنُ آمِنُوْنَ مُطْمَئِنُّوْنَ فَرِحُوْنَ مُسْتَبْشِرُوْنَ .وَلاَ تُفَرِّقْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُ حَتَّى تُدْخِلَنَا مَدْخَلَهُ وَتَأْوِيَنَا إِلَى جِوَارِهِ الكَرِيْمِ مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَآءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولَئِكَ رَفِيْقًا
Artinya : “Ya Allah, dengan bershalawat kepada Nabi Muhammad lapangkanlah hati kami, mudahkan urusan kami, bebaskan kesulitan kami, hilangkan kesedihan kami, ampuni dosa-dosa kami, lunasi hutang kami, perbaiki keadaan kami, sampaikan cita-cita kami, terimalah taubat kami, basuhlah kesalahan kami, tolonglah hujjah kami, sucikan lisan kami, temani kesendirian kami, kasihani keterasingan kami, jadikanlah shalawat yang kami baca menjadi cahaya dari depan kami, dari belakang kami, dari kanan dan kiri kami, dalam hidup dan mati kami, di dalam kubur kami, ketika kami dihimpun dan dibangkitkan, dan menaungi kepala kami di hari kiamat, beratkan Ya Tuhanku timbangan amal kebaikan kami dan lestarikan keberkahannya atas kami, sehingga kami dapat berjumpa dengan baginda Nabi Muhammad  dalam keadaan aman, tentram dan suka cita dan janganlah Engkau pisahkan antara kami dan dia sehingga Engkau masukan kami di tematnya dan Engkau tempatkan kami di sisi kemuliaannya bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat atas mereka, yaitu para Nabi, Kaum Shiddiqin (orang-orang yang benar), para syuhada dan orang-orang shalih
اَلَّلهُمَّ إِنَّا آمَنَّا بِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ نَرَهُ . فَمَتِّعْنَا اَلَّلهُمَّ فِى الدَّارَيْنِ بِرُؤْيَتِهِ , وَثَبِّتْ قُلُوْبَنَا عَلَى مَحَبَّتِهِ ، وَاسْتَعْمِلْنَا عَلَى سُنَّتِهِ ، وَتَوَفَّنَا عَلَى مِلَّتِهِ , وَاحْشُرْنَا فِى زُمْرَتِهِ النَّاجِيَةِ وَحِزْبِهِ الْمُفْلِحِيْنَ ، وَانْفَعْنَا بِمَا انْطَوَتْ عَلَيْهِ قُلُوْبُنَا مِنْ مَحَبَّتِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ لاَ جَدَّ ولا َمَالَ وَلاَ بَنِيْنَ ، وَأَوْرِدْنَا حَوْضَهُ الأَصْفَى , وَاسْقِنَا بِكَاسِهِ الأَوْفَى ، وَيَسِّرْ عَلَيْنَا زِيَارَةَ حَرَمِكَ وَحَرَمِهِ مِنْ قَبْلِ أَنْ تُمِيْتَنَا
Artinya : “Ya Allah, sungguh kami beriman kepada Nabi Muhammad  padahal kami tidak melihatnya, perkenankan kami ya Allah melihatnya di dunia dan akhirat, teguhkan hati kami dalam mencintainya, jadikan kami pengamal sunnahnya, wafatkanlah kami pada agamanya, himpunkanlah kami ke dalam golongannya yang selamat dan kelompoknya yang beruntung, berilah kami manfaat besar karena keterikatan hati kami dalam cinta kami kepadanya pada hari, di mana tiada berguna pangkat, harta dan anak, bawalah kami ketelaganya yang jernih, beri minumlah kami melalui cawannya yang sempurna, mudahkan kami berziarah ke tanah haram-Mu (Makkah) dan tanah haramnya (Madinah) sebelum kami wafat
اَلَلّٰهُمَّ إِنَّا نَسْتَشْفِعُ بِهِ إِلَيْكَ إِذْ هُوَ أَوْجَهُ الشُّفَعَاءِ إِلَيْكَ .وَنُقْسِمُ بِهِ عَلَيْكَ إِذْ هُوَ أَعْظَمُ مَنْ أُقْسِمُ بِحَقِّهِ عَلَيْكَ ، وَنَتَوَسَّلُ بِهِ اِلَيْكَ إِذْ هُوَ أَقْرَبُ الوَسَائِلِ إِلَيْكَ . نَشْكُوْا إِلَيْكَ يَارَبِّ قَسْوَةَ قُلُوْبِنَا ، وَكَثْـرَةَ ذُنُوْبِنَا ، وَطُوْلَ آمَالِنَا ، وَفَسَادَ أَعْمَالِنَا , وَتَكَاسُلَنَا عَنِ الطَّاعَاتِ وَهُجُوْمَنَا عَلَى الْمُخَالِفَاتِ . فَنِعْمَ الْمُشْتَكَى إِلَيْهِ أَنْتَ . يَارَبِّ بِكَ نَسْتَنْصِرُ عَلَى أَعْدائِنَا وَاَنْفُسِنَا فَانْصُرْنَا . وَعَلَى فَضْلِكَ نَتَوَكَّلُ فِى صَلاَحِنَا فَلاَ تَكِلْنَا إِلَى غَيْرِكَ . يَا رَبَّنَا وَإِلىَ جَنَابِ رَسُوْلِكَ نَنْتَسِبُ فَلاَ تُبَعِّدْنَا . وَبِبَابِكَ نَقِفُ فَلاَ تَطْرُدْنَا  . وَإِيَّاكَ نَسْأَلُ فَلاَ تُخَيِّبْنَا
Artinya : “Ya Allah, sungguh kami memohon syafaat kepada-Mu melalui Nabi Muhammad, karena dia pemberi syafaat terdepan, kami bersumpah dengan haqnya kepada-Mu karena dia teramat agung, kami bertawassul kepada-Mu melalui dia, karena dia sedekat-dekat jalan kepada-Mu. Kami mengadu kepada-Mu Ya Rabbiy, betapa kerasnya hati kami, banyaknya dosa kami, betapa panjangnya lamunan kami dan betapa rusaknya amal kami. Kami malas melakukan taat dan kami selalu menentang dan Engkau sebaik-baik tempat mengadu. Kami mohon pertolongan atas musuh-musuh kami dan juga diri kami. Akan karunia-Mu kami bergantung akan kebaikan ( diri kami ) ini. Jangan Engkau serahkan kami kepada yang lain. Keharibaan Rasul-Mu kami berhubungan, jangan Engkau usir kami.Hanya kepada-Mu kami meminta, janganlah Engkau kecewakan kami.
اَللَّهُمَّ ارْحَمْ تَضَرُّعَنَا , وَآمِنْ خَوْفَنَا ، وَتَقَبَّلْ أَعْمَالَنَا , وَاَصْلِحْ أَحْوَالَنَا ، وَاجْعَلْ بِطَاعَتِكَ اشْتِغَالَنَا , وَإِلىَ الخَيْرِ مآلَنَا , وَحَقِّقْ بِالزِّيَادَةِ آمَالَنَا وَاخْتِمْ بِالسَّعَادَةِ آجَالَنَا . هَذَا ذُلُّنَا ظَاهِرٌ بَيْنَ يَدَيْكَ , وَحَالَنَا لاَ يَخْفىَ عَلَيْكَ , أَمَرْتَنَا فَتَرَكْنَا ، وَنَهَيْتَنَا فَارْتَكَبْنَا ، وَلاَ يَسَعُنَا إِلاَّ عَفْوُكَ . فَاعْفُ عَنَّا يَا خَيْرَ مَأْمُوْلٍ , وَأَكْرَمَ مَسْئُولٍ . إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ رَؤُفٌ رَّحِيْمٌ , يَا أَرْحَمَ الَّراحِمِيْنَ . وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا وَالْحمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
Artinya: “Ya Allah, berikanlah kasih sayang-Mu atas kerendahan hati kami, berikan keamanan bagi rasa takut kami, terima amal kami, perbaiki keadaan kami, jadikan perbuatan taat menjadi kesibukkan kami dan kebaikan menjadi tempat kembali kami, pastikan cita-cita kami, akhiri ajal kami dengan kebahagiaan. Di hadapan-Mu, kehinaan diri kami menjadi tampak, keadaan kami tidak tersembunyi atas-Mu, Engkau perintahkan kami lalu kami tinggalkan perintah itu, Engkau larang kami lalu kami kerjakan larangan tersebut. Tidak ada yang melapangkan kami melainkan ampunan-Mu, maka maafkanlah kami Wahai Tuhan sebaik-baik tempat berharap dan paling dermawan tempat meminta, Engkau Maha pemaaf, Maha dermawan, Maha pengasih dan Maha penyayang. Wahai yang Maha menyayangi. Semoga Allah selalu memberikan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, para keluarga dan sahabatnya. Segala puji bagi Tuhan semesta alam.

dikutip dari buku:
فَاتِحُ اْلأَسْرَارِ وَمُفَرِّجُ الْهُمُوْمِ وَاْلأَغْيَار
فِي فَضَائِل ِاَحَدَ عَشَرَ صَلَوَاتٍ عَلَى النَّبِيّ الْمُخْتَار
Pembuka Segala Rahasia Penghempas Lara Dan kesulitan
Dalam Menguak Keutamaan 11 Shalawat Para Auliya
kepada Nabi Muhammad
H. Rizki Zulqornain Asmat Cakung
Khodimut Thalabah Yayasan al-Muafah