Perisai Mukmin Sejati: sifat ideal pemimpin islam Perisai Mukmin Sejati: sifat ideal pemimpin islam

RUH ORANG TUA MENUNGGU KIRIMAN DOA ANAK

Setelah meninggal dunia, orang tua kita tidak hilang begitu saja. Mereka menunggu kiriman doa, bacaan Al-Fatihah, dan sedekah dari anak-anaknya.

SHALAWAT SULTHON MAHMUD AL-GHOZNAWI

Sekali Baca = 300.000 Shalawat! Shalawat Sulthon Mahmud Al-Ghoznawi | Dahsyatnya Keutamaan!

THORIQOH SAMMANIYAH ABAH GURU SEKUMPUL

Dzikir Paling LANGKA Dalam 100 Tahun | Hanya Diberikan Kepada 1 Orang

DOA ABU DZAR AL-GHIFARI

Doa Abu Dzar Al-Ghifari yang Dikenal Para Malaikat di Langit-Menyentuh Hati

DZIKIR PEMBUKA SESUATU YANG TERTUTUP

awamkanlah membaca sebuah kalimat dibawah ini sebanyak 10 kali pada Pagi (subuh) dan Sore (ashar).

KEUTAMAAN DAN BERKAH MANDI DI WAKTU FAJAR

keistimewaan mandi fajar yaitu mandi pada pagi hari sebelum adzan subuh yang sebagian orang tidak mengetahuinya.

HAJAT TERKABUL DENGAN ISTIQOMAH SHALAT TASBIH

Memohon hajat yang sulit agar terkabul dengan barokah melaksanakan shalat tasbih

Tampilkan postingan dengan label sifat ideal pemimpin islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sifat ideal pemimpin islam. Tampilkan semua postingan

29 Juni 2016

SIFAT IDEAL PEMIMPIN ISLAM



Oleh: H. Rizqi Dzulqornain Al-Batawiy

Amanah adalah salah satu sifat kepujian yang dimiliki orang bertaqwa. Seorang disebut al-Amin adalah orang yang melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jujur dan ikhlash.

Lawanan sifat amanah adalah khianat. Berkhianat adalah sifat mazmumah (tercela dan hina) yang tidak mungkin kepangku pada diri orang beriman. Allah Taala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ (٢٧)

Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Nabi Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. (QS. Surat al-Anfal ayat; 27)

Pada suatu hari istri Sayyidina Umar Bin Khatthab Radhiyallahu anhu menerima kiriman hadiah berupa minyak wangi. Ketika ia memberi tahukan suaminya, langsung saja sayyidina Umar radhiyallahu anhu mengambilnya dan berkata; Aku akan hadiahkan minyak wangi ini ke Baitul Mal. Sang istri protes; wahai suamiku, itu minyak wangi hadiah untukku, kenapa kau mengambilnya dan ingin menyerahkannya ke baitul mal? Sayyidina Umar Radhiyallahu anhu menjawab sambil tersenyum: Wahai istriku ketahuilah, seandainya kau bukan istri seorang pemimpin kira-kira adakah orang yang akan memberikan minyak wangi sebagus ini?

Subhanallah, Pemimpin yang arif billah, mendapat keridhaan Allah, penuh hikmah, adil, dan amanah sehingga memiliki kesadaran penuh bahwa dirinya adalah pelayan rakyat atau masyarakat. Bukan yang selalu minta dilayani.

Pemimpin yang dilaknat adalah pemimpin yang menjadikan rakyat atau bawahannya sebagai sapi perahan. Pemimpin yang mengeksploitasi kekayaan alam dan uang rakyat untuk menumpuk kekayaan pribadi dan golongan. Uang rakyat dijadikan fasilitas kebutuhan keluarga, anak istri hidup mewah gila hormat. Mereka merasakan itu semua karena suami atau bapak mereka jadi pejabat, seandainya bukan pejabat pasti juga tidak seperti itu, mungkin jadi tukang gado-gado, atau kuli cuci dan sebagainya.

Imam Malik bin Dinar rahimahullah berkata; Jika orang sebelum jadi pejabat badannya kurus, setelah ia jadi badannya gemuk ketahuilah orang itu adalah pengkhianat rakyat dan Tuhannya.

اللهم اهدنا بهداك واجعلنا ممن يسارع في رضاك
Ya Allah, berikan kami hidayah dan jadikan kami orang yang berjalan di jalan keridhaanMu.

Dikutip ulang dari kitab ittihaful amajid bi nafaisil fawaid karya Abu Mun'yah as-Sakunjiy at-Tijaniy jilid 2 halaman 27.