Perisai Mukmin Sejati: shalawat ruh Perisai Mukmin Sejati: shalawat ruh

RUH ORANG TUA MENUNGGU KIRIMAN DOA ANAK

Setelah meninggal dunia, orang tua kita tidak hilang begitu saja. Mereka menunggu kiriman doa, bacaan Al-Fatihah, dan sedekah dari anak-anaknya.

SHALAWAT SULTHON MAHMUD AL-GHOZNAWI

Sekali Baca = 300.000 Shalawat! Shalawat Sulthon Mahmud Al-Ghoznawi | Dahsyatnya Keutamaan!

THORIQOH SAMMANIYAH ABAH GURU SEKUMPUL

Dzikir Paling LANGKA Dalam 100 Tahun | Hanya Diberikan Kepada 1 Orang

DOA ABU DZAR AL-GHIFARI

Doa Abu Dzar Al-Ghifari yang Dikenal Para Malaikat di Langit-Menyentuh Hati

DZIKIR PEMBUKA SESUATU YANG TERTUTUP

awamkanlah membaca sebuah kalimat dibawah ini sebanyak 10 kali pada Pagi (subuh) dan Sore (ashar).

KEUTAMAAN DAN BERKAH MANDI DI WAKTU FAJAR

keistimewaan mandi fajar yaitu mandi pada pagi hari sebelum adzan subuh yang sebagian orang tidak mengetahuinya.

HAJAT TERKABUL DENGAN ISTIQOMAH SHALAT TASBIH

Memohon hajat yang sulit agar terkabul dengan barokah melaksanakan shalat tasbih

Tampilkan postingan dengan label shalawat ruh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label shalawat ruh. Tampilkan semua postingan

06 April 2019

Shalawat Ruh

Shalawat Ruh
Para ulama ahli hadits, ahli Al-quran, ahli berjamaah sholat lima waktu, dan juga ahli tahajud mengatakan, “Seorang Muslim, Mukmin, dan Muhsin yang banyak membaca shalawat ini, insya Allah akan mimpi bertemu dengan Nabi Muhammad Saw. Ia juga bisa bermimpi bertemu dengan ibu, bapak, mertua, suami, istrinya yang sudah meninggal.” Bacalah sholawat ini setiap malam, terutama malam jum’at. Saat membacanya sebaiknya dalam keadaan memiliki wudhu.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَی رُوْحِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ فِی الْأَرْوَاحِ وَعَلَی جَسَدِهِ فِی الْأَجْسَادِ وَعَلَی قَبْرِهِ فِی الْقُبُوْرِ وَعَلَی اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمِ
Allaahumma sholli alaa ruuhi sayyidinaa Muhammadin fil arwaahi wa alaa jasadihi fil ajsadi wa alaa qobrihî fil quburi wa ala alihi washohbihi wasallim.
Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada ruh Nabi Muhammad saw, diantara semua ruh, kepada jasadnya diantara semua jasad, kepada kuburnya diantara semua kubur, dan limpahkanlah pula rahmat dan keselamatan kepada keluarganya dan sahabatnya.

24 Juli 2016

SHOLAWAT RUUH




اَللّٰهُمَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠَﻰ ﺭُﻭﺡِ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪٍ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺭْﻭَﺍﺡِ ﻭَصَلِّ عَلٰى ﺟَﺴَﺪِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ﻓِﻲ ﺍﻟْﺄَﺟْﺴَﺎﺩِ ﻭَصَلِّ عَلٰى ﻗَﺒْﺮِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ﻓِﻲ ﺍﻟﻘُﺒُﻮﺭِ ﻭَﻋَﻠَﻰ ﺁﻟِﻪِِ ﻭَﺻَﺤْﺒِﻪِ ﻭَﺳَﻠِّﻢْ. اَللّٰهُمَّ بَلِّغْ رُوْحَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ مِنِّيْ تَحِيَّةً وَسَلَامًا.
Alloohumma sholli alaa ruuhi sayyidinaa Muhammdin fil arwaahi, Wa sholli alaa jasadi sayyidinaa Muhammadin fil ajsaadi, Wa sholli alaa qobri sayyidinaa Muhammadin fil qubuur, Wa alaa aalihii washohbihii wasallim, Alloohumma baligh ruuha sayyidinaa Muhammadin minni tahiyyatan wasalaaman.

Artinya : “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada ruhnya junjungan kami Nabi Muhammad SAW di dalam semua arwah, Dan limpahkanlah rahmat kepada jasadnya junjungan kami Nabi Muhammad SAW di dalam semua jasad. Dan limpahkanlah rahmat kepada makamnya junjungan kami Nabi Muhammad SAW di dalam semua makam, dan limpahkanlah pula rahmat dan keselamatan kepada keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, sampaikanlah kepada ruhnya junjungan kami Nabi Muhammad SAW dari saya, sebagai penghormatan dan keselamatan”.

Fadilah dan keutamaannya :
Imam Sya’rani meriwayatkan bahwa Rasullullah SAW bersabda, “Barang siapa yang bershalawat dengan cara seperti ini akan bertemu denganku di dalam mimpi, dan barang siapa yang bertemu dengan di dalam mimpi, ia akan bertemu denganku di Yawmil Hisab, dan barang siapa yang bertemu denganku di Yawmil Hisab, aku akan memberi syafaat padanya, dan barang siapa yang mendapatkan syafaatku, ia akan minum dari telagaku, Hawdh Al-Kawtsar di Surga, dan barang siapa yang meminum dari Al-Kawtsar ia akan terlindung dari api neraka”.

Imam Sya’arani berkata, “Aku harus membacanya, dan aku membacanya sebelum tidur dan terus membacanya sampai aku tertidur. Aku melihat bulan dan melihat wajah Rasullullah yang mulia, dan aku berbicara dengan beliau. Kemudian ghaba fi’l-qamar, aku merasa beliau berada di bulan hingga beliau menghilang. Aku berdoa kepada Allah (swt) demi shalawat ini, agar Dia memberikan seluruh nikmat yang Ia berikan, bukannya nikmat yang biasa, tetapi nikmat yang Ia berikan kepada Sang KekasihNya, Sayyidina Muhammad SAW, yang ia janjikan kepada setiap mu’min, dan aku merasa bahwa aku telah mendapatkannya. (Afdhal ash-Shalawat, halaman 58).

Diceritakan dari Al-Imam Al-Fakhihany, beliau berkata : “Telah aku coba membacanya sebelum tidur sehingga aku tertidur, lantas dalam mimpiku aku melihat wajah Rasulallah SAW.

Di dalam mimpiku aku melihat wajah beliau di dalam keindahan rembulan dan aku sempat berbicara dengan beliau, kemudian beliau sirna dalam keindahan rembulan.

Untuk Bertemu dengan Rasullullah SAW di dalam Mimpi (Dibaca terus hingga Anda Tertidur). Menurut Al-Hafidl Dimyati shalawat ini hendaknya dibaca tujuh puluh kali sebagai amalan setiap hari dan malam.

Semoga Bermanfaat.