
RUH ORANG TUA MENUNGGU KIRIMAN DOA ANAK
Setelah meninggal dunia, orang tua kita tidak hilang begitu saja. Mereka menunggu kiriman doa, bacaan Al-Fatihah, dan sedekah dari anak-anaknya.
SHALAWAT SULTHON MAHMUD AL-GHOZNAWI
Sekali Baca = 300.000 Shalawat! Shalawat Sulthon Mahmud Al-Ghoznawi | Dahsyatnya Keutamaan!
THORIQOH SAMMANIYAH ABAH GURU SEKUMPUL
Dzikir Paling LANGKA Dalam 100 Tahun | Hanya Diberikan Kepada 1 Orang
DOA ABU DZAR AL-GHIFARI
Doa Abu Dzar Al-Ghifari yang Dikenal Para Malaikat di Langit-Menyentuh Hati
DZIKIR PEMBUKA SESUATU YANG TERTUTUP
awamkanlah membaca sebuah kalimat dibawah ini sebanyak 10 kali pada Pagi (subuh) dan Sore (ashar).
KEUTAMAAN DAN BERKAH MANDI DI WAKTU FAJAR
keistimewaan mandi fajar yaitu mandi pada pagi hari sebelum adzan subuh yang sebagian orang tidak mengetahuinya.
HAJAT TERKABUL DENGAN ISTIQOMAH SHALAT TASBIH
Memohon hajat yang sulit agar terkabul dengan barokah melaksanakan shalat tasbih
Tampilkan postingan dengan label pendekar dan ulama banten. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendekar dan ulama banten. Tampilkan semua postingan
06 April 2019
Riwayat Syekh Asnawi bin H Addurrahman

K.H. Syekh Asnawi yakni seorang ulama besar yang gigih
penuh dedikasi menyerahkan jiwa raganya untuk kepentingan umat manusia,
kebanyakan orang memanggil dengan sebutan “Mama Asnawi” yang telah mengayomi
masyarakat yang dianalogikan sebagai pohon beringin.
Menurut ceritanya beliau adalah salah seorang yang
menyebarkan agama Islam di daerah Banten. Sekarang tinggal peninggalannya
berupa Maqom Auliyaillah, beliau memang seorang ulama pejuang dari Caringin
yang sekarang banyak berdatangan wisatawan berziarah untuk mengetahui sejauh
mana sepak terjang beliau didalam pengislamisasian masyarakat khususnya di
Banten.
K.H. Syekh Asnawi lahir di Kampung Caringin sekitar
tahun 1850 M, ayah beliau bernama Abdurrahman dan ibunya bernama Ratu Sabi’ah
dan merupakan keturunan ke-17 dari Sultan Ageng Mataram atau Raden Fattah.
Sejak umur 9 tahun Ayahnya telah mengirim K.H. Syekh Asnawi ke Mekkah untuk
memperdalam agama Islam. Di Mekkah beliau belajar dengan Ulama kelahiran Banten
yang telah termasyhur namanya bernama Syech Nawawi Al-Bantani.
Karena kecerdasan yang di miliki beliau dengan mudah
mampu menyerap berbagai disiplin ilmu yang telah di berikan oleh gurunya.
Setelah dirasa cukup lama menimba ilmu dari sang guru yang bernama Syech Nawawi
Al Bantani maka K.H. Syekh Asnawi Tanara Banten menyuruh muridnya K.H. Syekh
Asnawi untuk pulang ketanah air untuk mensyiarkan agama Allah ini.
Sekembalinya dari Mekkah, K.H. Syekh Asnawi mulai
melakukan dakwah ke berbagai daerah, karena kepiawaian dalam berdakwah dan ilmu
yang dimilikinya nama K.H. Syekh Asnawi mulai ramai dikenal serta dibicarakan
orang, beliau menjadi sosok ulama yang menjadi panutan masyarakat khususnya
Banten. Pada saat itupula tanah air kita masih di kuasai Penjajah Belanda.
Rusaknya moral dan mental masyarakat Banten pada waktu
itu membuat menjadi garang serta menyulut kobaran api kemerdekaan pada setiap
dakwahnya. K.H. Syekh Asnawi sering mendapat ancaman oleh pihak-pihak yang
merasa kebebasannya terusik. Banten yang terkenal dengan jawara-jawaranya yang
memiliki ilmu kanuragan dari dahulu terkenal sangat sadis dan bengis, dapat ditaklukkan
oleh K.H. Syekh Asnawi, dan berkat beliau kegigihan dan perjuangannya menjadi
terkenal sebagai Ulama dan Jawara yang sakti yang sangat disegani oleh kaum
Penjajah Belanda.
K.H. Syekh Asnawi dalam melakukan dakwahnya juga
mengobarkan semangat Nasionalisme anti penjajah kepada masyarakat hingga
akhirnya K.H. Syekh Asnawi ditahan di Tanah Abang di asingkan ke Cianjur oleh
Belanda selama kurang lebih satu tahun dengan tuduhan melakukan pemberontakan kepada
pemerintah Hindia Belanda, Apa yang dilakukan K.H. Syekh Asnawi mendapat
dukungan penuh dari rakyat dan dan para ulama lainnya, seperti para bangsawan
dan para jawara.
Semenjak runtuhnya kesultanan Banten, terjadi sejumlah
pemberontakan yang sebagian besar dipimpin oleh tokoh-tokoh agama. Seperti,
pemberontakan di Pandeglang tahun 1811 yang dipimpin oleh Mas Jakaria,
peristiwa Cikande Udik tahun 1845, pemberontakan Wakhia tahun 1850, peristiwa
Usup tahun 1851, peristiwa Pungut tahun 1862, kasus Kolelet tahun 1866, kasus
Jayakusuma tahun 1868 dan yang paling terkenal adalah Geger Cilegon tahun 1888
yang dipimpin oleh KH. Wasid.
Selama di pengasingan K.H. Syekh Asnawi tetap melakukan
Dakwah mengajarkan Al-Qur’an dan Tarekat kepada masyarakat sekitar dan setelah
dirasa aman K.H. Syekh Asnawi kembali ke kampungnya di Caringin untuk
melanjutkan perjuangan mensyiarkan Islam dengan mendirikan Madrasah Masyarikul
Anwar dan Masjid Syalafiah Caringin sekitar tahun 1884 Mesjid Caringin ditandai
oleh denah empat persegi panjang, pada keempat sisinya terdapat serambi.
Arsitektur Masjid dipengaruhi oleh unsur arsitektur
lokal, terlihat dari bentuk atapnya dan ditopang oleh arsitektur asing terlihat
pada bentuk jendela serta pintu dalam dengan ukuran relatif besar juga
pilar-pilar yang mengelilingi Masjid. Menurut cerita bahwa Kayu masjid tersebut
berasal dari sebuah pohon Kalimantan yang di bawa oleh K.H. Syekh Asnawi ke
Caringin dahulu pohon tersebut tidak bisa di tebang kalaupun bisa di tebang
beberapa saat pohon tersebut muncul kembali hingga akhirnya K.H. Syekh Asnawi
berdoa memohon kepada Allah agar diberi kekuatan dan pohon tersebut dapat di
tebang serta kayunya dibawa K.H. Syekh Asnawi ke Caringin untuk membangun
Masjid.
Tahun 1937 K.H. Syekh Asnawi berpulang ke Rahmtulloh
dan meninggalkan 23 anak dari lima Istri (Hj.Ageng Tuti halimah, HJ sarban, Hj
Syarifah, Nyai Salfah dan Nyai Nafi’ah) dan di maqomkan di "Masjid
Syalafiah Caringin", hingga kini Masjid Syalafiah Caringin dan maqom
beliau tak pernah sepi dari para peziarah baik dari sekitar Banten maupun dari
berbagai daerah di tanah air banyak pengalaman menarik dari peziarah yang
melakukan i’tikaf di masjid tersebut seperti yang diungkap oleh salah seorang
jamaah sewaktu melakukan i’tikaf terlihat pancaran cahaya memenuhi ruangan
Masjid yang berusia hampir 200 tahun tersebut. Semoga Bermanfaat












