Perisai Mukmin Sejati: menjadi khadijah zaman now Perisai Mukmin Sejati: menjadi khadijah zaman now

RUH ORANG TUA MENUNGGU KIRIMAN DOA ANAK

Setelah meninggal dunia, orang tua kita tidak hilang begitu saja. Mereka menunggu kiriman doa, bacaan Al-Fatihah, dan sedekah dari anak-anaknya.

SHALAWAT SULTHON MAHMUD AL-GHOZNAWI

Sekali Baca = 300.000 Shalawat! Shalawat Sulthon Mahmud Al-Ghoznawi | Dahsyatnya Keutamaan!

THORIQOH SAMMANIYAH ABAH GURU SEKUMPUL

Dzikir Paling LANGKA Dalam 100 Tahun | Hanya Diberikan Kepada 1 Orang

DOA ABU DZAR AL-GHIFARI

Doa Abu Dzar Al-Ghifari yang Dikenal Para Malaikat di Langit-Menyentuh Hati

DZIKIR PEMBUKA SESUATU YANG TERTUTUP

awamkanlah membaca sebuah kalimat dibawah ini sebanyak 10 kali pada Pagi (subuh) dan Sore (ashar).

KEUTAMAAN DAN BERKAH MANDI DI WAKTU FAJAR

keistimewaan mandi fajar yaitu mandi pada pagi hari sebelum adzan subuh yang sebagian orang tidak mengetahuinya.

HAJAT TERKABUL DENGAN ISTIQOMAH SHALAT TASBIH

Memohon hajat yang sulit agar terkabul dengan barokah melaksanakan shalat tasbih

Tampilkan postingan dengan label menjadi khadijah zaman now. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menjadi khadijah zaman now. Tampilkan semua postingan

06 April 2019

Menjadi Khadijah Zaman Sekarang

Menjadi Khadijah Zaman Sekarang
Oleh: Vevi Alfi Maghfiroh

“Rasulullah SAW, tidak keluar dari rumahnya kecuali beliau pasti mengingat istrinya itu dan mengucapkan pujian untuknya.”

Dialah ummul mukminin Khadijah binti Khuwailid ra, Ia dijuluki at-Thahirah karena kesucian dirinya dan kesucian lembaran hidupnya. Penduduk Makkah mensifatinya sebagai penghulu wanita Quraisy. Dia memiliki kemuliaan, harta, keteguhan hati, dan kecerdasan.

Sayyidati Khadijah adalah saudagar kaya raya yang memilih Muhammad untuk menjalankan perniagaannya. Ia pun tertarik kepadanya karena akhlak dan kejujurunnya, lantas ia mengutus seseorang untuk memberitahukan keinginannya untuk menikah dengan Muhammad SAW, dan nabi pun tidak ragu-ragu menerimanya karena Khadijah merupakan perempuan mulia, kapabel, bernasab mulia, dan paling suci hati, dan tindakannya.

Siti Khadijah adalah teladan wanita dalam hal memenuhi kewajiban dan taat kepada suaminya. Dia senantiasa berupaya mencari keridhaan suaminya. Dan dialah wanita yang paling banyak membantu Rasulullah sejak hari pertama perjalanan dakwah yang memayahkan pelakunya. Khadijah beriman kepada Rasulullah dan membenarkannya. 

Ia merupakan sosok wanita yang bijaksana dan berakal cerdas. Dengan kedua bibirnya dan cahaya pandangnya, dia mengajarkan hakikat segala perkara, yakni bahwa Allah tidak membalas kebaikan kecuali dengan kebaikan juga dan tidak membalas kebajikan kecuali dengan kebajikan pula. Allah ridha kepada Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwalid. Wanita yang melindungi dan mendukung Rasululah dengan hartanya, cintanya, dan kebijaksanaannya.

Tidak heran pula dengan segala pengorbanan yang dilakukannya, Rasulullah senantiasa mengenang cintanya. Dari Aisyah, dia berkata: “Aku tidak pernah merasa cemburu kepada seorang pun di antara istri-istri Nabi melebihi cemburuku kepada Khadijah, padahal aku tidak pernah bertemu dengannya.

Aisyah berkata, Rasulullah SAW, apabila menyembelih kambing, beliau pasti berkata, ‘Kirimkanlah sebagian dagingnya kepada teman-teman Khadijah’ Aisyah bertutur lagi, suatu hari aku marah kepada beliau, lantas ku katakan, “Khadijah lagi!” Rasulullah SAW menjawab “Sesungguhnya aku telah diberi rezeki berupa cintanya.” (Hadist riwayat Muslim (6431).

Khadijah adalah teladan bagi istri yang shalihah, ibu yang penyayang, dan muslimah yang jujur. Maka wajar saja jika sosoknya diidolakan sampai saat ini, bahkan tak jarang Nyai Umi Waheeda binti Abdul Rahman, pengasuh pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman Parung Bogor menasihati dan berpesan kepada para santriwatinya juga kepada perempuan-perempuan muda untuk menjadi sosok Khadijah zaman now.

Dengan segala prestasi yang ia raih dan keberhasilannya memimpin pesantren besar seorang diri sepeninggal suaminya. Pesantren tersebut memiliki ratusan bahkan puluhan ribu santri yang digratiskan, juga memiliki kemandirian dalam perekonomian pesantren. Ia mengatakan bahwa “Everything is in the mind” semua ada di dalam fikiran. Dalam hal ini dikatakan bahwa setiap kesuksesan tergantung kepada keyakinan untuk menggapainya. 

Tak lupa, ia pun memberi beberapa tips kepada wanita muslimah untuk menjadi sosok Khadijah zaman now atau Khadijah milenial, antara lain:

Tampil Cantik, Menarik, dan Berperilaku Baik
Seorang perempuan agar terlihat elegan dan berkelas, maka harus berpenampilan cantik. Makna cantik disini bukan berarti harus bermake up tebal dan berpakaian berlebihan, akan tetapi ia berdandan yang pantas di setiap situasi. Dengan berpakaian rapi dan berhias sesuai keperluan menunjukkan bahwa ia berkelas dan tahu cara menempatkan diri di situasi apapun.

Seorang perempuan juga harus memiliki attitude dan perilaku yang baik serta tahu cara bersikap yang benar. Dengan sifat ini, seorang perempuan tidak akan membuat orang lain merasa direndahkan, sehingga ia dihormati dan disenangi banyak orang. Perempuan yang berperilaku baik juga akan disegani orang lain karena mampu mengendalikan sikapnya.

Berpikir Seperti Seorang Pria
Sebuah penelitian di Inggris menyimpulkan bahwa kunci agar seseorang dapat memiliki pendapatan yang lebih tinggi adalah memiliki cara pikir seperti laki-laki. Dikutip dari Daily Mail, studi tersebut memperlihatkan bahwa seorang perempuan yang berpikir seperti laki-laki berpenghasilan lebih tinggi ketimbang yang berfikir seperti perempuan.

Seseorang yang memiliki cara pikir laki-laki alias otak Tipe-S, biasanya berprestasi dalam membuat dan menganalisa sesuatu, terutama pada sektor ekonomi, teknologi, dan tekhnik. Maka seorang perempuan agar tidak diremehkan atas profesinya, diharuskan pula untuk berpikir seperti laki-laki dengan tidak melibatkan emosi dan perasaannya dalam memutuskan sesuatu.

Bekerja Keras Seperti Seekor Kuda
Kuda memiliki sifat mandiri dan tidak jarang bertindak out of the box untuk mengeksplorasi dunia yang belum ia ketahui. Dia adalah representasi hewan yang gagah dan elegan. Darinya seorang perempuan belajar untuk tidak mempedulikan ocehan dan komentar negatif orang lain yang akan menguras energi dan fokusnya.

Sikap kerja keras juga harus dimiliki oleh perempuan muslimah. Dengan sikap ini ia akan menghargai apa yang telah diraih, menjadi sosok tangguh yang mandiri, dan tidak mudah menyerah. Dengan sikap ini pula lah akan membentuk kedewasaan perempuan dalam memperjuangkan sesuatu untuk kebaikan di dunia dan akhiratnya.

Para pembaca muslimah yang budiman! Begitulah sosok Sayyidati Khadijah yang harus kita teladani. Agar kita semua mampu menjadi sosok muslimah tangguh dan mampu menyebarkan manfaat untuk orang lain. Dari perempuan hebat ini pula lah akan menghasilkan generasi emas di kemudian hari yang berjuang untuk agama, bangsa, dan negaranya. Wallahu a’lam bisshawab.

Penulis adalah alumnus Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng, saat ini menempuh studi Pascasarjana di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 
SEMOGA BERMANFAAT