RUH ORANG TUA MENUNGGU KIRIMAN DOA ANAK
Setelah meninggal dunia, orang tua kita tidak hilang begitu saja. Mereka menunggu kiriman doa, bacaan Al-Fatihah, dan sedekah dari anak-anaknya.
SHALAWAT SULTHON MAHMUD AL-GHOZNAWI
Sekali Baca = 300.000 Shalawat! Shalawat Sulthon Mahmud Al-Ghoznawi | Dahsyatnya Keutamaan!
THORIQOH SAMMANIYAH ABAH GURU SEKUMPUL
Dzikir Paling LANGKA Dalam 100 Tahun | Hanya Diberikan Kepada 1 Orang
DOA ABU DZAR AL-GHIFARI
Doa Abu Dzar Al-Ghifari yang Dikenal Para Malaikat di Langit-Menyentuh Hati
DZIKIR PEMBUKA SESUATU YANG TERTUTUP
awamkanlah membaca sebuah kalimat dibawah ini sebanyak 10 kali pada Pagi (subuh) dan Sore (ashar).
KEUTAMAAN DAN BERKAH MANDI DI WAKTU FAJAR
keistimewaan mandi fajar yaitu mandi pada pagi hari sebelum adzan subuh yang sebagian orang tidak mengetahuinya.
HAJAT TERKABUL DENGAN ISTIQOMAH SHALAT TASBIH
Memohon hajat yang sulit agar terkabul dengan barokah melaksanakan shalat tasbih
Tampilkan postingan dengan label amalan para petani. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label amalan para petani. Tampilkan semua postingan
25 Juni 2016
AMALAN PARA PETANI UNTUK MENANAM PADI
By Jakaswara 21.44
amalan para petani, Mujarrabat Imamiyah, terlindung dari hama, untuk menanam padi No comments
Doa ini saya kutip dari kitab
Mujarrabat Imamiyah, Kitab kumpulan amalan dan doa-doa yang telah ditajrib
(dieksperimen) oleh banyak orang, khusus doa ini sebagian orang yang hidup di
daerah pertanian di Jawa timur telah mempraktekkannya.
Alhamdulillah berkat doa
ini mereka berhasil, dan pertanian mereka terjaga dari hama saat pertanian yang
lain terkena hama. Semoga doa ini dapat membantu anda, tentu setiap doa harus
dimulai dengan suatu keyakinan yang kuat terhadap bantuan yang teristimewa dari
Allah swt, dan disertai niat yang tulus-ikhlas karena Allah Yang Maha Dermawan
dan Maha Penolong.
Doa ini diajarkan oleh salah seorang waliyullah dari
keturunan Rasulullah saw, yaitu Imam Muhammad Al-Baqir Ra, Imam Muhammad
Al-Baqir adalah putera Ali zainal Abidin bin Husein bin Fatimah Az-Zahra binti
Rasulillah saw. Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata: “Jika kamu hendak bertani
atau menanam suatu tanaman, maka hendaknya kamu mengambil segenggam bibit
dengan tanganmu sendiri. Kemudian menghadap ke kiblat sambil membaca ayat
Al-Qur’an surat Al-Waqi’ah: 64, yang artinya: “Apakah kamu yang menumbuhkan
atau Kami yang menumbuhkannya.”
أَأَنْتُمْ تَزْرَعُونَهُ أَمْ نَحْنُ
الزَّارِعُونَ.
A-antum tazro unahu amnahnuz zari’un.
Apakah kamu yang menumbuhkannya atau Kami yang
menumbuhkannya?
Kemudian membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ حَرْثًا مُبَارَكًا، وَارْزُقْنَا
فِيْهِ السَّلاَمَةَ وَالتَّمَامَ، وَاجْعَلْهُ حَبًّا مُتَرَاكِبًا، وَلاَ
تَحْرِمْنِي خَيْرَ مَا أَبْتَغِي، وَلاَ تَفُتَّنِي بِمَا مَتَّعْتَنِي بِحَقِّ
مُحَمَّدٍ وَآلِهِ الطَّيِّبِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ.
Allohummaj’alhu hartsan mubarokan, warzuqna fihis salamata
wat-tamam, waj’alhu habban mutarokiba, wala tahrimni khoyro ma abtaghi, wala
tafuttani bima matta’tani bihaqqi Muhammadin wa alihith thoyyibinath thohirin.
Ya Allah, jadikan bibit ini menghasilkan pertanian yang
penuh berkah, karuniakan kepada kami dalam pertanian ini keselamatan dan
kesempurnaan. Jadikan bibit ini keberhasilan yang melimpah. Jangan halangi aku
dari kebaikan yang aku harapkan, dan jangan binasakan aku karena hasil yang
menyenangkan, dengan hak Muhammad dan keluarganya yang baik dan suci.
Kemudian ditutup Doa Sapu jagad 3x: Robbana aatinaa
fiddunyaa hasanah wafil aakhiroti hasanah waqinaa adzabannar.
Kemudian taburlah atau tanamlah bibit yang ada dalam
genggaman tanganmu itu, insya Allah, tanamanmu akan berhasil.
Catatan: Ketika anda mengambil bibit hendaknya dimulai
dengan membaca Basmalah dan shalawat, usahakan dalam keadaan punya wudhu dan
suci dari hadas.













