Perisai Mukmin Sejati: Yasin untuk ahli kubur Perisai Mukmin Sejati: Yasin untuk ahli kubur

RUH ORANG TUA MENUNGGU KIRIMAN DOA ANAK

Setelah meninggal dunia, orang tua kita tidak hilang begitu saja. Mereka menunggu kiriman doa, bacaan Al-Fatihah, dan sedekah dari anak-anaknya.

SHALAWAT SULTHON MAHMUD AL-GHOZNAWI

Sekali Baca = 300.000 Shalawat! Shalawat Sulthon Mahmud Al-Ghoznawi | Dahsyatnya Keutamaan!

THORIQOH SAMMANIYAH ABAH GURU SEKUMPUL

Dzikir Paling LANGKA Dalam 100 Tahun | Hanya Diberikan Kepada 1 Orang

DOA ABU DZAR AL-GHIFARI

Doa Abu Dzar Al-Ghifari yang Dikenal Para Malaikat di Langit-Menyentuh Hati

DZIKIR PEMBUKA SESUATU YANG TERTUTUP

awamkanlah membaca sebuah kalimat dibawah ini sebanyak 10 kali pada Pagi (subuh) dan Sore (ashar).

KEUTAMAAN DAN BERKAH MANDI DI WAKTU FAJAR

keistimewaan mandi fajar yaitu mandi pada pagi hari sebelum adzan subuh yang sebagian orang tidak mengetahuinya.

HAJAT TERKABUL DENGAN ISTIQOMAH SHALAT TASBIH

Memohon hajat yang sulit agar terkabul dengan barokah melaksanakan shalat tasbih

Tampilkan postingan dengan label Yasin untuk ahli kubur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yasin untuk ahli kubur. Tampilkan semua postingan

11 Maret 2023

Surah Yasin di hari jum'at yang dirasakan ahli kubur

Surah Yasin di hari jum'at yang dirasakan ahli kubur
Dikabarkan dari Al-Hasan bin al-Haitsam bahwa suatu ketika ia mendengar Abu Bakar al-Athrusyi bin Abi Nashr bin At-Timar bercerita:
"Suatu masa terdapat seorang anak laki-laki yang senantiasa mendatangi pekuburan ibunya setiap hari Jum'at. Setiap kali bersanding dengan pusara ibunya, ia akan dengan khusyu membaca Surah Yasin.

Ia terlihat begitu khusyu dibacanya ayat-ayat al-Qur'an itu dengan penuh khidmat. Sambil sesekali ketika menghentikan bacaan untuk mengambil napas, ia mengenang masa-masa indah dengan ibunya. Sungguh, pemandangan itu begitu memilukan, melihat seorang anak yang duduk terpekur sambil membaca al-Qur'an di samping pusara ibunda tercintanya. 

Ketika ia telah selesai, ia kemudian berdoa:
"Ya Allah, sesungguhnya aku membagikan pahala membaca Surah Yasin ini. Maka jadikanlah bagian itu terhaturkan kepada para arwah yang bersemayam di pekuburan ini."

Seminggu kemudian, tepat di hari Jum'at berikutnya anak tersebut kembali melakukan rutinitas mingguannya itu. Mendatangi pusara ibunya, duduk dengan khusyu dan kemudian membaca Surah Yasin seperti biasanya untuk dihadiahkan kepada ibundanya serta para arwah di pemakaman itu.

Tiba-tiba saja saat ia hendak beranjak, datang seorang wanita yang bertanya kepadanya; "Apakah engkau adalah Fulan bin Fulanah, apakah engkau adalah putra dari ibu yang dikubur dalam pusara ini?" 

"Ya" jawab anak itu singkat.

"Sesungguhnya aku memiliki seorang putri yang telah meninggal, kemudian aku bermimpi bertemu dengannya. Dalam mimpi itu, kulihat ia sedang duduk-duduk di samping pusaranya. Kemudian aku bertanya padanya, "Gerangan apa yang membuatmu terduduk di sini?" Ia lantas menjawab, "Sesungguhnya Fulan bin Fulanah mendatangi pekuburan ibunya, kemudian ia membaca Surah Yasin dan menghadiahkan pahala bacaannya kepada ibunya dan kami, para ahli kubur yang arwahnya bersemayam di pemakaman ini. Maka dari itulah, aku mendapatkan manfaatnya sehingga aku diampuni."

Sumber: Tahqiqul 'Amal Fima Yanfa'ul Mayyita Minal 'Amal  halaman 60