RUH ORANG TUA MENUNGGU KIRIMAN DOA ANAK
Setelah meninggal dunia, orang tua kita tidak hilang begitu saja. Mereka menunggu kiriman doa, bacaan Al-Fatihah, dan sedekah dari anak-anaknya.
SHALAWAT SULTHON MAHMUD AL-GHOZNAWI
Sekali Baca = 300.000 Shalawat! Shalawat Sulthon Mahmud Al-Ghoznawi | Dahsyatnya Keutamaan!
THORIQOH SAMMANIYAH ABAH GURU SEKUMPUL
Dzikir Paling LANGKA Dalam 100 Tahun | Hanya Diberikan Kepada 1 Orang
DOA ABU DZAR AL-GHIFARI
Doa Abu Dzar Al-Ghifari yang Dikenal Para Malaikat di Langit-Menyentuh Hati
DZIKIR PEMBUKA SESUATU YANG TERTUTUP
awamkanlah membaca sebuah kalimat dibawah ini sebanyak 10 kali pada Pagi (subuh) dan Sore (ashar).
KEUTAMAAN DAN BERKAH MANDI DI WAKTU FAJAR
keistimewaan mandi fajar yaitu mandi pada pagi hari sebelum adzan subuh yang sebagian orang tidak mengetahuinya.
HAJAT TERKABUL DENGAN ISTIQOMAH SHALAT TASBIH
Memohon hajat yang sulit agar terkabul dengan barokah melaksanakan shalat tasbih
Tampilkan postingan dengan label Tes DNA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tes DNA. Tampilkan semua postingan
19 Oktober 2025
Cara Orang Kuno Mengetes Keaslian Nasab
By Jakaswara 22.21
Cucu Nabi Muhammad, Keturunan Nabi Muhammad, Mengetes Keaslian Nasab, Nasab Palsu, Tes DNA No comments
CARA ORANG KUNO MENGETES KEASLIAN NASAB ORANG YANG MENGAKU CUCU
Bahasan perihal Nasab Palsu dalam sejarah Islam sudah ada sejak lama. Di zaman Khalifah Al-Mutawakkil (Wafat 861) pernah ada seorang Wanita bernama Zainab mengaku sebagai Keturunan Nabi Muhamad SAW.
Karena Keturunan Nabi, Zainab dihormati oleh Rakyat Baghdad, namun kian hari tingkah Zainab ini mencurigakan sebab sering meminta-minta harta kepada Rakyat dengan memanfaatkan penghormatan rakyat kepada Dzuriyah Nabi.
Salah seorang Penduduk yang curiga kemudian mengadukan-nya kepada Khalifah sehingga kemudian dipanggil Zainab ke hadapan Khalifah untuk di uji keabsahan Nasabnya.
Dengan bijak, Al-Mutawakkil meminta pendapat Ali bin Muhammad bin Musa Al-Hadi (keturunan Nabi Muhamad) perihal pengakuan Zainab.
Dengan nada menantang, Al-Hadi meminta agar Zainab dimasukkan ke dalam kandang Singa dengan alasan bahwa seseorang yang pada dirinya ada aliran darah rasul tidak akan di satroni oleh binatang buas.
Mendengar tantangan itu, Zainab berkilah "mengapa bukan engkau yang masuk ke kandang singa..?". Tanpa ragu Al-Hadi masuk ke dalam kandang singa dan singa pun merunduk di sampingnya. Melihat kejadian ini, Zainab kemudian gemetar ketakutan seraya berkata bahwa sesungguhnya dirinya bukanlah keturunan Nabi Muhammad.
Begitu cuplikan Orang Kuno (Abad 9) dalam menguji keabsahan seseorang yang mengaku-ngaku sebagai keturunan Nabi Muhamad Saw yang terekam dalam sejarah Islam.
Diduga ada kemungkinan dalam mengadili Zainab, Khalifah dan Al-hadi melakukan semacam trik dalam rangka membongkar kebohongan Zainab, bisa saja Khalifah dan Al-hadi melakukan sandiwara yang telah dirancang dimana Singa yang disuguhkan merupakan Singa yang sudah kenyang ataupun Singa peliharaan Alhadi sendiri sehingga ketika Alhadi masuk ke Kandang Singa yang terjadi singa tersebut menjadi jinak kepada Al-hadi. Sekali lagi ini hanya dugaan Mimin.
Jika hal itu benar, maka Trik tersebut pada nyatanya efesien, dan karena efesien kemudian cara tersebut digunakan Negara untuk menakut-nakuti orang-orang yang mengaku-ngaku sebagai keturunan Nabi kala itu.
Lalu apakah masih relevan cara itu bila digunakan pada kondisi sekarang.??
Tentu sudah tidak relevan, sebab selain Singa mencarinya susah teknik itu juga kuno dan tentunya hanya cocok digunakan kepada mereka yang menyadari kebohongan-nya sendiri.
Di Indonesia, karena yang membuat bohongnya itu ratusan tahun yang silam. Maka cucu-cucu pembohong itu telah menganggap dirinya benar sebagai keturunan Nabi. Orang semacam ini kalau di uji dengan Trik dimasukan ke Kandang Singa kasihan juga. Sebab mereka tidak merasa berbohong, karena yang membohongi mereka itu adalah nenek moyangnya yang telah lama mati.
Pada zaman Modern, cara yang jitu untuk mengetahui kepalsuan Nasab orang yang mengaku-ngaku sebagai keturunan Nabi adalah dengan cara melakukan Tes DNA. Kalau mereka lari dan tidak mau maka sudah dipastikan itu nasabnya palsu, sebab sama seperti larinya Zainab ketika ditantang masuk Kandang Singa. Wallahu A'lam Bishawab














