Oleh sebab itu saya mengingat petuah seorang ulama besar yaitu Imam Ghazali. Jika anda sanggup cobalah shalat tasbih ini setiap hari, Jika tidak sanggup maka lakukan setiap hari jumat (seminggu sekali), Jika tidak sanggup juga lakukan shalat ini sebulan sekali, Jika masih tak sanggup lakukan shalat ini setahun sekali, Jika setahun sekali juga masih tidak sanggup dan tak sempat, maka lakukanlah shalat ini paling tidak seumur hidup sekali.
Keberkahan dan fadhilah shalat tasbih ini pernah dibuktikan oleh seseorang,
Beliau naik haji pergi ke tanah suci tanpa mengeluarkan ongkos yang besar,
Subhaanallah.
Cerita ini sekitar tahun 1973, Pada suatu ketika telah datang seseorang sahabat
Musannif Effendi meminta bantuan atas kerisauan yang ia hadapi. Orang ini
bernama Abdul Manan yang sudah bekerja sudah sekian lama di poliklinik Dinas
Kebakaran dan saat itu ia sedang punya maksud ingin melakukan ibadah haji.
Kemudian dissat itu dinas DKI Jakarta Koordinator bagian haji membutuhkan
tenaga-tenaga ahli di bidang kesehatan yang akan diperbantukan tenaganya dalam
team kesehatan yang akan mengurus jamaah haji dari indonesia ke tanah suci,
kemudian dari sekian banyak pendaftar yang mempunyai minat dan keahliannya
dalam team kesehatan tersebut, termasuk diantaranya saudara Abdul Manan ini.
Maka siapa yang namanya setelah di undi keluar, maka dialah yang berhak menjadi
anggota team kesehatan dalam mengurus kesehatan calon jamaah haji yang akan
diberangkatkan ke tanah suci di tahun itu, sekitar tahun 1973.
Maka saudara Abdul Manan tersebut setelah mendaftarkan namanya dan telah memenuhi persyaratan bagi team kesehatan tersebut, maka tinggal menunggu undian nama-nama mereka yang mendaftar, lantaran mereka yang mendaftar lebih banyak daripada yang sudah di tetapkan.
Dalam hal yang demikian saudara Abdul Manan meminta bantuan kepada saudara Musannif langkah apa yang harus dilakukan agar namanya bisa terpilih menjadi team kesehatan tersebut. Lalu beliau di anjurkan agar memohon pertolongan kepada Allah agar namanya dapat terpilih, maka untuk itu saya menganjurkan supaya melakukan shalat tasbih 4 rakaat, dan kemudian saya melakukan shalat tasbih secara berjamaah di rumah Abdul Manan di malam jumat dan saudara Musannif Effendi sendiri yang menjadi imamNya dan saudara Abdul Manan sebagai makmumNya.
Alhamdulillah setelah dua jumat berturut-turut di malam jumat, setelah kami melakukan shalat tasbih dengan karunia Allah tercantumlah nama saudara Abdul Manan selaku anggota team kesehatan dalam hasil undian itu, dan kini ia sudah menjadi HAJI tanpa mengeluarkan ongkos yang besar. Karena bila Allah telah berkehendak tidak ada yang tak mungkin, itu sebagian dan keajaiban dan fadhilah yang dirasakan dari shalat tasbih ini.
Beberapa fadhilah yang bisa dirasakan dari shalat tasbih ini bisa untuk segala macam permohonan dan hajat di antaranya:
1.Para pelajar agar lulus UAN.
2.Diterima perguruan tinggi negeri.
3.Diterima bekerja diperusahaan tertentu.
4.Memohon agar segera mendapat jodoh.
5.Memohon agar segera di anugerahi keturunan.
6.Disembuhkan dari segala macam penyakit.
7.Dimudahkan dalam mencari rizki yang berkah dan halal.
8.Dan lain-lain sebagainya.
Shalat Tasbih ini bisa anda lakukan setiap malam jumat, atau bila ada hajat dan permohonan khusus kepada Allah bisa anda lakukan setiap malam sehabis shalat isya secara rutin, insya Allah dalam waktu seminggu Allah akan memberikan jawaban atas segala doa anda.
Niat Shalat Tasbih.
اُصَلّ سُنَةً التَّسْبيح
رَكعَتَيْن لله تَعَالٰى اَللهُ اكْبَرْ
Usholli
sunnatat tasbiihi rok’atayni lillaahi ta’aala, Alloohu Akbar.
Kemudian setelah
takbiratul ihram, anda membaca surat Al-Faatihah, lalu membaca surat apa saja
yang anda hafal. Maka sesudah itu anda membaca tasbih 15 kali (lima belas kali)
yaitu tasbihnya :
Subhaanallah walhamdulillaah walaa ilaahaillallaah wallaahu akbar
Maha suci Allah, Dam segala puji bagi Allah, Dan tiada Tuhan selain Allah,
dan Allah maha besar
Kemudian dilanjutkan dengan anda ruku.
-Ketika ruku, setelah membaca tasbih ruku, “Subhaana robbiyal azhiimi
wabihamdih” bacalah tasbih tersebut 10 kali.
-Ketika I’tidal, setelah membaca “Robbana lakal hamdu mil’us-samaawaati wa
mil’ul ardhi wa mil’u maa syi’ta min syai’in ba’du” anda baca tasbih lagi 10
kali.
-Ketika sujud pertama, setelah membaca tasbih ruku “Subhaana robbiyal a’laa
wabihamdih” anda baca tasbih lagi 10 kali.
-Ketika diantara dua sujud, setelah membaca doa “Robbighfirlii warhamnii
wajburni” dan seterusnya, anda baca tasbih 10 kali.
-Ketika sujud kedua, setelah anda membaca tasbih ruku “Subhaana robbiyal a’laa
wabihamdih” anda baca tasbih lagi 10 kali.
-Kemudian sebelum anda berdiri ke rakaat kedua, duduk sebentar dan membaca
tasbih tersebut 10 kali, barulah berdiri untuk rakaat kedua.
Jadi jumlahnya dalam tiap-tiap rakaat dibaca tasbih tersebut sebanyak 75 (tujuh
puluh lima kali) dengan tata cara yang sudah saya jelaskan diatas, lakukanlah
shalat tasbih ini setiap malam 2 rakat 2 rakaat dengan 2 kali salam. Dan pada
rakaat terakhir selesai anda “Attahiyyatul Mubarookatush-sholawaatuth” sampai
“Innaka hamiidum-majiid” sebelum salam, anda baca lagi tasbih itu 10 kali.
Kemudian sesudah anda salam cobalah anda sujud sekali dan anda baca didalamnya
shalawat nabi, tasbih dan doa sapu jagad masing-masing 10 kali.
Allaahumma sholli alaa sayyidinaa Muhammad, Wa alaa aali
sayyidinaa Muhammad (10
kali)
Subhaanallah walhamdulillaah walaa ilaahaillallaah wallaahu akbar (10 kali)
Robbanaa aatina fiddunyaa hasanah, wafil aakhiroti hasanah wa
qinaa adzaban-naar.(10 kali).
Kemudian setelah itu anda mohon didalam hati apa saja maksud dan permohonan anda kepada Allah SWT, insya Allah atas kuasanya doa anda akan dikabulkannya.
Oleh karena itu, jika anda mempunyai maksud, baik soal dunia atau soal agama,
cobalah anda lakukan shalat tasbih ini tiap jumat sekali, atau bila sanggup
setiap malam sehabis shalat isya, mudah-mudahan anda akan berhasil berkat
pertolongan Allah SWT.
Adapun waktu-waktunya untuk melakukan shalat tasbih adalah sebagai berikut:
1.Selesai shalat subuh sampai matahari terbit.
2.Dari mulai matahari terbit sampai jam 10 pagi.
3.Dari jam 10 sampai waktu dzuhur.
4.Ba’da shalat ashar sampai maghrib.
5.Dari maghrib sampai malam.
0 comments:
Posting Komentar