Begitulah kira-kira terjemah diantara syair Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani tetang puji-pujiannya kepada Sandal Rasulullah SAW.
Syaikh Yusuf An-Nabhani juga melukis Sandal Rasulullah SAW. Lukisan ini adalah lukisan sandal Rasulullah SAW yang paling benar diantara gambar-gambar yang pernah ada sebelumnya. Lukisan ini diambil dari kitab “Fathul Muta’al” Karya Al-‘Allamah As-Syihab Ahmad al-Muqri yang telah diberi rekomendasi oleh para ulama dan huffadh seperti As-Suyuthi, As-Sakhawi, dan dan Ad-Daimi.
Abu Bakar Al-Qurthubi rahimahullah mengatakan dalam salah satu bait syairnya bahwa lukisan sandal Rasulullah dapat menyembuhkan penyakit, membahagiakan orang yang susah dan member keamanan dari ketakutan
Al-Qisthillani dan Al-Muqri menukilkan banyak khasiat lukisan sandal dengan menyimpan dan selalu membawanya kemanapun pergi.
An-Nabhani menukil beberapa faidah lukisan sandal ini, dimana faidah tersebut telah diuji (mujarrab) oleh para ulama terdahulu, diantaranya adalah:
2. Bila wanita hamil membawanya di tangan kanannya ketika akan melahirkan, maka proses melahirkan akan digampangkan, bi haulillah wa quwwatihi.
3. Mendapatkan penjagaan dari sihir.
4. Orang yang selalu membawanya akan diterima di masyarakat, dan akan dapat melihat beliau dalam mimpi dan menziarahi Rosululloh
5. Bila tentara membawanya, maka pasukannya akan menang.
6. Bila dibawa bepergian (baik darat maupun laut), maka akan selamat.
7. Jika ditaruh dalam rumah, maka rumah tersebut tidak akan terbakar.
8. Jika ditaruh dalam barang dagangan, maka barang tersebut tidak akan dicuri.
9. Bila untuk suatu hajat, bertawassul dengan pemilik sandal ini (Rosululloh) maka hajat kita akan dikabulkan. Atau untuk suatu kesempitan (masalah), maka akan diberi jalan keluar. Atau pada orang yang sakit, maka ia akan sembuh.
10. Dan orang yang menaruh gambar tersebut di atas kepalanya, maka Alloh akan memenuhi apa yang dicita-citakannya.
Syeikh Yusuf An-Nabhani adalah satu diantara ulama-ulama yang
telah berusaha menggambarkan sifat sandal Rasulullah SAW yang tersebut dalam
kitab-kitab sirah nabawiyah yang mereka tulis. Ulama-ulama tersebut merupakan
para imam, pembesar dari kalangan huffadz dan para muhadditsin. Pembahasan dan
perhatian mengenai sifat sandal Rasulullah berusaha di perdalam dilakukan
secara mendalam, disertai puji-pujian terhadap sandal tersebut dalam bentuk
syair maupun natsar. Para ulama itu diantaranya adalah Ibnul Arabi, Ibnu
‘Asakir, Ibnu Marzuq, Al-Fariqi, As-Suyuthi, As-Sakhawi, At-Tata’i dan
Al-‘Iraqi.
Pelukisan sandal Rasulullah tentunya muncul dari kecintaan kepada Rasulullah SAW, yang diberi keistemawaan berupa derajat dan kedudukan yang tinggi. Ibarat sesorang mencintai orang lain, maka segala apa yang berhubungan dengan yang dicintai, juga akan disukainya.
Lukisan sandal hanya sebagai wasilah kepada Rasulullah SAW yang telah diberikan Allah badan dan kaki yang bagus dan tidak ada orang lain yang menyamainya. Sebenarnya bukan mencintai sandal, tetapi mencintai orang yang memiliki sandal itu. Shallallahu alaihi wa alihi wa shahbihi wa sallam.
Wassalamu’alaikum Wr,Wb
- http://www4.0zz0.com
- http://www.albwhsn.net
- http://www7.0zz0.com
- http://dc358.4shared.com
- http://t0.gstatic.com
- http://t1.gstatic.com
- http://t1.gstatic.com
- http://t3.gstatic.com
0 comments:
Posting Komentar