Layaknya pendar cahaya di kegelapan, nama-nama Allah yang indah dan mulia ini memancarkan kekuatan dan keajaiban bagi setiap hamba yang menyebutnya.
Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa dua kalimat yang ringan diucapkan namun berat dalam timbangan dan dicintai Allah adalah "Subhanallah Wabihamdihi Subhanaallahi Adzim", yang artinya "Maha Suci Allah dan Segala Puji bagi-Nya, Maha Suci Allah Yang Maha Agung.” (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim). Kalimat-kalimat ini mengajarkan kita tentang kekuatan dzikir dan pujian kepada Allah SWT, sejalan dengan menyebut Asmaul Husna.
Dzikir adalah puji-pujian kepada Allah SWT yang diucapkan berulang-ulang dan merupakan aktivitas dalam ibadah yang dilakukan umat Muslim untuk mengingat Allah.
Menurut Ustadz Rizem Aizid dalam bukunya berjudul 'Dahsyatnya Mukjizat Shalat Tahajud dan Hajat', kita bisa mengembangkan kalimat dzikir sesuai dengan selera dan kebutuhan kita. Bisa kalimat thayyibah, bisa Asmaul Husna (nama-nama Allah yang berjumlah 99), atau yang lain. Selain itu, diperbolehkan juga membaca dzikir-dzikir khusus pembuka pintu rezeki, sehingga dapat meraih kesuksesan yang hakiki.
Berikut ini adalah beberapa Asmaul Husna yang dapat didzikirkan untuk membuka pintu rezeki:
Salah satu Asmaul Husna yang berkhasiat untuk memperlancar rezeki adalah Al-Wahhab. Nama Allah ini, menyatakan bahwa Allah SWT akan memberikan segalanya terhadap kebutuhan-kebutuhan makhlukNya. Jadi, bila ingin lancar dalam usaha dan murah rezeki, perbanyaklah berdzikir "Ya Wahhab", terutama setelah shalat tahajud atau shalat hajat.
Al-Basith adalah nama Allah SWT yang berguna untuk memperlancar turunnya rezeki. Pada nama Allah SWT ini, menyatakan secara tersirat bahwa Allah SWT akan memberikan kelapangan rezeki kepada hamba-hamba yang dikehendaki-Nya. Karena itu, berdzikir dengan nama Allah SWT ini paling cocok untuk pengusaha yang ingin usahanya lancar dan sukses. Bacalah "Ya Basith" setelah shalat tahajud atau hajat sebanyak 300 kali. Insya Allah usaha kita akan mengalami kemajuan dan kesuksesan.
3. Al-Jalil (Zat Yang Maha Sempurna)
Bagi seorang pengusaha, salah satu nama Allah SWT ini juga penting untuk diamalkan secara istiqomah setiap selesai shalat tahajud maupun shalat hajat. Manfaat utamanya adalah dapat mempercepat kemajuan perdagangan dan menjauhkan diri dari kesulitan hidup. Bacalah "Ya Jalil" sebanyak 99 kali secara istiqomah setiap selesai shalat tahajud.
4. Al-Akhir (Zat Yang Maha Akhir)
Nama Al-Akhir memiliki keutamaan dapat memudahkan rezeki dan menjauhkan diri dari segala macam kesulitan hidup. Bila mengamalkan dzikir "Ya-Akhir" sebanyak 200 kali secara istikamah setelah shalat tahajud, InsyaAllah akan dimudahkan dalam menjemput rezeki dan dijauhkan dari segala macam kesulitan hidup.
5. Al-Mughni (Zat Yang Maha Memberi Kekayaan)
Keutamaannya adalah dapat memudahkan apa yang dicita-citakan dan dapat memperlancar jalannya rezeki. Adapun cara mengamalkannya adalah membaca "Ya Mughni" sebanyak 200 kali setiap hari setelah shalat lima waktu, atau dibaca pada tengah malam setelah shalat tahajud ataupun shalat hajat.
Itulah beberapa dzikir dari Asmaul Husna yang bisa diterapkan setelah salat tahajud ataupun salat lima waktu. Dzikir tersebut cocok bagi pengusaha ataupun yang masih calon pengusaha. Dan ingin meraih kesuksesan dan kekayaan yang berkah, atau bagi yang ingin dilapangkan pintu rezekinya, atau bagi yang ingin menggapai cita-cita.
Khasiat Ya Karimu Ya Wahhab Ya Dzat Thouli Ya Allah
Adapun khasiat dan kegunaannya banyak sekali, diantaranya: Barang siapa yang berdzikir dengan nama tersebut, maka Allah akan.
Artinya: Al-Imam Ahmad bin Ali al-buni dalam kitab Mambau Usulil Hikmah berkata: Adapun asma Allah ya karim itu barang siapa yang melanggengkan dzikir dengan asma tersebut maka Allah akan memberinya rizqi banyak tanpa susah payah tak pernah tersentuh kesulitan, kefakiran dan selalu mendapatkan kegembiraan dengan cara yang paling mudah dan ringan, apa lagi kalau asma AL KARIM di gabung dengan Al WAHHAB DZATH THOULLI YA ALLAH itu merupakan keajaiban yang luar biasa.
Artinya: Dan ketahuilah bahwa asma Allah Al-Karim Al-wahab Dzat thauli adalah asma-asma yang agung. Bila orang yang lambat rizqinya berdzikir dengan asma-asma tersebut maka Allah memudahkan baginya rizqi banyak tanpa terasa.
B. Memberinya kenikmatan zhohir dan bathin dalam segala hal diatas kebutuhannya (turahmaturah dalam segala hal).
وقال شمس العلماء ابو عبد الله الكوفي رحمه الله تعالى ذاكر الاسم يجد الزيادة في جميع احواله وبوسع الله عليه نعمه ظاهرة وباطنة. منبع اصول الحكمة ص.206
Artinya: Mataharinya Ulama Syekh Abu Abdillah Al Kufi berkata : Orang yang berdzikir dengan nama tersebut (al-Karim, al-wahab, dzat thauli) akan mendapatkan kelebihan dalam segala hal dan Allah akan memperluas / memperbanyak kenikmatan zhohir dan bathin kepadanya.
Artinya: Imam Ahmad bin ali Al-Buni penulis kitab syamsul Ma`arif berkata: “Adapun Asma Allah Al-karim, Al-wahhab, Dzutthouli itu, tak ada seorangpun yang mengucapkannya ( berdzikir dengan Asma-asma tersebut ) keculi Allah memberikan kepadanya keluasan rizqi dan ilmu yang tidak dapat terbayabgkan oleh benaknya (saking luasnya dan banyaknya) dan orang itu tidak tahu darimana Allah memberinya dan bagaimana Allah mencurahkan rizqin.Dan barang siapa yang menulis nya dalam kantong uang atau dompet lalu meletak kan uang didalamnya tanpa mengukur atau menghitungnya kemudian membelanjakannya, maka uang itu tak akan habis walau belanja berjalan berhari-hari, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
Beliau berkata: Ada seorang sahabat Nabi yang selalu melanggengkan dzikir Asma-asma tersebut (YA KARIM YA WAHHAB YA DZATTHOULI YA ALLAH), lalu ia didoakan oleh Rosulullah SAW dengan doa barokah sehingga ia bersama empat istri dan keluarganya bisa hidup dalam keadaan serba kecukupan. Ketika ia mati, dibongkarlah peti uang tersebut dengan kapak, kemudian diambil uangnya untuk menafkahi 4 istrinya dan semua anak-anaknya, ternyata peti itu berisi uang, kemudian di bagikan pada semua keluargnya dan masing-masing mendapatkan 80 ribu dirham dari peti itu.
0 comments:
Posting Komentar