Perisai Mukmin Sejati Perisai Mukmin Sejati

RUH ORANG TUA MENUNGGU KIRIMAN DOA ANAK

Setelah meninggal dunia, orang tua kita tidak hilang begitu saja. Mereka menunggu kiriman doa, bacaan Al-Fatihah, dan sedekah dari anak-anaknya.

SHALAWAT SULTHON MAHMUD AL-GHOZNAWI

Sekali Baca = 300.000 Shalawat! Shalawat Sulthon Mahmud Al-Ghoznawi | Dahsyatnya Keutamaan!

THORIQOH SAMMANIYAH ABAH GURU SEKUMPUL

Dzikir Paling LANGKA Dalam 100 Tahun | Hanya Diberikan Kepada 1 Orang

DOA ABU DZAR AL-GHIFARI

Doa Abu Dzar Al-Ghifari yang Dikenal Para Malaikat di Langit-Menyentuh Hati

DZIKIR PEMBUKA SESUATU YANG TERTUTUP

awamkanlah membaca sebuah kalimat dibawah ini sebanyak 10 kali pada Pagi (subuh) dan Sore (ashar).

KEUTAMAAN DAN BERKAH MANDI DI WAKTU FAJAR

keistimewaan mandi fajar yaitu mandi pada pagi hari sebelum adzan subuh yang sebagian orang tidak mengetahuinya.

HAJAT TERKABUL DENGAN ISTIQOMAH SHALAT TASBIH

Memohon hajat yang sulit agar terkabul dengan barokah melaksanakan shalat tasbih

09 Februari 2025

Kyai desa kelas dunia, gaya biasa ilmunya luar biasa

KIAI DESA KELAS DUNIA, GAYA BIASA ILMUNYA LUAR BIASA

Foto: Mbah Fadlol, Mbah Fadlol bersama Mbah Moen.
Indonesia tak kekurangan ulama yang memiliki karya luar biasa dan diakui dunia. Di setiap dekade, selalu ada ulama yang muncul dan menjadi bintang zaman meskipun di balik layar. Salah satunya, Kiai Abul Fadhol Senori.

Sewaktu hidup, namanya tidak terlalu dikenal, namun sepeninggalnya, namanya melambung tinggi. Seiring dengan dipakainya kitab-kitab karya tulisnya sebagai kurikulum dasar di seluruh pesantren NU di Indonesia.

Tatkala membaca kitab karyanya, para ulama akan terpukau dengan keindahan sastra, susunan kata, serta gaya bahasa yang mudah dicerna. Seolah-olah karya itu ditulis oleh ulama besar berkebangsaan Arab asli. Padahal, Kiai Abul Fadhol Senori sama sekali belum pernah belajar di tanah Arab.

Ahmad Abul Fadhol lahir tahun 1921 M di Sedan Rembang Jawa Tengah dari pasangan KH. Abdus Syakur bin Muhsin bin Saman bin Mbah Serut dan Nyai Sumiah binti Kiai Ibrahim. Kiai Abdus Syakur adalah ulama yang ternama karena kecerdasannya.

Beliau pernah belajar kepada Syaikh Kafrawi Tuban, setelah itu melanjutkan rihlah ilmiahnya ke Haramain, berguru kepada Syekh Nawawi al-Bantani, Syekh Abu Bakar Syata, Syekh Zaini Dahlan dan lainnya. Sepulangnya dari Haramain beliau berguru pada Kiai Sholeh Darat di Semarang. Bekal kelimuan inilah yang menjadikan pondok KH. Abdus Syakur banyak diminati santri untuk belajar agama.

Kiai Abdus Syakur memiliki strategi pengajaran yang efektif dan sangat tegas. Yakni kewajiban seluruh santri menulis ulang materi belajar yang sudah disampaikannya. Kiai Abdus Syakur menerapkan metode hafalan serta menulis kitab atau memberi makna pada kitab kepada santri-santrinya. Hal ini berlaku pula bagi Fadhol yang ikut-ikutan ngaji meski masih sangat kecil.

Alhasil para santri Kiai Syakur memiliki penguasaan kitab yang detail dan mendalam. Pendidikan yang diterapkan Kiai Abdus Syakur kepada putranya mempengaruhi dalam proses belajar. Kiai Abdus Syakur sangat ketat sekali dalam memantau putranya dalam belajar agama. Sehingga Kiai Abul Fadhol Senori lebih cepat dalam memahami berbagai disiplin ilmu dan cepat dalam menghafal.

Proses Belajar

Fadhol kecil memiliki tingkah laku yang njengkeli. Tingkah polahnya begitu liar, usil, dan menggemaskan. Tiap ada tamu yang hadir, minuman dan makanan yang disuguhkan pasti sudah dicicipi satu-satu oleh Fadhol. Para tamu yang hadir, kebanyakan orang sholeh, santri dan kiai, malah senang dan mendoakan Fadhol kelak menjadi ulama besar.

Benar saja, usia 6 tahun sudah mahir membuat syiir Arab tanpa belajar. Sambil bermain di pinggir sungai, ia melantunkan syiir karangannya sendiri. Pada usia 9 tahun, ia sudah hafal Alquran di luar kepala dalam tempo 2 bulan. Padahal rata-rata menghafal Alquran membutuhkan waktu 3-5 tahun.

Fadhol memiliki hafalan yang sangat tajam, 15 juz yang awal dihafal dalam tempo satu bulan, setiap satu juz dibaca 3 kali dalam satu kali duduk dan langsung hafal. Lalu 15 juz yang akhir juga ditempuh satu bulan dengan metode setengah juz dibaca 3 kali dan langsung hafal. Sewaktu kecil ia seringkali bermain di depan pemukiman Belanda dan dari situ pula ia belajar bahasa Belanda secara otodidak dan mahir berbicara bahasa asing itu.

Fadhol memulai belajar kitab kuning sejak kecil, ia bahkan diwajibkan menghafal beberapa kitab di antaranya Aqidatul al-Awwam, Nadzam Ibnu ‘Imad, Tarsyikh, Maqshud, al-Imrithi, al-Fiyah Ibn Malik, al-Jurumiyah, Jauharul al-Maknun, Uqudu al-Juman dan Nadzam Jam’u al-Jawami’.

Di usia 11 tahun Fadhol sudah mampu mengajar sekaligus menulis kitab. Ketika khatam Uqudul Juman, gaya dan tata bahasa karangan beliau menjadi penuh warna dan bernilai sastra tinggi.

Pada usia itu pula, setelah abahnya selesai membaca kitab bersama para santri, Fadhol ikut-ikutan membaca kitab yang sama sambil menerangkan isinya. Ajaib, keterangan yang disampaikan Fadhol kala itu persis seperti keterangan yang disampaikan abah sebelumnya.

Pernah suatu ketika sang abah menjelaskan makna suatu syair Arab yang sulit kepada para tamu, namun para tamu nampak kesusahan menangkap penjelasan Kiai Syakur dan seketika itu Fadhol turut memberi penjelasan yang runut dan jelas sehingga pada akhirnya mereka paham. Itulah bukti ketajaman ingatan dan kecerdasan Fadhol yang di atas rata-rata dan diakui oleh khalayak.

Semangat Kiai Abul Fadhol dalam belajar sangat besar. Setelah sang abah wafat, ia meneruskan rihlah ilmiahnya ke Pondok Pesantren Tebuireng yang diasuh oleh Hadrotussyekh Hasyim Asy’ari.

Dalam waktu satu tahun, Kiai Hasyim Asy’ari menganggap Kiai Abul Fadhol sudah menguasai ilmunya dengan baik, diberikanlah ijazah sanad periwayatan Hadits seperti Shahih Bukhari dan Muslim yang diriwayatkan Kiai Hasyim Asy’ari dari Syekh Mahfudz at-Termasi.

Keseharian dan Wirid

Dalam keseharian, Kiai Fadhol hidup dalam kesederhanaan dan kezuhudan. Ia sangat tertib dalam menjaga salat wajib di awal waktu dan berjamaah. Kiai Fadhol juga dalam keseharian berpenampilan biasa saja. Orang awam yang belum kenal pasti tak mengira Kiai Fadhol adalah sosok ulama besar.

Pakaian yang dikenakan seadanya asalkan bersih, suci, dan menutup aurat. Saking sederhananya, ketika takziah kewafatan KH. Zuber Sarang, Kiai fadhol hadir di tengah jamaah tanpa ada yang tahu bahwa ia adalah sosok ulama besar. Tak ayal, beliau sempat dicueki atau tidak dihormati oleh orang karena songkok hitam yang dipakai tidak lagi hitam tapi telah berubah warna menjadi merah.

Baju yang dikenakan lusuh, hingga orang acuh memandangnya. Orang-orang baru tahu kalau itu adalah Kiai Fadhol yang sangat terkenal . Setelah Mbah Maimun Zubair memergokinya di tengah jalan, seketika KH. Maimun langsung menciumi tangan beliau dan menempatkannya pada tempat yang layak.

Kiai Fadhol memiliki wirid rutin yakni mengkhatamkan Alquran 2 kali dalam sehari atau 60 kali dalam sebulan dengan hafalan. Dan satu wirid lagi, yakni membaca kitab besar sampai khatam dalam 10 hari. Kiai Fadhol bahkan dinilai hafal isi kitab-kitab tersebut. Buktinya, bila ada persoalan, Kiai Fadhol mampu menunjukkan jawaban disertai ta’birnya, seolah-olah tidak ada masalah yang musykil apalagi mauquf.

Kiai Fadhol sering dijuluki dengan gelar ‘Kamus Berjalan’ karena saking banyaknya penguasaan literatur kitab kuning yang dihafalnya. Ia sangat telaten dan piawai menggunakan bahasa yang mengena dan menyentuh hati dalam menyampaikan materi khutbah atau ceramah agama. Sehingga tak jarang jamaah dan santri menangis tersedu saat mendengarnya.

Pekerjaan

Kiai Fadhol sama seperti warga lainnya yang berkewajiban memberikan nafkah pada keluarga, anak dan istrinya. Di tengah kewajiban mengajar santri, Kiai Fadhol menyisihkan waktu bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

Berbagai pekerjaan yang pernah ditekuni adalah sebagai penjahit, berjualan benang dan kain, membuka toko servis jam, reparasi sepeda pancal dan motor, servis barang-barang elektronik, sewa becak, mendirikan pabrik rokok dan lain sebagainya.

Anehnya, ketika usaha tersebut sudah mulai berkembang maju, Kiai seketika meninggalkannya dan diserahkan kepada pegawai-pegawainya. Sementara itu Kiai Fadhol ganti pekerjaan lainnya mulai dari nol. Hal ini menunjukkan kepribadian Kiai Fadhol yang tak tergiur dengan kenikmatan dunia, tujuan bekerja hanya diniati beribadah bukan menumpuk harta.

Baginya, segala sesuatu mesti diniati ibadah dan memberi nafkah anak-istri dan keluarga hingga membantu perekonomian masyarakat dari hasil berbagai usahanya adalah ibadah yang besar nilainya.

Karya Tulis

Kiai Fadhol sejatinya memiliki puluhan bahkan ratusan karya tulis, karena beliau tekun menyisihkan waktu untuk menelaah dan menulis bahkan sejak usia remaja. Namun sayangnya, banyak sekali karya beliau yang tidak terdokumentasikan dengan baik karena sebagian besarnya hanyut diterjang banjir besar tahun 1971. Sedang sebagian lainnya tersebar dan dibawa oleh murid-muridnya dari berbagai daerah, sehingga sulit untuk dilacak hingga sekarang.

Di antara karya tulis Mbah Fadhol yang sudah dicetak dan bisa kita temui di pasaran adalah: Tashilul Masalik Syarah Alfiah Ibnu Malik; Kasfyfut Tabarih fi Shalatit Tarawih; Ahli Musamarah fi Bayani Auli’il Asyrah; Durrul Farid fil ‘Ilmit Tauhid; al-Lamma’ah fi Tahqiq al-Musamma bi Ahl as-Sunnah wa al-Jama’ah.

Hal demikian karena Kiai Fadhol dalam pengajarannya seringkali menyusun materi pelajaran yang komplit baik berbentuk nastar maupun nadzam, lalu setelah khatam, catatan tersebut diberikan kepada para santri yang mengaji.

Contohnya Nadzam Bahjatul Hawi dan Nadzam Jam’ul Jawami’ yang masih disimpan santrinya. Semasa hidup ,tak banyak yang tahu dan sempat menjadi santri Kiai Fadhol. Mereka yang pernah belajar dari Kiai Fadhol kelak menjadi ulama besar, di antaranya adalah Mbah Kiai Abdullah Faqih Langitan, Mbah Kiai Maimoen Zubair, Mbah Dimyati Rois Kendal, dan Kiai Hasyim Muzadi.

Wafat

Kiai Abul Fadhol meninggal pada tahun 1989 M dan dimakamkan di Senori Tuban Jawa Timur. Hingga usia senjanya, Kiai Fadhol masih menjaga rutinitasnya seperti hidup zuhud, melakukan wirid, maupun mengajar santri sekaligus menulis kitab. Di akhir usianya, Kiai Fadhol ditemani sahabatnya, yaitu Mbah Hasan Mangli.

Kiai Fadhol memang kurang populer, namanya besar justru setelah beliau meninggal. Namanya berkibar seiring dibacanya kitab-kitab beliau di pesantren-pesantren. Namanya bahkan disejajarkan dengan ulama muallif besar lainnya, seperti Syekh Ihsan Jampes pemilik Sirajut Thalibin maupun Syekh Mahfudz Tremas pemilik Manhaj Dzawin Nadzar.

Bahkan, Kiai Dimyati ulama ahli Alquran dan tasawuf asal Banten merasa menyesal kenapa selama hidupnya tak pernah mendengar dan bertemu Kiai Fadhol setelah membaca kitab karyanya. Kiai Dimyati pun berkomentar bahwa tulisan Kiai Fadhol memiliki nilai sastra yang indah, pengetahuan agama yang luas, dan gaya tutur yang mudah dipahami.

Di sisi lain, Mbah Moen kerap memuji sang guru ketika mengaji ataupun dalam tausiyah-tausiyah beliau.

“Ojo isin dadi wong jowo, delok toh Mbah Fadhol Senori. Ora tahu ngaji ning arab, tapi geneyo koq iso ‘alim ngalahno sing ning Arab. Alime koyok ngono, karangane kitab pirang-pirang.” (Jangan malu menjadi orang Jawa, lihatlah Mbah Fadhol, beliau tidak pernah sekalipun belajar di Arab, tapi kealimannya mengalahkan yang belajar di Arab. Betapa alimnya beliau, karangan kitab beliau pun sangat banyak.)

Sumber:

KH. A. Aziz Masyhuri, 99 Kiai Kharismatik Indonesia, Jakarta: Keira, 2020
Syekh Abul Fadhol Senori, Syarah Kawakib al-Lama’ah, Jakarta: Sahifa, 2020

Mbah Jipang Batokan Petok Mojo Kediri

Mbah Jipang Batokan Petok Mojo Kediri
Mbah Jipang! sebuah nama yang melegenda di Kota Kediri, sebuah nama yang menjadi ikon kecerdasan dan kealiman santri-santri Lirboyo pada masa-masa pra kemerdekaan.

Mbah Mad Jipang (Muhammad Tholhah). Beliau lahir sekitar awal tahun 1900-an dan wafat pada bulan Maret 1971 M di Batokan. Mbah Mad Jipang merupakan putra pertama dari pasangan Kyai Fadil (Pengasuh ke-3 Pesantren Batokan) dan Nyai Anjar binti Kyai Sholeh Banjarmlati. Mbah Mad Jipang memiliki 6 orang adik, diantaranya adalah Mbah Jauhari (Ayah Gus Ma'shum Lirboyo) dan Mbah Jamal (Pengasuh ke-4 Pesantren Batokan). Mbah Jipang menikah 4 kali dan dikaruniai 11 anak.

Sebuah riwayat dari Kyai Mahsun, murid Mbah Ma'ruf Kedunglo, nama Jipang ini adalah pemberian Mbah Ma'ruf. Beliau melihat kecerdasan Muhammad Tolhah dalam mengaji kitab, sehingga beliau memberi nama "jipang" yang merupakan akronim dari “Ngajine Gampang”. Sementara itu terdapat riwayat lain yang bersumber dari putri Mbah Jipang, bahwa nama Jipang tersebut diberikan oleh ayah beliau. Sebutan Jipang itu mudah diterima jika melihat kecerdasan Mbah Jipang. Menurut cerita yang dipopulerkan Gus Maksum Lirboyo, Mbah Jipang bisa mahir membaca kitab gundul hanya bermodalkan teori kitab Jurumiyah danTasrif saja. Bahkan menurut penuturan Mbah Manaf Pethuk, beliau Mbah Jipang di masa muda bisa menghafalkan puluhan bait alfiyah dalam waktu yang sangat singkat setara durasi waktu menanak nasi dan hafalan itupun bisa membekas hingga beliau sepuh tanpa lupa sedikitpun. Selain itu beliau juga memiliki trik-trik perhitungan matematis, disamping memiliki kebiasaan yang unik seperti: sering membawa meteran kemana-mana, suka mengukur benda di sekitar, mengukur putaran roda sepeda, mengisi waktu luang dengan latihan menghitung angka-angka.

Saat Beliau mondok di Pondok Lirboyo. Beliau adalah santri kebanggaan Pondok Lirboyo, kepandaiannya luar biasa, dan merupakan bintang atau maestro pada eranya.

Beliau juga salah satu guru Gus Ma'shum, beliau bercerita bahwa selain 'alim ilmu kanuragan Mbah Jipang yang paling membahayakan adalah pukulan tangannya, berat pukulan tangannya ibarat buah kelapa yang dihantamkan bisa meremukkan kepala manusia sekali pukul. Gus Ma'shum melihat sendiri kejadian tersebut saat bentrok dengan PKI.

Pernah suatu ketika, ada seorang santri yang ingin mengaji dan mondok kepada beliau "Mbah Mad Jipang", namun beliau tidak berkenan. Dan beliau menyarankan santri tersebut untuk mengaji kepada adiknya, yaitu Kyai Jamaluddin Batokan yang juga sangat alim. Hal ini tentu bukan karena meremehkan, tapi sebagai bentuk ketawadhu'an, serta merasa diri tidak layak, walaupun sebenarnya beliau sangat layak dan sangat pandai. Itulah mungkin alasannya mengapa sebagian ulama'-ulama' besar tidak memiliki pondok pesantren.

Mbah Yai Mad Jipang juga sangat menguasai ilmu faroid atau ilmu waris. Sehingga banyak masyarakat yang mempercayakan pembagian warisnya kepada beliau. Ketika membagi warisan, beliau sangat bijaksana, teliti dan hati-hati, sehingga barang-barang rumah yang kecil dan nampaknya remeh, seperti wajan dan semacamnya, juga beliau ikut hitung kalkulasi. Karena sifat beliau yang bijaksana ini, sehingga ketika sedang membagi warisan,seluruh pihak merasa "marem" atau puas.

Memang orang yang bisa membagi harta waris itu banyak, akan tetapi yang bisa membikin masing-masing pihak bisa merasa puas ini adalah jarang, dimana kebanyakan saat ada pembagian harta waris akan ada pihak yang merasa kecewa, tapi ketika beliau yang membagi, hal ini tidak terjadi.

Saking terkenalnya beliau dalam masalah bagi waris ini, beliau terkadang diundang untuk bagi waris hingga keluar daerah Kediri, bahkan pernah hingga sampai ke Banyuwangi.

Konon, keahlian beliau ini tidak lepas dari berkah Mbah Kiai Abdul Karim (Mbah Manaf) Lirboyo, guru utama yang masih terhitung paman beliau sendiri. Suatu hari, saat masih mondok di Lirboyo, beliau dipanggil Mbah Manaf di ndalemnya dan didawuhi: "Besok kamu ngaji ke sini, bawa kitab Syansyuriah Syarh Rahabiyah dan sabak (alat tulis-menulis kuno, semacam papan tulis kecil, mungkin dimaksudkan untuk memberikan latihan-latihan penghitungan)."

Mulai saat itu beliau mendapat pelajaran ilmu faraidh langsung dari Kiai Sepuh Lirboyo, Mbah Manaf itu. Namun uniknya, saat pelajaran itu khatam, tiba-tiba ada tamu dari keluarga berada yang berasal dari daerah sekitar Kediri yang meminta bantuan Mbah Manaf untuk membantu membagikan warisan di keluarganya. Lalu Mbah Manaf mengutus santri kesayangannya ini yang baru mengkhatamkan pelajaran ilmu faraidh untuk mewakili beliau memenuhi permintaan tamunya. Maka berangkatlah Mbah Jipang bersama tamu kiainya ini menuju rumahnya.

Esoknya, dengan wajah berseri-seri, tamu tersebut kembali ke Lirboyo menemui Mbah Manaf untuk mengucapkan terimakasih mewakili keluarganya. Keluarganya sangat gembira dan puas atas kepintaran santri beliau dalam pembagian harta warisan. Tak lupa, tamu itupun memberikan oleh-oleh yang banyak pada Mbah Manaf sebagai ungkapan terimakasihnya.

Setelah tamu itu pamit, Mbah Manaf Lirboyo segera memanggil santri kesayangannya itu dan memberikan semua oleh-oleh tamu itu padanya. Karena oleh-oleh itu diberikan langsung oleh kiainya sendiri, bukan oleh tamu tadi, tentu bukan main senangnya Mbah Jipang. Konon saking banyaknya oleh-oleh itu hingga cukup untuk biaya kebutuhan sehari-hari selama setahun di pondok.

Mbah Yai Mad Jipang adalah ulama' yang dalam berpenampilan memilih untuk apa adanya. Beliau sederhana dan bersahaja. Beliau tidak memakai baju-baju khas ulama'. Beliaupun biasa memakai blangkon atau penutup kepala khas orang Jawa kala itu.

Ulama' itu adakalanya yang lembut dan adakalanya yang "kereng" atau tegas. Dan Mbah Yai Mad Jipang ini termasuk kelompok kedua. Beliau memiliki sikap yang tegas.

Pernah suatu ketika, di desanya ada pertunjukan drumband. Dan saat itu terjadi ada seorang gadis yang naik di atas bas yang sedang dibawa oleh seorang pemuda, dan ini tentu melanggar norma, apalagi di zaman itu, maka beliaupun dengan tegas melarangnya. Akibat dari itu, kegiatan drumband di desa tersebutpun dihentikan.

Mbah Mad Jipang dengan baju ala petani atau pedagang sayur dan ikat blangkon di kepala menjadi penampilannya sehari-hari. Bagi yang belum mengenalnya, tentu tidak pernah menyangka di balik penampilan yang sangat sederhana ini, bahwa beliau adalah orang yang sangat alim yang sulit dicari tandinganya, yang begitu dihormati dan disegani oleh kiai-kiai yang sudah mengenalnya. Tidak ada yang tidak mengakui kealiman beliau bagi yang sudah mengenalnya, tak terkecuali Syaikh Masduqi Lasem sekalipun.

Saat kitab Sirajut Thalibin karya Syaikh Ihsan Dahlan Jampes sudah tersebar luas, Syaikh Masduqi Lasem sering memberikan kritik atas beberapa redaksi yang ada di kitab itu, mulai dari sisi nahwu, sharaf, balaghah dan pengertiannya yang dirasa kurang tepat atau malah mungkin keliru.

Mendengar itu, Mbah Jipang (sebagai sahabat, juga masih terhitung saudara misannya Syaikh Ihsan karena ibu beliau adalah saudari kandung ibu Syaikh Ihsan) berangkat ke Lasem dengan menyaru sebagai penjual pisang menemui Syaikh Masduqi terkait redaksi-redaksi kitab Sirajut Thalibin yang dipermasalahkan. Terjadilah perdebatan seru dan panjang di antara mereka. Hingga setelah selesainya perdebatan itu Mbah Jipang pamit, Syaikh Masduqi mengatakan pada para santrinya: "Aku tas wae kalah debatan je karo bakul gedang ko Kediri" (Saya baru saja kalah berdebat sama penjual pisang dari Kediri).

Diantara amalan yang sangat beliau utamakan, dan menjadi wirid beliau sewaktu-waktu adalah memperbanyak membaca alhamdulillah dan membaca istighfar. Pernah ada seseorang yang meneliti beliau ketika sedang membaca sesuatu dengan lirih, dan ternyata kedua bacaan inilah yang beliau perbanyak.

Walloohu a'lam bissowab.

Sumber:

1. Almarhum Romo Kyai Mohammad Ustman Petok.
2. Ustadz Agus Bobang.
3. Ibu Umi Masitoh Petok.
4. AN Ang-hab
5. Akhid Nasrulloh
6. Admin

02 Februari 2025

Cara Amalkan Shalawat Jibril

cara amalkan sholawat jibril untuk kerezekian manjur spektakuler
Umat Islam senantiasa mengamalkan shalawat nabi sebagai wujud cinta kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW. Selain itu, membaca shalawat merupakan bentuk ibadah kepada Allah SWT serta terdapat berbagai keistimewaan bagi mereka yang rutin mengamalkannya. Menjadikan shalawat nabi sebagai amalan sehari-hari bisa memberikan perubahan dalam kehidupan menjadi lebih berkah serta berbagai urusan menjadi lebih mudah.

Sholawat Jibril memiliki banyak keutamaan seperti diantaranya mendatangkan rezeki hingga mengabulkan permintaan. Meskipun telah mendengar sholawat Jibril, tak sedikit yang masih belum memahami mengenai permohonan doa kepada Allah SWT untuk Nabi Muhammad SAW beserta keluarga serta sahabatnya ini.

Sholawat Jibril adalah salah satu sholawat nabi yang lebih pendek pendek. Sholawat ini diberi nama sholawat Jibril karena yang pertama melafalkan sholawat ini adalah malaikat Jibril ketika memberikan pengajaran pada Nabi Muhammad SAW. Selain itu, sholawat Jibril merupakan salah satu jenis sholawat yang paling sering diamalkan oleh umat Muslim karena penuh makna dan singkat. Kamu dapat membaca sholawat jibril di sela-sela aktivitas yang sedang dijalani sebanyak 1000x.

Sholawat Jibril
“Shallallaahu ‘alaa Muhammad"

Artinya: “(Ya Allah) berikanlah kamu tambahan rahmat-Mu kepada junjungan kami Nabi Muhammad"
 
Meskipun bacaan sholawat Jibril singkat, namun ada kedahsyatan yang luar biasa jika secara rutin membacakannya. Kedahsyatan atau keistimewaan sholawat Jibril seperti rezeki akan dimudahkan dan hajat seseorang juga akan dimudahkan. Selain itu, seseorang yang membaca sholawat secara rutin akan mendapatkan keistimewaan berupa kesusahan dalam hidupnya akan dihilangkan oleh Allah SWT, mendapatkan rahmat dari Allah SWT, hingga mendatangkan kemenangan dari Allah SWT ketika dalam keadaan perang.

Sementara itu, jika seseorang membaca sholawat jibril secara rutin minimal 3 kali setelah sholat fardhu kemudian akan memperoleh salam serta sambutan dari para malaikat menjelang ajalnya.

Siapa saja yang kemudian mengamalkan sholawat Jibrik secara rutin setiap hari, maka Allah SWT akan melancarkan rezeki serta memberikan pertolongan kepadanya. Selain itu, terdapat beberapa keistimewaan bacaan sholawat Jibril yang juga penting untuk kamu diketahui. Adapun beberapa keistimewaannya diantaranya adalah sebagai berikut:
- Memudahkanmu dalam mencari rezeki
- Memudahkanmu dalam Memperoleh perlindungan Allah SWT
- Memudahkanmu dalam Memperoleh pertolongan dari Allah SWT
- Memudahkanmu dalam Mendekatkan diri pada Rasulullah SAW
- Memudahkanmu dalam Memperoleh pertolongan pada hari kiamat
- Memudahkanmu dalam Memperoleh salam kebahagiaan dari Rasulullah SAW
- Membuka 70 pintu rahmat

CARA AMALKAN SHOLAWAT JIBRIL UNTUK KEREZEKIAN MANJUR SPEKTAKULER 
Saya ingin berbagi pengalaman mengamalkan Shalawat Jibril ini yang tentunya tidak asing lagi di benak pembaca mengenai sholawat jibril ini sudah pasti hafal dan paham semua saya kira begitu di sini saya ingin menambahkan ijazah dan pengalaman mengamalkan sholawat jibril.

Pengalamannya saya cukup ketika saya ingin kirim tawasul kepada almarhum yang saya tuju selalu saya ditemui almarhum. Dengan adanya wasilah kirim hadiah sholawat jibril ini yang di awal saya mengucapkan niat seperti ini 
"Ya Allah Ya Robbi saya berniat membaca sholawat jibril untuk di sampaikanlah hadiah bacaannya kepada....si fulan bin fulan". Lalu saya langsung membaca sholawatnya 300x kadang 1000x 

Dan kadang saya jujur coba-coba saja menghadiahkan bacaan niat kepada hajad saya untuk orang tertentu yang telah membawa HP saya yang sifatnya kawan minat lalu bilang mau membelinya tetapi dibawa dulu, uang-nya janji nanti, 2 Minggu lebih enggak ada kabar padahal janjinya hanya 3 hari mau bayarnya, Saya coba dengan bersholawat Jibril "Ya Allah Niat Aku Membaca Sholawat Jibril Untuk Agar Si Fulan Membayar Hp Yang Di Niatkan Mau Bayar Padaku" Lalu saya baca hingga tak menghitung entah berapa. Saya bacanya sambil jalan-jalan, tak tahu kenapa saya baca pagi hari sore dia datang membayar HP full tanpa kurang untuk berapanya maaf enggak perlu saya sebutkan.

Ini cerita paling hajad lumayan katakan butuh dana uang sebesar 30 Juta "Subhanallah" tak saya sangka Allah SWT kabulkan untuk apanya saya enggak sebutkan intinya dapat uang 30 juta dengan jalan tak di sangka. Semoga Bermanfaat.

Hajat Terkabul Tanpa Mantra

HAJAT TERKABUL TANPA MANTRA
Hajat Terkabul Tanpa Mantra
Ada sebuah cara yang unik untuk membooster sebuah hajat. Ini termasuk kedalam ilmu kesadaran, kita hanya cukup yakin saja pada saat itu maka hajat-hajat kita cepat datangnya, caranya adalah disaat ada suatu perkara atau kondisi yang merubah suasana hati kita yang mana efek atau dampak dari perkara tersebut berakhir dengan kesalahan atau dosa

Saya beri contoh saja misalnya kita lagi dijalan terus ada yang ugal-ugalan bawa motor hampir menyerempet motor kita dan kebetulan pada saat itu kita tersulut emosi dan kita tahan lalu kita berdo'a kepada tuhan seperti ini :

"Yaa Allah pada saat ini hati hamba sedang merasakan sebuah kemarahan, dan hamba memilih untuk tidak memarahi dan memaki orang tersebut maka dengan tindakan ini, qobulkanlah hajat-hajat hamba "

Nah doa diatas sebaiknya lebih spesifik seperti "Maka dengan tindakan hamba ini lariskanlah dagangan hamba, atau hamba dapat banyak orderan hari ini, minggu ini, atau hajat yang lain", cukup satu saja. 

Tidak hanya sekedar marah, bahkan paling manjur itu disaat kita sedang syahwat melihat lawan jenis, entah itu bagi para jomblo maupun yang udah beristri, disaat nafsu syahwat kita tertuju kepada sesuatu yang tidak halal maka berdoalah seperti diatas, silahkan atur sendiri kalimat do'anya bagaimana intinya kita meminta agar hajat dunia kita dikabulkan karena telah mampu menahan diri dari hal-hal yang tidak Allah sukai, seperti ingin mamaki orang lain, atau seperti melampiaskan syahwat ke bukan yang halal.

Apapun yang me trigerred/memacu emosional kita maka lakukan cara diatas, atau bahkan kita melihat konten yang tidak kita sukai apalagi di waktu-waktu pemilu, kan banyak hal-hal yang memancing emosional kita karena kita punya calon pemimpin yang di pilih, Nah disaat kita ada kesempatan dan kemauan hati yang kuat untuk berdebat atau mengata-ngatain orang yang tidak searah dengan kita tapi kita lebih memilih No comment lalu berdo'a untuk suatu hajat maka dengan cepat hajat itu akan datang

Saya sudah buktikan dan guru-guru saya juga. Sedangkan pahala saja Allah kasih ketika kita sabar konon cuma hajat kita yang gak seberapa itu hehe. Ingat ya bapak ibu pahala saja Allah kasih apalagi hajat-hajat kita. yang dibandingkan pahala jauh lebih besar pahala hehe.

Kaji Semula Jadi Air Beras

Kaji Semula Jadi Air Cucian Beras
Menurut mitos cerita orang orang zaman dulu, ketika  bunda hawa diturunkan kedunia,salah satu yg dibawa oleh beliau adalah beras,  sehingga beras ini mengandung keberkahan dari syurga. Sehingga banyak pelaku seperitual  memakai air cucian beras untuk mengaktifkan keberkahan sebuah tempat atau tubuh kita.

Jika sebuah usaha yang sepi kerena tanahnya mengeluarkan aura negatif, baik yang wajar atau ada yang usil, cobalah menggunakan tuah air cucian beras ini, siramkan/dipercikkan tiap hari, air itu diwarung dan halaman warung/toko kita ,setiap hari sampai ada perubahan. biasanya paling lama 15 hari  sudah terasa perubahannya, tampa  bacaan apapun , murni  menggunakan tuah air cucian beras ini.

Jika kalian  sulit hamil kerena rahim kurang subur ,coba minum air cucian beras ini satu gelas kecil saja setiap hari selama 15 hari, insya Allah rahim akan subur lagi dan bisa dibuahi oleh suami untuk bisa hamil  tunggu hasinya selama 3 bulan.

Jika tubuh kita terasa sangat sial, dikucilkan banyak orang, sulit  jodoh,sulit mencari kerjaan, maka aktifkan aura hoky tubuh, dengan mandi air cucian beras setiap hari sampai ada perubahan. insya Allah sedikit demi sedikit,akan terasa ada perubahan.hoky juga akan aktif lagi.

Jika anda sakit sakitan,tidak napsu makan, banyak  penyakit ditubuh, coba biasakan mandi air CUCIAN beras, separah apapun sakitnya, INSYA ALLAH, akan ada perubahan menuju sembuh, juga diberangi dengan pengobatan sebagai usaha ikhtiar.sedikit demi sedikit kita akan terasa sehat lagi.dan semoga bisa sembuh total, kerena menurut metos air cucian beras bisa memperlambat kematian kita kerena kita akan sehat,dan kulit mulus awet muda.

Caranya  silahkan cuci beras yang buat masak itu,baik cucian kesatu sampai ke 3, kumpulkan jadi satu,  campurkan keair mandi yg lebih banyak,mandikan.  setelah mandi biarkan saampai kering.  bagus tambahkan sedikit garam.

Demikian sedikit kaji semula jadi ini tampa bacaan apapun dan  tentu akan lebih sempurna lagi jika ditambah ayat ayat alquran dan doa lainnya. Semoga bisa menambah khasanah wawasan  ilmu kami dari luasnya ilmu Allah didunia ini.

Membersihkan Energi Negatif

𝗧𝗔𝗧𝗔 𝗖𝗔𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗠𝗘𝗠𝗕𝗘𝗥𝗦𝗜𝗛𝗞𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗟𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗘𝗡𝗘𝗥𝗚𝗜 𝗡𝗘𝗚𝗔𝗧𝗜𝗙
Pernah kamu merasa suasana hati tiba-tiba jadi buruk tanpa alasan yang jelas..? Nah, bisa jadi kamu sedang terpapar energi negatif! Dalam artikel ini, kita akan membahas apa itu energi negatif, ciri-cirinya, kenapa penting untuk mengenalinya, dan bagaimana cara merasakannya supaya kamu bisa lebih peka dan tahu cara menghadapi energi negatif di sekitarmu!

Apa itu Energi Negatif..?
Energi negatif adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan perasaan atau suasana yang tidak menyenangkan dan dapat memengaruhi kesejahteraan fisik, mental, dan emosional seseorang.
Energi negatif dapat berasal dari berbagai sumber, seperti pikiran negatif, emosi yang tidak terungkapkan, lingkungan yang tidak harmonis, atau interaksi dengan orang lain yang membawa dampak buruk.

A. Sumber-sumber Energi Negatif
Berikut adalah sumber-sumber dair energi negatif:

1. Pikiran Negatif
Pikiran negatif, seperti kecemasan, ketakutan, atau pesimisme, bisa menciptakan energi negatif yang memengaruhi cara pandang dan tindakan kita sehari-hari. Ketika kita terus-menerus memikirkan hal-hal buruk atau mengkhawatirkan sesuatu yang belum tentu terjadi, kita memancarkan energi negatif yang dapat dirasakan oleh orang lain di sekitar kita.

2. Emosi yang Tidak Tersalurkan
Emosi seperti marah, sedih, atau frustrasi yang tidak tersalurkan dengan baik bisa menumpuk dan berubah menjadi energi negatif. Jika kita tidak mengekspresikan atau melepaskan emosi tersebut, mereka bisa memengaruhi kesejahteraan kita dan menciptakan suasana hati yang buruk.

3. Lingkungan yang Tidak Sehat
Lingkungan yang penuh dengan konflik, kekacauan, atau ketidakharmonisan juga dapat menjadi sumber energi negatif. Misalnya, tinggal di tempat yang bising, berantakan, atau penuh dengan ketegangan bisa membuat kita merasa stres dan tidak nyaman.

4. Interaksi dengan Orang Lain
Hubungan dengan orang yang membawa energi negatif, seperti orang yang selalu mengeluh, memanipulasi, atau bersikap negatif, bisa memengaruhi suasana hati kita. Interaksi yang tidak sehat dengan orang-orang seperti ini dapat membuat kita merasa lelah dan terbebani.

Pentingnya Merasakan Energi Negatif di Sekitar
Merasakan energi negatif di sekitar adalah kemampuan yang penting untuk dikembangkan. Dengan menyadari adanya energi negatif, kita bisa lebih cepat mengambil langkah untuk melindungi diri dan menjaga kesejahteraan kita. Berikut beberapa alasan mengapa penting untuk merasakan energi negatif di sekitar:

1. Meningkatkan Kesejahteraan Emosional
Mengenali dan merasakan energi negatif di sekitar memungkinkan kita untuk mengambil tindakan yang tepat sebelum emosi negatif tersebut memengaruhi keadaan emosional kita secara signifikan. Dengan menyadari adanya energi negatif, kita bisa lebih mudah menjaga stabilitas emosional dan menghindari perasaan tertekan atau cemas.

2. Menghindari Konflik
Dengan merasakan energi negatif, kita bisa lebih waspada terhadap potensi konflik. Jika kita menyadari adanya ketegangan atau suasana yang tidak harmonis, kita bisa menghindari situasi tersebut atau mendekati dengan lebih hati-hati. Ini membantu mengurangi kemungkinan terjadinya pertengkaran atau konflik yang tidak perlu.

3. Menjaga Kesehatan Fisik
Energi negatif yang tidak ditangani dapat menyebabkan stres, yang berdampak buruk pada kesehatan fisik kita. Dengan merasakan dan mengatasi energi negatif, kita bisa mengurangi tingkat stres, menjaga kesehatan tubuh, dan mencegah berbagai masalah kesehatan seperti sakit kepala, gangguan tidur, atau penurunan kekebalan tubuh.

4. Meningkatkan Produktivitas
Lingkungan yang penuh dengan energi negatif bisa mengganggu konsentrasi dan produktivitas. Dengan merasakan energi negatif di sekitar, kita bisa mengambil langkah untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif dan kondusif. Ini akan membantu meningkatkan fokus dan efisiensi dalam menyelesaikan tugas-tugas kita.

5. Memperbaiki Hubungan
Merasakan energi negatif memungkinkan kita untuk lebih peka terhadap perasaan dan kebutuhan orang lain. Dengan demikian, kita bisa lebih cepat merespons dan memperbaiki hubungan yang mungkin sedang tegang atau tidak harmonis. Ini membantu membangun hubungan yang lebih baik dan penuh pengertian dengan teman, keluarga, dan rekan kerja.

6. Menciptakan Lingkungan yang Positif
Dengan menyadari dan mengatasi energi negatif, kita bisa berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih positif. Ini tidak hanya bermanfaat bagi diri kita sendiri, tetapi juga bagi orang-orang di sekitar kita. Lingkungan yang positif mendorong kerja sama, kebahagiaan, dan kesejahteraan secara keseluruhan.

7. Meningkatkan Kesadaran Diri
Merasakan energi negatif di sekitar juga membantu meningkatkan kesadaran diri. Kita menjadi lebih peka terhadap pengaruh lingkungan terhadap perasaan dan tindakan kita. Ini membantu kita untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan dan mengelola emosi.

8. Memperkuat Intuisi
Latihan dalam merasakan energi negatif dapat memperkuat intuisi kita. Intuisi adalah alat yang berharga dalam kehidupan sehari-hari, memungkinkan kita untuk membuat keputusan yang lebih baik dan menghindari situasi yang tidak menguntungkan.
 
Ciri-ciri Energi Negatif dari Orang Lain
Mengenali energi negatif dari orang lain adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan mental dan emosional kita. Energi negatif bisa datang dari berbagai sumber, dan orang di sekitar kita bisa menjadi salah satunya. Berikut adalah beberapa ciri-ciri yang menunjukkan bahwa seseorang mungkin membawa energi negatif:

1. Sering Mengeluh
Orang yang membawa energi negatif cenderung sering mengeluh tentang berbagai hal dalam hidup mereka. Tidak peduli seberapa baik situasinya, mereka selalu menemukan sesuatu untuk dikeluhkan. Keluhan yang terus-menerus ini bisa menular dan membuat orang lain merasa terbebani atau stres.

2. Pandangan Hidup Pesimis
Seseorang dengan energi negatif biasanya memiliki pandangan hidup yang pesimis. Mereka cenderung melihat sisi buruk dari setiap situasi dan meramalkan hasil yang negatif. Pola pikir ini tidak hanya memengaruhi mereka sendiri, tetapi juga bisa memengaruhi orang-orang di sekitar mereka.

3. Membicarakan Orang Lain secara Negatif
Gosip atau berbicara buruk tentang orang lain adalah tanda lain dari energi negatif. Orang yang sering membicarakan keburukan orang lain mungkin mencoba menurunkan orang tersebut untuk merasa lebih baik tentang diri mereka sendiri. Ini bisa menciptakan suasana yang tidak menyenangkan dan merusak hubungan sosial.

4. Sulit untuk Bersyukur
Orang dengan energi negatif sering kali sulit merasa bersyukur atau menghargai hal-hal positif dalam hidup mereka. Mereka mungkin fokus pada apa yang tidak mereka miliki atau apa yang tidak berjalan sesuai keinginan, alih-alih bersyukur atas apa yang sudah ada.

5. Menguras Energi
Setelah menghabiskan waktu bersama seseorang yang membawa energi negatif, kamu mungkin merasa lelah, lemah, atau tidak bersemangat. Ini adalah tanda bahwa interaksi tersebut menguras energimu dan memberikan dampak negatif pada suasana hatimu.

6. Membuat Drama
Orang yang membawa energi negatif sering menciptakan atau terlibat dalam drama. Mereka mungkin membesar-besarkan masalah kecil, mencari konflik, atau menjadi pusat dari berbagai masalah yang tidak perlu. Drama yang berlebihan ini bisa membuat lingkungan menjadi tegang dan tidak nyaman.

7. Selalu Menjadi Korban
Seseorang dengan energi negatif cenderung melihat diri mereka sebagai korban dalam setiap situasi. Mereka merasa dunia selalu tidak adil terhadap mereka dan bahwa mereka tidak memiliki kendali atas apa yang terjadi. Sikap ini bisa menyebarkan rasa putus asa dan ketidakberdayaan kepada orang lain.

8. Ketidakmampuan untuk Memaafkan
Ketidakmampuan untuk memaafkan diri sendiri atau orang lain adalah tanda lain dari energi negatif. Orang ini mungkin memendam dendam atau kesalahan dari masa lalu dan terus membawa beban emosional tersebut, yang akhirnya memengaruhi interaksi mereka dengan orang lain.

9. Tidak Ada Rasa Empati
Kurangnya empati adalah ciri lain dari energi negatif. Orang yang tidak bisa merasakan atau memahami perasaan orang lain cenderung fokus pada diri mereka sendiri dan kebutuhan mereka sendiri, tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap orang lain.

10. Menyebarkan Ketakutan
Orang dengan energi negatif sering menyebarkan ketakutan atau kekhawatiran yang tidak beralasan. Mereka mungkin sering berbicara tentang skenario terburuk dan menakut-nakuti orang lain dengan kemungkinan buruk yang belum tentu terjadi.

Cara Merasakan Energi Negatif di Sekitar Kita
Merasakan energi negatif di sekitar kita adalah keterampilan yang dapat membantu melindungi kesehatan mental dan emosional. Berikut adalah beberapa cara untuk mengenali dan merasakan energi negatif di sekitar kita:

1. Perhatikan Perasaan Fisik
Tubuh kita sering kali merespons energi negatif sebelum pikiran kita menyadarinya. Perhatikan tanda-tanda fisik seperti ketegangan di leher atau bahu, sakit kepala tiba-tiba, atau perasaan mual. Perasaan fisik yang tidak nyaman bisa menjadi indikator bahwa kamu sedang berada di lingkungan dengan energi negatif.

2. Amati Suasana Hati
Energi negatif bisa memengaruhi suasana hati kita secara langsung. Jika kamu merasa tiba-tiba cemas, marah, atau sedih tanpa alasan yang jelas, bisa jadi kamu sedang terpapar energi negatif. Perhatikan perubahan mendadak dalam suasana hati saat berada di tempat tertentu atau bersama orang-orang tertentu.

3. Dengarkan Intuisi
Intuisi sering kali memberikan petunjuk tentang energi di sekitar kita. Jika kamu merasa tidak nyaman atau merasa ada sesuatu yang tidak beres tanpa alasan yang jelas, percayalah pada perasaan tersebut. Intuisi adalah alat yang kuat untuk mengenali energi negatif.

4. Perhatikan Reaksi Orang Lain
Orang lain di sekitar kita juga bisa menjadi indikator adanya energi negatif. Jika kamu melihat banyak orang yang terlihat stres, marah, atau tidak bahagia, itu bisa menjadi tanda bahwa lingkungan tersebut memiliki energi negatif. Perhatikan bagaimana orang lain berperilaku dan berinteraksi.

5. Amati Lingkungan Fisik
Lingkungan fisik juga bisa memberikan petunjuk tentang energi negatif. Tempat yang berantakan, kotor, atau tidak terawat sering kali memancarkan energi negatif. Sebaliknya, lingkungan yang bersih, teratur, dan rapi biasanya memiliki energi yang lebih positif.

6. Perhatikan Pola Pikir
Ketika berada di lingkungan dengan energi negatif, pikiran kita cenderung menjadi lebih negatif. Jika kamu mendapati diri lebih sering berpikir pesimis, mengkhawatirkan hal-hal kecil, atau merasa putus asa, itu bisa menjadi tanda bahwa kamu sedang terpapar energi negatif.

7. Uji Suara Batin
Cobalah untuk berdiam diri sejenak dan mendengarkan suara batinmu. Jika ada suara batin yang memberikan peringatan atau membuatmu merasa waspada, perhatikanlah. Suara batin sering kali bisa mendeteksi energi negatif yang tidak disadari oleh pikiran rasional kita.

8. Perhatikan Energi setelah Berinteraksi
Setelah berinteraksi dengan seseorang atau berada di suatu tempat, perhatikan bagaimana perasaanmu. Jika kamu merasa lelah, terbebani, atau tidak bersemangat setelah berinteraksi dengan seseorang, itu bisa menjadi tanda bahwa orang tersebut membawa energi negatif.

9. Gunakan Teknik Meditasi
Meditasi adalah cara yang baik untuk meningkatkan kepekaan terhadap energi di sekitar kita. Dengan berlatih meditasi secara teratur, kamu bisa lebih peka terhadap perubahan energi dan lebih mudah mengenali energi negatif. Cobalah untuk meluangkan waktu setiap hari untuk bermeditasi dan menyelaraskan diri dengan energi positif.

10. Jaga Kebersihan Energi Diri
Mempraktikkan kebersihan energi diri, seperti membersihkan aura atau energi negatif yang mungkin menempel, bisa membantu kamu lebih peka terhadap energi di sekitar. Teknik-teknik seperti mandi garam, menggunakan kristal penyembuhan, atau teknik visualisasi bisa membantu membersihkan energi negatif dan meningkatkan kepekaanmu.

Energi negatif kiriman adalah energi negatif yang berasal dari orang lain atau lingkungan yang dapat memengaruhi kesejahteraan mental, fisik, dan emosional. Energi negatif dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti gangguan kesehatan mental, penurunan produktivitas, dan masalah hubungan sosial. 
 
Kesimpulan
Merasakan energi negatif di sekitar kita memerlukan kepekaan dan perhatian terhadap tanda-tanda fisik, emosional, dan lingkungan. Dengan mengembangkan keterampilan ini, kita bisa lebih cepat mengenali dan mengatasi energi negatif, sehingga dapat menjaga kesehatan mental dan emosional kita. Tetaplah peka terhadap perasaan dan lingkungan di sekitarmu, dan jangan ragu untuk mengambil tindakan jika merasa terpapar energi negatif. 
𝗧𝗔𝗧𝗔 𝗖𝗔𝗥𝗔 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗠𝗘𝗠𝗕𝗘𝗥𝗦𝗜𝗛𝗞𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗟𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗘𝗡𝗘𝗥𝗚𝗜 𝗡𝗘𝗚𝗔𝗧𝗜𝗙
persiapkan :
• air satu gelas
• garam 3 sendok
• ambil wudhu terlebih dahulu 
Baru dibaca tiupkan ke air yang sudah dicampur garam lalu setelah selesai semua percikan air itu keseluruhan sudut rumah.

Malam ini baca : Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir"  450x
Sambung dengan bacaan : La Ilaha Illa Anta Subhanaka Inni Kuntu Minadz-dzolimin 100x
Tutup dengan doa 

𝗖𝗔𝗥𝗔 𝗣𝗘𝗡𝗚𝗚𝗨𝗡𝗔𝗔𝗡 𝗜𝗟𝗠𝗨 𝗣𝗥𝗔𝗞𝗧𝗘𝗞 𝗣𝗘𝗠𝗕𝗘𝗥𝗦𝗜𝗛𝗔𝗡 𝗦𝗘𝗟𝗨𝗥𝗨𝗛 𝗦𝗘𝗡𝗚𝗞𝗢𝗟𝗢, 𝗔𝗣𝗘𝗦, 𝗦𝗜𝗔𝗟, 𝗗𝗟𝗟
(insya Allah seluruh sengkolo di badan akan bersih, dan ritual ini bisa juga untuk kerejekian)

Caranya : tampung air hujan yang turun di hari selasa kliwon, ataw kalo susah ambil air 7 masjid, kemudian anda tawasul sesuai sanad keilmuan.

Lalu niat : "YA ALLAH YA MUHAMMADAROSULULOH, HAMBA MOHON MAUNAH DAN 
PERTOLONGANMU ATAS HAJAT HAMBA YANG SATU INI, BANGKITKANLAH KEKUATAN 
GHOIB ILMU... (sebut nama ilmu) UNTUK HAMBA GUNAKAN MEMBERSIHKAN SELURUH 
SENGKOLO YANG ADA DI BADAN/TEMPAT/RUMAH/KELUARGA HAMBA, JIKA SENGKOLO INI DATANG DARI MANUSIA MAKA KEMBALIKAN LAH KEPADA PENGIRIMNYA, JIKA SENGKOLO INI DATANG DARI KESALAHAN HAMBA MAKA AMPUNILAH, ASALNYA BERSIH HAMBA MINTA BERSIH, ASALNYA LANCAR MAKA KEMBALI LANCAR, LANCARKAN KEMBALI REJEKI HAMBA, LARISKAN KEMBALI DAGANGAN HAMBA, SUKSESKAN KEMBALI USAHA HAMBA, KUN FAYAKUN"

Lalu baca :
• Syahadat 3x
• Sholawat 100x
Lalu baca keilmuan yang sifatnya multifungsi dengan jumlah seikhlasnya, lalu tiup ke air. Bila untuk badan maka minum airnya 3 teguk, 1 teguk baca bismillah, sampai 3 teguk, lalu selesai minum anda mandi.

Bila untuk tempat cukup ciprat cipratkan dan buat lap-lap kaca, meja, lantai, dll sambil baca: "YA SAYYIDI YA ROSULULLOH" di dalam hati. Insya Allah seluruh sengkolo di badan akan bersih, dan ritual ini bisa juga untuk kerejekian, kalau kerejekian lakukan setiap 1 bulan 1x di hari bebas.

SANAD TAWASUL KEILMUAN :
1. Biniyati liridho ilahi ta’ala warohmatihi, wataufikihi, wa hidayatihi, wa nurri subhanahuwata’ala, (Al-Faatihah 1x)
2. Ila hadrati nabi muhammadin saw, aj-wajihi waduriyatihi wa ahli baitihi, (Al-Faatihah 1x)
3. Ila hadrati malaikat jibril, mikail, izrofil, ‘izroil, (Al-Faatihah 1x)
4. Ila hadrati sayidina khidir balya bin malkan, (Al-Faatihah 1x)
5. Ila hadrati nabi adam as, nabi ibrohim as, nabi yunus as, nabi sulaiman as, nabi musa as, nabi ayub as, nabi isa as, (Al-Faatihah 1x)
6. Ila hadrati sahadatina abi bakrin, wa umaru, wa ustmanu, wa ali radiyallahu anhu, (Al-Faatihah 1x)
7. Ila hadrati sayid syech muhyidin abdul qadir al jilani ra, wa ila hadrati quthbi jami’il makom wa ghautsil a’dhom sulthanu auliya’i arifina sayid syech abi hasan ali as syadzily ra, (Al-Faatihah 1x)
8. Ila hadrati syech imam al ghozali, syech imam ahmad ali al buni, syech makruf al kharakhi, syech aqil manjabihi, syech ngiyat abi qoyisin, (Al-Faatihah 1x)
9. Ila hadrati para wali songo, khususipun kanjeng sunan kali jogo wa kanjeng sunan gunung jati wa syech subakir wa syeck makukuhan, (Al-Faatihah 1x)
10. Ila hadrati sultan hadi wijoyo wa panembahan senopati wa sultan agung mataram wa raden subono wa siti masliyah wa raden pringgo wa raden padyo laksmana widagdo wa raden fajar, (Al-Faatihah 1x)
11. Ila hadrati kanjeng pangeran benowo, kanjeng pangeran diponegoro, syech badarudin, mbah sunan kuning, syech magelung sakti, mbah wali bujuk tumpeng, pangeran cakra buana, syech kholil bangkalan & mbah yai damanhuri pamekasan, (Al-Faatihah 1x)
12. Khususon para leluhur, (Al-Faatihah 1x)
13. Khususon lijasati abi wa umi..... (ibu-bapak) (Al-Faatihah 1x)
14. Ila hadroti khususon eyang tulus wa kang usman bin pardi, (Al-Faatihah 1x)
15. Ila hadrati khususon ki ageng aria suta wijaya kusuma mahaguru pendiri padepokan cahyaning jati diri, (Al-Faatihah 1x)
16. Ila hadrati khususon sohibul ijazah ki cakra arya wijaya kusuma bin yanto wijaya kusuma, (Al-Faatihah 1x)
17. Khusushon cikal bakal desa..... (tempat kita) (Al-Faatihah 1x)
18. Ila jami’il khodami ayat, wal mu’jizati karomatil ayat (Al-Faatihah 1x)
19. Ilahi anta maqsudi wa ridhoka matlubi,(Al-Faatihah 1x)

Ayat Pemikat

Ayat-Pemikat-wanita
Ilmu Hikmah itu bersumber dari orang-orang yang mengkaji, mendalami dan mencari rahasia ayat-ayat suci Al Qur’an. Inilah salah satu ayat sakti yang menyimpan karomah pengasihan atau pemikat.

Bercerita mengenai ilmu pengasih, tentu banyak sekali macam serta ragamnya. Mulai dari yang bercorak tradisonal, hingga yang bercorak Islami. Tentu saja masing-masing memiliki keunggulan tersendiri.
Salah satu ilmu pengasih dengan corak Islami adalah apa yang disebut dengan nama Ayat Pemikat. Ilmu ini termasuk ke dalam golongan ilmu pengasih tingkat tinggi yang daya gempurnya tidak diragukan lagi. Apa yang disebut sebagai Ayat Pemikat adalah salah satu ayat dalam Al Qur’an yang termaktub dalam Surat Thaha, atau lebih tepat lagi Surat Thaha ayat 39, yang berbunyi :
وَأَلْقَيْتُ عَلَيْكَ مَحَبَّةً مِّنِّي وَلِتُصْنَعَ عَلَىٰ عَيْنِي
“Dan Aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dari-Ku; dan supaya kamu diasuh di bawah pengawasan-Ku.”
Ada suatu sejarah yang melatarbelakangi mengapa ayat 39 dalam Surat Thaha tersebut oleh Ahli Hikmah dijadikan sebagai amalan atau mantera ilmu pengasih.
Alkisah, pada suatu hari seorang ahli nujum datang menghadap Fir'aun untuk menafsirkan makna mimpi sang Raja. Menurut perhitungan si ahli nujum, tak lama lagi bakal lahir seorang bayi dari bangsa Israil yang kelak akan menjadi musuh dan menjatuhkan kekuasaannya.
Fir'aun berang mendengar arti tafsir mimpinya itu. Dia pun memberikan perintah agar membunuh setiap bayi laki-laki yang lahir dari kalangan bangsa Israil. Dan berita ini dengan cepat menyebar di kalangan rakyat Mesir.
Pasangan suami isteri Imran dan Yukabad begitu cemas setelah mendengar berita tersebut. Terlebih lagi setelah Yukabad, ibunda Nabi Musa, mengetahui bahwa anaknya yang lahir adalah laki-laki. Pasangan suami isteri ini pun sangat panik. Jika tak segera disembunyikan anak itu tentulah akan dibunuh oleh kaki tangan Fir'aun.
Yukabad sangat sayang pada bayinya yang molek, sehat serta lucu itu. Meski Imran suaminya menyarankan agar bayi itu dipasrahkan saja kepada Fir'aun daripada mereka celaka, namun Yukabad tak menghendakinya. Dia tak rela bayinya sampai dibunuh. Tapi masalahnya, untuk menyembunyikannya terus menerus juga tak mungkin.
Di tengah kegalauan, Allah SWT memberikan ilham kepada Yukabad untuk membuat peti tahan air, lalu menghanyutkan Musa di dalam peti itu di sungai Nil. Kakak perempuan Musa diperintahkan mengikuti kemana peti itu hanyut dan oleh siapakah bayi Musa nanti ditemukan.
Atas kehendak Allah SWT, ternyata peti itu ditemukan oleh putri kesayangan Fir'aun yang kala itu sedang mandi di sungai Nil. Peti pun dibuka. Setelah tahu isinya bayi, sang putri memerintahkan dayang-dayangnya untuk membawa bayi mungil nan lucu dan tampan itu ke hadapan ibunda Ratu, yaitu istri Fir'aun yang bernama Asiah.
Istri Fir'aun sangat senang melihat bayi itu. Dia pun ingin mengangkatnya sebagai anak. Maka, diutarakannyalah niat ini kepada Fir'aun. Mula-mula Fir'aun bersikeras menolak, namun atas bujukan isteri yang sangat disayanginya, akhirnya dia pun terpaksa setuju.
Allah SWT telah memberikan Musa kepada musuhnya. Subhanallah! Dan Musa tidak dibunuhnya, malah dipeliharanya dengan penuh cinta kasih, hingga dia tumbuh menjadi besar dan dewasa.
Dari kisah inilah para Ahli Hikmah meneliti dan akhirnya menemukan rahasia atau kuncinya. Ternyata, sebelum Musa hidup dan tumbuh kembang di istana Fir'aun, Allah SWT telah melimpahkan terlebih dahulu kepada Musa “kasih sayang”. Kekuatan ayat itulah yang membuat Musa begitu dikasihi oleh Fir'aun. Begitu melihat Musa muncul perasaan welas asih sekalipun dia adalah musuhnya.
Nah, inilah yang kemudian oleh orang sekarang disebut sebagai ilmu pengasihan.
Agar Sahabat tidak penasaran, saya akan beberkan urutan tata cara ritualnya. Berikut uraian lengkapnya :
- Puasa tiga hari pada tanggal 13, 14 dan 15 (menurut kalender Hijriyah). Niat puasanya: Nawaitu souma godin li qodo'i hajatii sunnatan Lillahi Ta'ala.
- Selama puasa amalannya dibaca sebanyak 41× sesudah shalat lima waktu. Jika puasa usai cukup dibaca 11× saja setiap habis shalat.
- Selama puasa, malamnya dirikan shalat Hajat dua rakaat. Sesudah salam lalu baca ayat di atas sebanyak 100×. Boleh dilebihkan tapi tidak boleh dikurangi.
Setelah menjalankan ritual tersebut, Insya Allah daya karomah ayat sakti tersebut sudah menyatu dengan diri Anda.
Ayat Pemikat ini tidak hanya berfungsi sebagai pengasihan untuk memikat lawan jenis. Karomahnya juga ampuh untuk melancarkan perdagangan, menagih utang, bisnis, juga agar disayang suami/isteri, termasuk dipercaya dan disayangi atasan atau boss.
Power gaib ilmu ini juga bisa ditingkatkan sampai setinggi mungkin. Caranya harus tekun menjalankan shalat 5 waktu dan tidak boleh ada yang tinggal, kecuali bagi wanita yang sedang mendapatkan halangan. Di samping itu, siapapun yang berniat mengamalkannya harus menjauhi apa yang dilarang oleh Allah SWT. Kalau kita lulus menghadapi semua ujian tersebut, maka sudah pasti akan naik tingkatannya. Nah, salah satu ujian yang paling nyata biasanya Anda yang pria akan dihadapkan dengan wanita yang cantik dan dia memberikan banyak peluang kepada Anda. Bila Anda lulus dengan tidak melakukan perzinahan, maka power ilmu ini akan semakin bertambah kuat.
Memang sulit dimungkiri, pada tingkatan tertentu, orang yang sudah memiliki ilmu ini, akan timbul daya pesona yang sangat kuat. Sehingga karena itu, siapa saja yang memandang, khususnya lawan jenis, akan terpesona dan 'terhipnotis' oleh daya tarik yang seperti magnet itu. Pancaran wajah pemilik ilmu ini akan tampak bersinar-sinar serta akan terlihat lebih manis, cantik, tampan dan awet muda. Dan setiap orang yang berjumpa atau berinteraksi dengannya akan merasa sayang dan cinta. Hal ini terjadi ketika sudah mencapai tataran tingkat tinggi.
Ilmu Hikmah itu bersumber dari orang-orang yang mengkaji, mendalami dan mencari rahasia ayat-ayat suci Al Qur’an. Mereka inilah yang kemudian disebut Ahli Hikmah. Ini tidak jauh berbeda dengan orang yang berhasil menemukan rahasia obat untuk penyembuhan yang disebut sebagai dokter atau tabib. Atau juga tak beda jauh dengan orang yang ahli dalam bidang bangunan yang disebut insinyur
Tetapi pada hakekatnya Allah lah yang mengilhami mereka sehingga mendapatkan penemuan-penemuan. Sama seperti halnya ketika Allah mengilhami laba-laba ketika membuat sarang. Padahal laba-laba tidak sekolah tapi hewan ini mampu membuat sarang yang indah dan fantastis.
Keuntungan kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW salah satunya ialah kita semua bisa memanfaatkan mukjizat beliau yaitu Al Qur’an. Al-Qur’an memberikan solusi untuk keperluan apa saja. Misalnya saja untuk keduniawian, seperti kekebalan, kekayaan, pengasihan dan lain lain.
Cuma harus diingat dan diperhatikan, semua amalan dalam Al Qur’an tersebut seperti obat, harus sesuai dengan resep dokter. Artinya, untuk mengamalkan suatu ayat tertentu terlebih dahulu kita harus mengkonsultasikannya kepada ahlinya yang membidangi masalah ini. Maka itu dikenal dengan istilah Ijazah.
Ahli Hikmah adalah sang “pemberi resep” dimaksud. Orang-orang yang berlabel sebagai Ahli Hikmah ini yakin dan mengerti kunci rahasia ayat-ayat suci Al Qur’an yang memiliki “power.” Hal ini didasarkan pada rujukan firman Allah SWT yang berbunyi :
“Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al Isra 82)
“Penawar” yang dimaksud bersifat umum. Bisa juga penawar kemiskinan, penawar senjata tajam (kekebalan), penawar santet/pelet/teluh. Dan dengan merujuk pada ayat tersebutlah para Ahli Hikmah lalu melakukan kajian-kajian untuk menemukan manfaat spesifikasi dari ayat-ayat suci Al Qur’an. Mereka mencari dan menyimpulkan mana ayat yang cocok buat kekebalan, pengasihan dan kerezekian. Kadang mereka (Ahli Hikmah) juga mengambil sumber dari hadits-hadits Nabi, dan ada juga penemuan yang melalui ilham atau mimpi.
Para Ahli Hikmah lalu membuat banyak buku untuk memuat penemuannya. Buku tersebut kemudian dikenal dengan sebutan Kitab Kuning. Misalnya saja Syamsul Maarif, Mambau Usulil Hikmah, Khozinatul Asror, Tajul Muluk, dan lain sebagainya.