SHOLAWAT SAYYID JALALULLAH AL-BUKHORI QS
Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh.
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, Raja Semesta Alam, yang menggenggam setiap urusan hidup hamba-Nya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Agung Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam, pembawa rahmat dan cahaya hidayah bagi seluruh umat manusia.
Sahabat Perisai Mukmin yang dirahmati Allah, Diantara bentuk cinta kaum muslimin kepada Rasulullah adalah memperbanyak bershalawat. Para ulama dan kekasih Allah telah memberikan banyak bacaan shalawat sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah, sebagai wasilah memohon pertolongan, keberkahan, dan kemuliaan hidup.
Diantara shalawat yang dikenal dan diamalkan oleh sebagian ulama adalah Sholawat Sayyid Jalalullah Al-Bukhori QS. Shalawat ini disampaikan memiliki keutamaan yang sangat agung. Disebutkan bahwa siapa saja yang membaca shalawat ini, seakan-akan ia telah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah dan dicatat dalam amalnya pahala seperti pahala haji.
Dan barang siapa yang menulis shalawat ini, lalu membawanya, maka dengan izin Allah ia akan dijaga dari berbagai mara bahaya, diselamatkan dari petaka dunia, dan di akhirat kelak ia akan berada dekat dengan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam.
Namun sahabatku, Sebagaimana shalawat dan amalan lainnya, keberkahan bukan semata-mata pada lafaz, namun pada keyakinan, keikhlasan, akhlak, dan penghambaan kita kepada Allah. Shalawat adalah bukti cinta. Shalawat adalah penghormatan kepada Nabi tercinta. Dan shalawat adalah doa yang membuka pintu rahmat Allah bagi siapa saja yang membacanya dengan tulus.
Karena itu, janganlah kita menjadikan shalawat sebagai jimat atau sekadar alat untuk memperoleh dunia. Tetapi jadikanlah shalawat sebagai ibadah, sebagai cahaya yang membersihkan hati, menenangkan jiwa, dan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.
Bagi siapa pun yang sedang dalam kesulitan hidup, yang dilanda ketakutan, kesempitan, atau berbagai ujian dunia perbanyaklah shalawat. Mohonlah kepada Allah dengan rendah hati. Sertai dengan tawakal, ibadah yang kuat, amal saleh, dan akhlak yang mulia. InsyaAllah, rahmat Allah akan menyertai kita.
Semoga dengan shalawat ini Allah memberikan ketenangan, melapangkan jalan hidup kita, menjaga keluarga kita dari mara bahaya, memberikan kemuliaan di dunia, dan kedekatan dengan Rasulullah di akhirat kelak. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
Berikut lafadz shalawatnya:
Ash-shalaatu was-salaamu alaika Yaa Muhammadul Arabiyyu
"Semoga shalawat dan salam tercurah kepadamu wahai Muhammad, Nabi yang berasal dari bangsa Arab."
Ash-shalaatu was-salaamu alaika Yaa Muhammadul Qurashiyyu
"Semoga shalawat dan salam tercurah kepadamu wahai Muhammad, yang berasal dari suku Quraisy."
Ash-shalaatu was-salaamu alaika Yaa Muhammadul Makkiiyu
"Semoga shalawat dan salam tercurah kepadamu wahai Muhammad, yang tinggal di kota Makkah."
Ash-shalaatu was-salaamu alaika Yaa Muhammadu Nabiyyullaah
"Semoga shalawat dan salam tercurah kepadamu wahai Muhammad, Nabi Allah."
Ash-shalaatu was-salaamu alaika Yaa Muhammadu Ḥabiibullaah
"Semoga shalawat dan salam tercurah kepadamu wahai Muhammad, kekasih Allah."
Ash-shalaatu was-salaamu alaika Yaa Muhammadu Jaddal Ḥasan wal Ḥusain
"Semoga shalawat dan salam tercurah kepadamu wahai Muhammad, kakek Hasan dan Husain."
Ash-shalaatu was-salaamu alaika Yaa Muhammadu Abaa Fathimah az-Zahraa
"Semoga shalawat dan salam tercurah kepadamu wahai Muhammad, ayah dari Fathimah Az-Zahra."
Ash-shalaatu was-salaamu alaika Yaa shohibal minbari wal mi‘raj, Muḥammadun Rasuulullaah shallallaahu alaihi wa sallam
"Semoga shalawat dan salam tercurah kepadamu wahai pemilik mimbar dan peristiwa Mi’raj, Muhammad adalah Rasulullah, semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepadanya."






0 comments:
Posting Komentar