Minggu, 06 Desember 2015

MUKJIZAT AL-QUR'AN

AL-QUR'AN MENERANGKAN BAHWA SEMUA CIPTAAN ALLOH 
DI ALAM SEMESTA MEMILIKI ENERGI

Assalamu’alaikum Warohmatullaahi Wabarokatuh.
Saudaraku yang di rahmati Alloh SWT, Kita semua pastinya mengetahui bahwa setiap agama dan kepercayaan pastinya memiliki kitab sucinya masing-masing, seperti kita ketahui diantaranya:
-Agama Hindu memiliki kitab Weda.
-Agama Budha memiliki kitab Tripitaka.
-Agama Yahudi memiliki kitab Taurot.
-Agama Nasrani memiliki kitab Injil.
-Agama Konghucu memiliki kitab Tao Tee Ching.
-Agama Majusi memiliki kitab Zen Avesta.
-Agama Kepercayaan memiliki kitab Serat Centani, Hidayat Jati, Darmo Gandul/Gatoloco.
-Sedangkan kita sebagai umat islam Alloh SWT turunkan kitab suci Al-Qur'an sebagai penuntun dan pedoman hidup menuju jalan yang benar dan ridhoinya.

mukjizat al qur'an

Al-Qur'an adalah kalam Alloh yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, melalui perantaraan malaikat Jibril a.s untuk disampaikan kepada umat manusia sebagai pedoman hidup agar memperoleh kebahagian dunia dan akhirat.

Al-Qur'an bagi umat islam merupakan kitab suci yg terjaga dari perubahan dan pengrusakan dari tangan-tangan manusia, sebagaimana Alloh SWT berfirman: "Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Qur'an dan sesungguhnya Kami telah memeliharanya." (QS.Al-Hijr:9).

Al-Qur'an diturunkan Alloh SWT kepada Nabi Muhammad SAW terdiri dari 30 Juz, 114 surat,6236 ayat secara berangsur-angsur dalam dua masa atau periode yaitu Makiyah dan Madinah (pada saat Rasulullaah SAW berada di Mekkah dan di Madinah).

ENERGI DALAM AL-QUR'AN
Al-Qur'an membicarakan dan memuat segala sesuatu. Sebagaimana Alloh berfirman: "Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab". (QS.Al-An'am:38).

Berbagai disiplin ilmu pengetahuan atau sains terbukti ada didalam Al-Qur'an. Akan tetapi Al-Qur'an bukanlah "Kitab Akademik" juga bukan "Kitab Sains" semacam ilmu fisika, kimia, matematika, astronomi, biologi dan sebagainya. Tetapi Al-Qur'an adalah "Kitab Hidayah." Karena itu kita tidak menemukan istilah-istilah disiplin ilmu akademik di dalamnya. Kalau memang istilah itu ada di dalam Al-Qur'an, istilah itu maknanya jauh lebih tinggi dan lebih menyeluruh daripada sebuah disiplin ilmu pengetahuan, karena sifat ilmu pengetahuan adalah relatif, sehingga besar kemungkinan salah dan ada kemungkinan juga berubah. 

Sedangkan Al-Qur'an adalah mutlak benarnya atau absolut.
Sampai sekarang kita belum menemukan definisi "Energi", jenis-jenisnya, keistimewaannya, penggunaannya dan proses transformasinya dalam Al-Qur'an. Al-Qur'an diturunkan pada saat manusia sedang dalam kegelapan mata hatinya dan rusak akhlak, mental dan spiritualnya, walaupun pikirannya sangat Brilian. Sungguhpun demikian Al-Qur'an dengan bahasa yang sangat canggih menjelaskan berbagai fenomena alam dan prilaku semesta alam ciptaan Alloh.

Di dalam Al-Qur'an Alloh SWT memberitahukan bahwa Dia yang mencipta, tentu Dia mengetahui sifat dan karakteristik semua ciptaanNya dengan sangat detail. Sebagaimana dalam firmannya: "Ketahuilah, Dialah Alloh Yang Menciptakan, dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Mulk:14).

Dan di dalam firmannya: "Dialah Yang Menciptakan langit dan bumi dalam enam hari. Kemudian Dia bersemayam di atas Arasy. Dia mengetahui apa yang masuk kedalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu dimana saja kamu berada. Dan Alloh Maha Melihat apa yang kamu kerjakan". (QS. Al-Hadid:4).

Yang masuk ke dalam bumi dan yang keluar dari bumi adalah energi. Yang turun dari langit dan yang naik ke langit adalah energi. Al-Qur'an pasti benar ketika menjelaskan fenomena semesta alam semacam ini. Namun Al-Qur'an tidak menyebutkan istilah. Manusialah yang diberi hak untuk berijtihad mengkaji dan membuat istilah. Alloh menyebutkan bahwa semesta alam mempunyai karakteristik saling memberi, saling mempengaruhi dan bergerak dalam Orbitnya, "Kullun fi falakin yasbahun" (Semua bergerak pada garis edarnya).(QS. Al-Anbiya:32).

Dan yang bergerak itulah yang berenergi. Alloh tidak menyebutkan kata "Energi" secara spesifik dalam Al-Qur'an. Akan tetapi Al-Qur'an menjelaskan fenomena energi dalam berbagai ayat.

Lalu Ada Apa Di Alam Semesta ini..??
Al-Qur'an menjelaskan bahwa semesta alam ini terdiri dari 2 unsur yaitu unsur Materi dan unsur Energi. Kedua unsur tersebut adalah milik Alloh SWT. Sehingga Alloh menyatakan dalam firmanNya: "Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Alloh yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakanNya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintahNya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Alloh. Maha Suci Alloh, Tuhan semesta Alam." (QS. Al-A'raf:54).

Dan Alloh SWT berfirman: "Alloh-lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Alloh berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Alloh ilmuNya benar-benar meliputi segala sesuatu." (QS. Ath-Thalaq:12).

Saudaraku, coba anda simak dan perhatikan firman Alloh tersebut!. Bahwa langit, bumi, pergantian waktu, matahari, bulan dan bintang diberikan energi untuk tunduk bergerak mengikuti kehendaknya. Bagaimana mereka bisa tunduk dan selalu bertasbih kalau tidak diberi energi. Kemudian marilah kita renungkan penegasan Alloh SWT dari ayat tersebut yang berbunyi: "ALAA LAHUL KHOLQU WAL AMRU" (Ingatlah, ciptaan dan perintah hanyalah hak Alloh).

AL-KHOLQU: berarti ciptaan. Dr. Ali Manshur Kayali menjelaskan bahwa yang di maksud "Ciptaan" adalah Materi. Dan materi adalah wujud. Wujud ada yang bisa di lihat dan ada yang tidak bisa di lihat. Ada yang besar dan ada yang terlalu kecil, lembut dan halus. Malaikat adalah wujud (haq), Surga adalah wujud (Haq), Neraka adalah wujud (Haq).

AL-AMRU: berarti Perintah. Dr. Ali Manshur Kayali menjelaskan bahwa yang di maksud "Perintah" adalah energi. Dan wujudnya tidak nampak. Perintah di pahami sebagai energi, karena setiap yang diperintah Alloh pasti patuh. Dan sesuatu tidak mungkin patuh tanpa energi.
Setiap yang wujud di jagad raya ini dan semesta alam ini terdiri dari materi dan energi. Bumi terdiri dari materi, di dalamnya ada energi. Matahari terdiri dari materi, di dalamnya ada energi. Gunung terdiri dari materi, di dalamnya ada energi.

Mari coba anda renungkan firman Alloh SWT dibawah ini: "Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia membatu tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Alloh yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu, sesungguhnya Alloh Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan". (QS. An-Naml:88).

Pernahkan kita menyadari bahwa Gunung berjalan seperti awan..?
Bagaimana bisa begitu..?

Siapa yang berani mengatakan Gunung Salak di Kabupaten Bogor yang di tabrak Pesawat Super Jet 100, buatan Rusia pada tanggal 9 Mei 2012 silam, gunung itu berjalan-jalan seperti awan..? Tetapi dengan tegas Alloh mengingatkan kepada kita, bahwa sangkaan kita tentang benda mati yang tidak berenergi itu tidak benar. Batu adalah Materi, di dalamnya ada energi. Air adalah Materi, di dalamnya ada energi. Semua benda yang jamad (keras) mengeluarkan energi dan juga menyimpan energi. Energi itu bergerak mengikuti aturan Alloh. Semua materi aslinya masuk dalam alam syahadah (nyata) dan energi aslinya masuk dalam alam ghaib. Namun yang ghaib sekarang ini suatu saat akan bisa menjadi syahadah.

Apakah manusia juga memiliki energi..??
Manusia termasuk juga materi, yang didalamnya ada energi, namun manusia punya keistimewaan. Dia tidak dibuat dari materi yang berharga, tidak juga dibuat dari intan permata, tidak dibuat dari tambang yang bernilai tinggi. Justru manusia, raganya di ciptakan dari materi yang sangat remeh dan hina, yakni dari tanah dan air yang hina. Alloh SWT menjelaskan asal materi raga manusia dalam firmanNya:
"Dialah Alloh yang menciptakan kamu dari tanah." (QS. Al-An'am:2).
"Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina. (QS. As-Sajdah:7-8).

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah." (QS.Al-Mukmin:12).

"Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina..?" (QS.Al-Mursalat:20).

Alloh Maha Bijaksana, menciptakan materi manusia dari bahan yang hina, akan tetapi Alloh memberikan energi yang luar biasa. Energi yang diberikan kepada manusia lebih hebat daripada energi yang diberikan kepada makhluk lainnya.

Alloh SWT memberikan ruh, akal dan jiwa yang menjadi jati diri manusia. Ruh, jiwa dan akal memproduksi energi yang luar biasa. Ruh adalah urusan Alloh SWT, kita tidak diberi pengetahuan tentang ruh kecuali hanya sedikit saja.

MUKJIZAT AL-QUR'AN UNTUK TAHAN TERHADAP API
Kembali saya bagikan sebuah rahasia besar Al-Qur'an yang bisa dibuktikan, Bahwasanya kita tahu bersama,bahwa barang siapa yang hafal Al-Qur'an dan dia amalkan dan di baca, maka tanah bersumpah tidak akan memakan dagingnya, cacing tidak akan menggigitnya dalam kubur, bahkan api neraka bersumpah aku malu menyentuh kulitnya orang-orang yang hapal  Al-Qur'an.
Mengapa Al-Qur'an adalah mukjizat Nabi Muhammad SAW yang paling besar, sampai saat ini tak ada satupun yang berubah padahal sudah 14 abad lamanya,bahkan Allah SWT menantang:

"jika kalian benar silahkan buat yg serupa dgn al-qur,an walau hanya satu ayat,berkumpul jin dan manusia  niscaya tidak akan sanggup"

Banyak kalangan ahli ilmu hikmah yang menggunakan Al-Qur'an sebagai penawar segala penyakit, ilmu kebal, dan macam-macam lainnya, Nah disini akan saya bukakan sebuah rahasia besar jika kita tahu niscaya tubuh kita tidak akan terbakar oleh panasnya api yang membara, bisa langsung dites ditempat.

Tata caranya:
1.Coba anda siapkan api lilin, letakkan tangan kita, lihat tidak akan terasa panas bahkan terasa dingin
2.Jika tahap awal berhasil, silahkan anda berjalan diatas bara api yang menyala tanpa sendal,lihatlah kaki anda tidak akan apa-apa.

Ilmu ini sangat berguna, jika digunakan oleh pemadam kebakaran agar disetiap aksinya tidak terkena dampak dari api yang panas, apa lagi suasana perang dimana api kita lihat dimana-mana kita akan sangat mudah menolong sahabat-sahabat kita yang terjebak api, bisa juga digunakan untuk demo pertunjukan inilah bukti mukzijat Al-Qur’an yang besar.

Caranya:
·  Hadiahkan Al-Fatihah 41 kali ditujukan ke guru slamet banjar baru kalimantan selatan.
·  Kemudian hafalkan seluruh 114 nama surah dalam Al-Qur'an, mulai surah Al-Fatihah sampai surah Annas.

Jika sudah hafal silahkan anda buktikan dan dicoba, percayalah ini sudah dibuktikan,sebelum mencoba,baca nama-nama surah dalam al-quran tadi, ingat hanya nama suratnya saja yang berjumlah 114 nama ayat tersebut, lalu tahan nafas silahkan letakkan tangan kita diatas api lilin, lihatlah keajaiban itu, jika telah meresap cukup kita ingat nama-nama surah itu niscaya semua api didunia ini tidak akan memberi bekas pada kita insya Allah Mukjizat Al-Qur'an untuk menahan panasnya api.

4 komentar: