Karomah Surah Al-Fatihah Untuk Hajat - Perisai Mukmin Sejati Karomah Surah Al-Fatihah Untuk Hajat - Perisai Mukmin Sejati

21 Maret 2026

Karomah Surah Al-Fatihah Untuk Hajat

Surat Al-Fatihah merupakan surat yang paling sering dibaca oleh umat Islam, baik saat melaksanakan sholat maupun di luar sholat. Ketika seorang Muslim membaca Al-Fatihah di luar sholat. Dalam salah satu hadits disebutkan Rasulullah menyatakan bahwa surat Al-Fatihah memiliki faedah dan manfaat yang sangat besar. Salah satunya ialah pahala yang besar bagi orang yang membacanya. Rasulullah bersabda:

بيْنَما جِبْرِيلُ قَاعِدٌ عِنْدَ النبيِّ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ، سَمِعَ نَقِيضًا مِن فَوْقِهِ، فَرَفَعَ رَأْسَهُ، فَقالَ: هذا بَابٌ مِنَ السَّمَاءِ فُتِحَ اليومَ لَمْ يُفْتَحْ قَطُّ إلَّا اليَومَ، فَنَزَلَ منه مَلَكٌ، فَقالَ: هذا مَلَكٌ نَزَلَ إلى الأرْضِ لَمْ يَنْزِلْ قَطُّ إلَّا اليَومَ، فَسَلَّمَ، وَقالَ: أَبْشِرْ بنُورَيْنِ أُوتِيتَهُما لَمْ يُؤْتَهُما نَبِيٌّ قَبْلَكَ: فَاتِحَةُ الكِتَابِ، وَخَوَاتِيمُ سُورَةِ البَقَرَةِ، لَنْ تَقْرَأَ بحَرْفٍ منهما إلَّا أُعْطِيتَهُ.

Artinya:"Ketika Jibril sedang duduk di dekat Rasulullah SAW, ia mendengar suara berlawanan dari atasnya. Maka ia mengangkat kepala dan berkata: "Ini adalah pintu dari langit yang dibuka hari ini, yang sebelumnya tidak pernah terbuka selain hari ini." Lalu turunlah dari langit seorang malaikat, lalu ia berkata: "Inilah malaikat yang turun ke bumi, yang sebelumnya tidak pernah turun kecuali hari ini." Ia memberi salam dan berkata: "Berbahagialah engkau dengan dua cahaya yang tidak diberikan kepada nabi sebelummu, yaitu Al-Fatihah dan akhir surat Al-Baqarah. Tidaklah kamu membaca satu huruf pun darinya kecuali akan diberi pahala." (H.R Muslim)


Hadits ini dijelaskan dalam Mausu’ah Hadits sebagai berikut:

بيْنَما جِبْرِيلُ قَاعِدٌ عِنْدَ النبيِّ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ، سَمِعَ نَقِيضًا مِن فَوْقِهِ، فَرَفَعَ رَأْسَهُ، فَقالَ: هذا بَابٌ مِنَ السَّمَاءِ فُتِحَ اليومَ لَمْ يُفْتَحْ قَطُّ إلَّا اليَومَ، فَنَزَلَ منه مَلَكٌ، فَقالَ: هذا مَلَكٌ نَزَلَ إلى الأرْضِ لَمْ يَنْزِلْ قَطُّ إلَّا اليَومَ، فَسَلَّمَ، وَقالَ: أَبْشِرْ بنُورَيْنِ أُوتِيتَهُما لَمْ يُؤْتَهُما نَبِيٌّ قَبْلَكَ: ‎كان المَلك جبريل عليه السلام قاعدًا عند النبي صلى الله عليه وسلم، فسمع صوتًا من السماء كصوت الباب إذا فُتح، فرفع جبريل رأسه وبصره إلى السماء، ثم أخبر النبي صلى الله عليه وسلم أن هذا باب من السماء فُتح اليوم، ولم يَسبق أنْ فُتح قط إلا هذا اليوم، فنزل منه ملك من الملائكة إلى الأرض، لم ينزل من قبل إلا هذا اليوم، فسلّم الملك على النبي صلى الله عليه وسلم، وقال له:‎ أبشر بنورين أعطيتهما لم يعطهما نبي قبلك؛ وهما: سورة الفاتحة، وآخر آيتين من سورة البقرة. ‎ثم قال الملك: لن يقرأ أحد بحرف منهما إلا آتاه الله تعالى ما فيهما من الخير والدعاء والطلب

Artinya:"Malaikat Jibril sedang duduk bersama Nabi, dan dia mendengar suara dari langit seperti suara pintu yang dibuka, lalu malaikat Jibril mengangkat kepalanya dan menatap langit, lalu dia mengabarkan kepada Nabi, bahwa suara ini adalah pintu dari langit (surga) yang dibuka hari ini, dan tidak pernah dibuka kecuali hari ini, kemudian para malaikat turun ke bumi, yang belum pernah turun sebelumnya kecuali hari ini, lalu para malaikat menyapa Nabi, dan berkata kepadanya: Bergembiralah atas dua cahaya yang telah kami berikan, yang tidak diberikan kepada seorang nabi sebelum kamu; yaitu: Surat Al-Fatihah, dan dua ayat terakhir dari Surat Al-Baqarah. Kemudian malaikat berkata: Tidak ada yang akan membaca satu huruf dari dua surat di atas kecuali Allah akan memberinya apa yang ada di dalamnya dari kebaikan, permohonan dan permintaan."


Oleh sebab itu, banyak kalangan umat Islam yang memperbanyak membaca surat Al-Fatihah dengan harapan banyak pula kebaikan dan keberkahan yang menghampirinya. Darul Ifta Misriyah mengatakan:

بيْنَما جِبْرِيلُ قَاعِدٌ عِنْدَ النبيِّ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ، سَمِعَ نَقِيضًا مِن فَوْقِهِ، فَرَفَعَ رَأْسَهُ، فَقالَ: هذا بَابٌ مِنَ السَّمَاءِ فُتِحَ اليومَ لَمْ يُفْتَحْ قَطُّ إلَّا اليَومَ، فَنَزَلَ منه مَلَكٌ، فَقالَ: هذا مَلَكٌ نَزَلَ إلى الأرْضِ لَمْ يَنْزِلْ قَطُّ إلَّا اليَومَ، فَسَلَّمَ، وَقالَ: أَبْشِرْ بنُورَيْنِ أُوتِيتَهُما لَمْ يُؤْتَهُما نَبِيٌّ قَبْلَكَ قراءة الفاتحة لها فضل عظيم كما أكدت ذلك نصوص الشريعة الإسلامية؛ فالله تعالى يقول: ﴿وَلَقَدْ آتَيْنَاكَ سَبْعًا مِنَ المَثَانِي وَالْقُرْآنَ الْعَظِيمَ﴾ [الحجر: 87].

Artinya:"Membaca Fatihah memiliki keistimewaan luar biasa seperti yang telah ditegaskan dalam syariat Islam, sebab Allah berfirman: Dan telah aku berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan seluruh isi Quran yang agung."((QS. Al-Hijr: 87))


Ibnu Jarir mengungkapkan sebagian ulama berbeda pendapat bahwa Sab'ah Matsani adalah ayat-ayat panjang.

بيْنَما جِبْرِيلُ قَاعِدٌ عِنْدَ النبيِّ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ، سَمِعَ نَقِيضًا مِن فَوْقِهِ، فَرَفَعَ رَأْسَهُ، فَقالَ: هذا بَابٌ مِنَ السَّمَاءِ فُتِحَ اليومَ لَمْ يُفْتَحْ قَطُّ إلَّا اليَومَ، فَنَزَلَ منه مَلَكٌ، فَقالَ: هذا مَلَكٌ نَزَلَ إلى الأرْضِ لَمْ يَنْزِلْ قَطُّ إلَّا اليَومَ، فَسَلَّمَ، وَقالَ: أَبْشِرْ بنُورَيْنِ أُوتِيتَهُما لَمْ يُؤْتَهُما نَبِيٌّ قَبْلَكَاختلف أهل التأويل في معنى السبع الذي أتى الله نبيه صلى الله عليه وسلم من المثاني ، فقال بعضهم عني بالسبع: السبع السور من أوّل القرآن اللواتي يُعْرفن بالطول ، وقائلو هذه المقالة مختلفون في المثاني، فكان بعضهم يقول: المثاني هذه السبع، وإنما سمين بذلك لأنهن تُثْنَى فيهنّ الأمثالُ والخبرُ والعِبَر.

Artinya:"Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang makna tujuh surat yang diturunkan Allah kepada Nabi dari surat-surat Matsani: Tujuh surat Al-Qur`ān yang dikenal dengan panjangnya, dan mereka yang mengatakan demikian berbeda pendapat tentang Matsani, maka sebagian dari mereka berkata, "Matsani adalah tujuh surat: Surat Matsani adalah tujuh surat yang panjang, tetapi dinamakan demikian karena di dalamnya terdapat perumpamaan-perumpamaan, berita-berita, dan pelajaran-pelajaran."


Riwayat lain mengatakan:

عن سعيد بن جبير، في قوله ( وَلَقَدْ آتَيْنَاكَ سَبْعًا مِنَ الْمَثَانِي ) قال: هي الطُّوَل: البقرة، وآل عمران، والنساء، والمائدة، والأنعام، والأعراف، ويونس.

Artinya:"Said bin Jubair mengomentari "tujuh surat Matsani," dia berkata, "Itu adalah ayat-ayat yang paling panjang: Al-Baqarah, Alu-Imran, Al-Nisa, Al-Maidah, Al-Anam, Al-Araf, dan Yunus."

Sedangkan riwayat Ibnu Sirin mengatakan:

عن ابن سيرين، قال: سئل ابن مسعود عن سبع من المثاني، قال: فاتحة الكتاب.

Artinya:"Dari Ibn Sirin, ia berkata bahwa Ibnu Masud ditanyai terkait tujuh ayat matsani, Ibnu Masud menjawab fatihah Al-Quran."


Prof. M. Quraish Sihab berpendapat bahwa Sab'ah Matsani itu membaca surat Al-Fatihah berulang kali di dalam sholat. Pendapat ini yang paling masyhur. Namun meski demikian membaca surat Al-Fatihah berulang kali di luar sholat tetap mendapatkan keistimewaan luar biasa.

Doa Setelah Membaca Surat Fatihah 100 kali.

Bersumber dari kitab Dzikrul Ghafilin, bahwa membaca surat Al-Fatihah 100 kali setiap hari berasal dari Syarh Ihya Ulumuddin, Inarah Duja. Pembacaan 100 kali ini dapat diangsur ba'da subuh, duhur, ashar, maghrib dan isya. Setelah itu berdoa:

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ، حَمدًا يُوافِي نِعَمَهُ وَيُكافِي مَزِيدَهُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيْدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ وَسَلِّمْ ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِحَقَ الْفَاتحة الْمُعَظَّمَةِ وَالسَّبْعِ الْمَثَانِي أَنْ تَفْتَحَ لَنَا بكُلِّ خَيْرٍ وَأَنْ تَتفَضَّلَ عَلَيْنَا بِكُلِّ خَيرٍ وَأَن تَجْعَلَنَا مِنْ أَهْلِ الخَيْرِ وَأَن تُعَامِلَنَا مُعَامَلَتَكَ لِأَهْلِ الْخَيْرَ وَأَنْ تَحْفَظَنَا فِي اَدْيَانِنَا وَأَنفُسِنَا وَأَوْلَادِنَا وَأَهْلِنَا وَأَصْحَابِنَا وَأَحْبَابِنَا مِنْ كُلْ مِحْنَةٍ وَفِتْنَةٍ وَبُؤْسٍ وَضَيْرِ إِنَّكَ وَلِىٌّ كُلِّ خَيْرٍ وَ مُتَفَضِّلٌ بِكُلِّ خَيرٍ ومُعْطٍ لِكَلِّ خَيْرٍ يَا ارحم الراحمِينَ ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيْدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَصَحبِهِ وَسَلَّمَ .

Alhamdulillahi Rabbil Alamin, Hamdan yuwafi ni'amahu wa yukafi mazidah, Allahumma shalli ala sayyidina Muhammadin wa ala ahli baitihi wa sallim, Allahumma inni as'aluka bi haqqil fātihati al-mu'adzzamati was sab'il matsani an taftaha lana bikulli khairin wa an tatafaddala alaina bikulli khairin wa an taj'alana min ahlil khair, wa an tu'amilana mu'amalataka li ahlil khair wa an tahfadzana fi adyanina wa anfusina wa auladina wa ahlina wa ashabina wa ahbabina min kulli mihnatin wa bu'sin wa dlair, innaka waliyyun kulli khair, wa mutafaddilun bikulli khairin wa mu'tin likulli khairin ya arhamarrahimin. Wa shallallahu ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa shohbihi wasallam.

Artinya:"Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, atas nikmat-Nya yang cukup dan bermanfaat, semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya, Ya Allah, aku memohon kepada-Mu, dengan lantaran Al Fatihah yang agung dan tujuh ayat yang diulang, untuk membukakan bagi kami segala kebaikan, melimpahkan kepada kami segala kebaikan, menjadikan kami termasuk golongan orang-orang yang berbuat baik, menjadikan kami termasuk golongan orang-orang yang berbuat baik, dan perlakukan kami sebagaimana Engkau memperlakukan golongan orang-orang yang berbuat baik, serta melindungi agama kami, jiwa, anak-anak, keluarga, sahabat dan orang-orang yang kami cintai dari segala bahaya, kesengsaraan, dan bahaya. Wahai Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dan Engkau adalah penjaga segala kebaikan, pemberi segala kebaikan, dan pemberi segala kebaikan, dan shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada junjungan kami Nabi Muhammad saw. beserta keluarga dan para sahabatnya."


0 comments:

Posting Komentar